ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Saturday, August 7, 2010 | 10:10 PM | 0 Comments

    Prajurit Korsel Dilarang Omong Jorok

    VIVAnews - Selain menjaga keamanan negara, prajurit di Korea Selatan (Korsel) kini juga mendapat perintah baru: dilarang omong jorok atau berkata-kata vulgar. Untuk itu mereka diperintahkan menjalani kursus untuk berbicara dengan bahasa yang baik dan benar.

    Perintah itu dikeluarkan oleh Menteri Pertahanan Korsel, Kim Tae-young. Pekan ini dia menginstruksikan para staf untuk mengadakan kursus pelatihan berbahasa bagi para prajurit.

    Kim merasa prihatin bahwa para prajurit, terutama anak-anak muda yang tengah menjalani wajib militer, sering menggunakan kata-kata kotor atau tak enak didengar saat bercakap-cakap dengan sesama mereka.

    "Mereka sudah bukan lagi remaja," kata seorang pejabat Kementrian Pertahanan, yang dikutip harian The Korea Herald dan juga dipublikasikan oleh harian The Independent, Sabtu 7 Agustus 2010.

    "Begitu mereka dibebastugaskan di awal usia 20-an, mereka tidak bisa terus-terusan seenaknya. Itulah mengapa kami ingin melatih mereka berbahasa yang baik," lanjut pejabat yang tidak diungkapkan namanya itu.

    Namun, tidak diungkapkan lebih lanjut berapa lama kursus itu bakal berlangsung dan metode seperti apa yang akan digunakan bagi para prajurit muda tersebut.

    Di Korsel, semua laki-laki harus menjalani wajib militer selama 24 bulan. Program ini begitu penting bagi pemerintah Korsel mengingat mereka masih dalam status perang dengan negara tetangga, Korea Utara. Kedua Korea sempat berperang selama 1950 hingga 1953, namun hanya dihentikan oleh gencatan senjata yang disponsori PBB, bukan melalui perjanjian damai.

    Sumber: VIVANEWS

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.