ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, October 6, 2011 | 8:39 AM | 0 Comments

    SBY : Tingkatkan Kemampuan Industri Pertahanan Nasional

    Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kemampuan industri pertahanan dalam negeri ditingkatkan. Selain itu, Presiden juga meminta agar pemanfaatan produk industri pertahanan nasional dioptimalkan, dalam pemenuhan kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Hentikan ketergantungan yang tidak perlu pada luar negeri dalam pengadaan alutsista,” kata Presiden di sela-sela upacara hari ulang tahun ke-66 TNI, di Cilangkap, Jakarta, Rabu (5/10).

    Presiden melanjutkan, mengingat peran penting dan strategis TNI, pemerintah memberikan perhatian yang besar pada pembangunan kekuatan TNI. Kebutuhan anggaran pertahanan terus ditambah, untuk mewujudkan kekuatan pokok minimum (minimum essential force). “Tambahan anggaran itu kita fokuskan pada modernisasi alutsista, serta peningkatan kesejahteraan prajurit dan PNS TNI beserta keluarganya. Itulah bagian dari komitmen pemerintah, untuk membangun TNI yang makin profesional, modern dan capable, serta makin meningkat kesejahteraannya,” ujar Kepala Negara.

    Di tahun 2012 mendatang, menurut Presiden, pemerintah meningkatkan secara signifikan dukungan anggaran untuk kepentingan pertahanan negara kita. “Dalam RAPBN tahun 2012, anggaran pertahanan dinaikkan dari Rp47,5 triliun pada 2011 menjadi Rp64,4 triliun di tahun 2012, atau naik lebih dari 35 persen. Dengan dukungan anggaran yang makin besar itu, kita lanjutkan peremajaan, modernisasi, serta kualitas pemeliharaan dan kesiapan alutsista TNI AD, TNI AL, dan TNI AU,” ucap Presiden.

    Dengan dukungan anggaran yang makin besar itu pula, Presiden menyerukan untuk melanjutkan peningkatan daya tempur dan kemampuan pertahanan TNI di ketiga angkatan. “Upaya modernisasi, pengembangan, penggantian serta pemeliharaan alutsista, sangat penting untuk mewujudkan postur TNI dengan kemampuan penangkalan yang tinggi, dan kemampuan melaksanakan tugas-tugas operasional yang efektif. Pada tahun-tahun mendatang, anggaran pertahanan negara akan terus diperbesar, agar postur militer kita makin kuat, sehingga misi penegakan kedaulatan negara dan penjagaan keutuhan wilayah dapat kita laksanakan dengan efektif,” ujar Kepala Negara.

    Sumber : Jurnas

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.