Thursday, January 31, 2013

KASAD : Indonesia Beli Leopard, Agar Tidak Dilecehkan Negara Tetangga

Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo mengatakan pihaknya akan melakukan pembelian tank Leopard pada tahun ini. Demikian disampaikan Pramono pada acara Konferensi Pers Rapim TNI AD yang digelar di Gedung A.H. Nasution Mabesad Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2013).

Dalam rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, dikatakan pula bahwa pembelian alutsista tersebut adalah untuk menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara tetangga. Namun bukan dengan tujuan untuk perlombaan senjata, melainkan agar tak dilecehkan oleh negara lain.

Pada akhir jumpa pers, Kasad berpesan agar rekan-rekan wartawan dalam membuat pemberitaan hendaknya memberi kesan “sejuk”, jangan malah membangkitkan perseteruan dengan menggembar-gemborkan peristiwa bentrok dan lain sebagainya. Hal ini penting sebab peran media sangat vital dalam masyarakat, dan berita yang baik juga benar akan menjadikan bangsa Indonesia semakin bangga menjadi bangsa Indonesia. Rapim TNI AD diikuti oleh 134 peserta yang meliputi unsur Pimpinan dan Pembantu Pimpinan, para Pangkotama dan Komandan/Pimpinan Balakpus jajaran TNI AD.

Sumber : Tribunnews

12 comments:

  1. setujuh sekali bapak kasad untuk pembelian tank berat 70 ton besar dan panjang dan juga kuat gempuran rudal balistik buat pertahanan indonesia raya,ku merdeka

    ReplyDelete
  2. tank leopard revolution monster ber tegnologi canggi tidak mudah rusak dalam 5 tahun seperti motor yamaha semakin di depan dan honda satu hati ( one hard ) dan juga mesin turbin turbo pt dirgantara indonesia

    ReplyDelete
  3. indonesia jangan berpuas diri. ingat untuk tidak diremehkan kita harus memperhitungkan negara yang ada di belakang tetangga kita, jadi jangan berpuas diri dengan hanya membeli 100 tank lebih, harapan saya adalah indonesia memiliki 5000 tank MBT, 400 kapal destroyer, 500 kapal fregal, 600 kapal korvet, 500 LPD, 600 LST, 3000 Tank Medium, 10000 Astros II, 20 Skuadron Sukhoi, 20 skuadron F-16, 20 Skuadron T-50, 10 skuadron apache, 30 skuadron KFX, 300 Kapal Bantu Cair, 300 tug boat, 500 kapal patroli, 80 batalyon marinir, 40 batalyon pasukan AU, 70 batalyon infanteri AD, 20 batalyon kopasus, 500 batalyon pasukan cadangan dari pasukan cadangan dari ketiga angkatan, 3 tempat rahasia untuk lancarkan roket berpeluru nuklir, 20 skuadron UAV, 10000 tenaga ahli peperangan elektronika, 10000 hacker nasionalis untuk menghack sistem persenjataan lawan yang menggunakan komputer, yang terpenting pengadaan senjata harus rahasia supaya tidak terbaca lawan, dan produk unggulan militer jangan dijual kepada negara lain supaya tidak diketahui senjata unggulan kita, indonesia setidaknya harus punya 100 kapal selam bertenaga nuklir, dan 200 kapal selam bertenaga diesel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau memang seperti itu sama saja memajang barang rongsok,-
      Lihat di arizona,banyak sekali sampah" teknologi dipajang.
      Teknologi terus berkembang yang penting kualitas bukan kuantitas.
      Lihat uni soviet, senjata mereka 3 kali lipat dari as,tapi apa yang terjadi...

      Delete
  4. indonesia harus punya 500.000 penerbang yang dapat menerbangan seluruh jenis pesawat, dan indonesia setidak-tidaknya harus punya 500 pesawat pengangkut pasukan, 200 Pesawat pengintai, 10 satelit yang bisa berfungsi dalam segala hal termasuk dipersenjatai, mata-mata, untuk menjaga komunikasi militer dan sipil rahasia

    ReplyDelete
  5. meskipun rancangan undang-undang keamanan nasional atau yang terkait dengan pertahanan negara belum jadi atau belum dibahas atau belum disetujui, pemerintah khususnya menhan, menteri pendidikan, kebudayaan, menteri pekerjaan dapat melakukan kerjasama untuk mengadakan pelatihan militer kepada anak didik, mahasiswa dan buruh serta karyawan untuk ikut dalam pelatihan militer dengan ketentuan yang berumur 18 tahun ke atas. bagi mereka yang berumur 30 tahun dan 30 tahun ke atas dilatih dalam pelatihan militer tapi dipersiapkan sebagai kekuatan pertahanan terakhir. mulai penempatan pasukan dengan fasilitas komunikasi dan persenjataan yang memadai. jangan 4 orang yang menjaga 1 pulaui tapi dari 4 orang tersebut hanya 1 yang punya senjata

    ReplyDelete
  6. pulau-pulau terluat setidak-tidaknya dijaga oleh 2 kompi dengan senjata roket dan persenjataan altileri serta persenjataan anti pesawat, program transmigran bisa dilakukan dengan penempatan warga ke pulau - pulau terluar dan pulau kosong untuk bersama-sama dengan TNI menjaga pulau-pulau tersebut yang termasuk aset bangsa

    ReplyDelete
  7. mantap dan bangga bro termonitor di televisi satelit parabola tersiar 1000 chanel tv luar negri di seluruh dunia di indonesia maju dan maju indonesia raya

    ReplyDelete
  8. ya udeh klo beli ya trus tinggal beli. Dri dulu kok cma rencana aja, udah bosan kita itu dg rencana. Leopard thn 2012 jga cman dtg 1. katanya mo dtng 30 dri total 100.

    ReplyDelete
  9. belanja segitu buanyak alutsista 5000 tank..bla bla bla...ANGGARANE MBUAHMU..! komentar yang rasional aja bung...

    ReplyDelete
  10. habis bosan pacebook dan twiteran ane combod aja da, wkwk tuh ada jenius main operasi sistem selular /computer

    ReplyDelete