ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Saturday, October 2, 2010 | 12:35 PM | 0 Comments

    Panglima TNI: Kedepan Tugas TNI Semakin Berat

    Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seiring dengan perkembangan zaman, tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan negara juga akan meningkat. Hal itu tentunya akan membuat tugas TNI menjadi lebih berat.

    Hal itu dituturkan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang pagi ini baru saja menerima jabatan tersebut dari Jenderal Djoko Santoso, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (02/10/2010).

    Dalam surat keputusan presiden No 51 TNI 2010, dijelaskan bahwa Jenderal Djoko Santoso diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Panglima TNI, dan mengangkat Laksamana TNI Agus Suhartono sebagai panglima yang baru.

    Dalam kesempatan tersebut, Djoko Santoso, mengakui bahwa apa yang ia telah kerjakan belumlah seluruhnya sempurna, dan masih meninggalkan banyak tugas. Oleh karena itu, menurutnya militansi prajurit dan alutsista yang memadai diperlukan untuk menjawab tantangan tersebut.

    "Militansi prajurit adalah keunggulan moral pantang menyerah, dan bersatu dengan rakyat, Saya berharap TNI mampu senantiasa menjaga kesatuan bangsa," ujarnya.

    Selama ia menjabat, berharap kekuatan TNI dapat menjadi sesuatu yang ia sebut Trisula TNI, yaitu sebagai kekuatan yang militan dan profesional, sebagi kekuatan kultural dan sebagai kekuatan kesatuan bangsa.

    Hal itu menurutnya adalah salah satu upaya dalam melakukan reformasi internal di tubuh TNI, sehingga dapat mempererat kesatuan TNI dan rakyat, serta mengatasi permasalahan rakyat.

    Sumber: TRIBUN

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.