ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    ATTENTION


    PERHATIAN

    "Bagi Sobat Readers ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Sobat Readers, mohon cantumkan link aktif artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut Atau Silahkan Hubungi Admin Melalui Chat Box/Shout Box/E-mail yang tertera di bawah .

    ADMIN
    steven_andrianus_xxx@yahoo.co.id

    Kategori »

    INDONESIA (4794) TNI (1147) ALUTSISTA (984) TNI AL (721) TNI AU (694) Pesawat Tempur (684) USA (597) Industri Pertahanan (564) PERBATASAN (447) KOREA (400) Kerja Sama (400) RUSIA (382) Teknologi (315) TNI AD (306) Kapal Perang (281) Pesawat Angkut (276) Anggaran (249) PERTAHANAN (235) CHINA (232) MALAYSIA (225) Tank (218) DI (210) Kapal Selam (201) Rudal (165) Helikopter (159) Pindad (145) KORUT (140) ASEAN (127) POLRI (126) Kapal Angkut (119) DMC (114) AUSTRALIA (107) PAL (106) Kapal Patroli (99) EROPA (98) Senjata (94) Pesawat Latih (93) TIMTENG (93) UAV (87) Nuklir (84) Pasukan Perdamaian (84) Teroris (83) ISRAEL (81) Radar (75) Kopassus (74) SINGAPORE (74) INDIA (72) IRAN (71) Ranpur (70) Africa (69) Roket (67) JAPAN (60) INGGRIS (59) LAPAN (59) PBB (59) jerman (57) Pesawat Patroli (56) LEBANON (55) Satelit (54) kapal latih (47) PRANCIS (45) BELANDA (41) THAILAND (36) BRAZIL (35) Philippines (35) TAIWAN (35) TIMOR TIMUR (31) VIETNAM (29) Inteligen (27) NATO (25) BRUNEI (24) Korvet (22) LIBYA (22) PAKISTAN (22) PALESTINA (21) Amerika Latin (16) KAPAL INDUK (16) English News (15) PAPUA NUGINI (15) BIN (14) ITALIA (14) VENEZUELA (14) KAMBOJA (13) ASIA (12) AFGANISTAN (11) POLANDIA (11) PT. LEN (9) Pesawat Bomber (9) Frigates (8) UKRAINE (7) Amerika Utara (6) Kapal Perusak (6) Berita Foto (5) Georgia (5) UEA (5) YAMAN (5) EGIPT (4) New Zealand (4) Pesawat Tanker (4) SRI LANKA (4) BANGLADESH (3) BULGARIA (3) YUNANI (3) HAITI (2) KAZAKHTAN (2) Polisi Militer (2) ROMANIA (2) \ (1)

    Total Pageviews

    Berita Terpopuler

    Powered by Blogger.

    Saturday, March 19, 2011 | 10:15 PM | 0 Comments

    Russian 5G subs to be equipped with ballistic, cruise missiles

    Russian nuclear submarines

    Russia's proposed fifth-generation nuclear submarines will be armed with both ballistic and cruise missiles, a senior Navy source told RIA Novosti on Saturday.
    He did not specify the names of the missiles.

    Russia is planning to develop its newest fifth-generation submarine by 2020 under a 2011-2020 arms procurement program, First Deputy Defense Minister Vladimir Popovkin said last month.

    Russia also plans to build eight fourth-generation strategic nuclear submarines by 2020 and equip them with Bulava submarine-launched ballistic missiles, which are expected to be put into service this year.

    Defense Ministry submitted the 19 trillion ruble ($651 billion) arms procurement spending plan for 2011-2020 to the government in December. Some 80% of the funds will be spent on buying weapons and 10% will be spent on scientific research.

    From: RIA
    Readmore --> Russian 5G subs to be equipped with ballistic, cruise missiles

    580 Personel TNI AL Amankan Bandara Juanda

    Sidoarjo - Teror bom akhir-akhir ini marak terjadi di Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia termasuk di Surabaya. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di Bandara International Juanda, sebanyak 580 personel pengamanan dari Aviation Security Bandara Juanda dan TNI AL diturunkan.

    "Untuk merespon itu, otomatis kami meningkatkan pengamanan tapi tidak merubah apa yang sudah kami siapkan," kata Manager Security Bandara PT Angkasa Pura I Bandara International Juanda, Pujiono kepada detiksurabaya.com, Sabtu (19/3/2011).

    Pujiono mengatakan, prosedur pengamanan di Bandara Juanda selama ini sudah dilakukan dan statusnya selalu siaga, karena bandara termasuk salah satu objek vital. Bahkan saat memasuki akse ke bandara, sudah dilakukan pemeriksaan orang maupun barang bawaan pengunjung bandara. Namun, dengan adanya maraknya teror bom, pihak bandara tidak ingin kecolongan.

    "Kalau dalam kondisi normal, patroli dilakukan sekitar 2 jam, tapi dengan kondisi saat ini patroli kita tingkatkan bisa satu jam sekali atau tergantung situasi dan kondisi di lapangan," ujarnya.

    Untuk memantau keamanan di bandara, sebanyak 420 personel dari security bandara,
    sedangkan sisanya dari TNI AL. Untuk petugas dari TNI Al seperti dari Pomal, anti teror dan pasukan dari kesatuan TNI AL yang tergabung dalam satgas, membantu berpatroli di area publik seperti di ruang tunggu. Selain petugas berpakaian preman, juga terlihat petugas yang mengenakan seragam dan menurunkan anjing pelacak.

    Ketika ditanya lebih lanjut, apakah patroli pasukan tentara berpakain lengkap disertai alat-alatnya tidak menganggu kenyamanan pengunjung maupun malah membuat ketakutan masyarakat, Pujiono menampiknya.

    "Justru dengan banyaknya petugas yang berpatroli akan membuat pengunjung maupun masyarakat dalam negeri atau luar negeri merasa nyaman melihat kesiapsiagaan kita. Kita juga mensosialisasikan kepada seluruh orang di bandara untuk peduli dengan cara secepatnya memberikan informasi jika menemukan hal-hal yang aneh, jangan panik dan tetap tenang. Di bandara Juanda pengamannya sesuai standart internasional tidak perlu khawatir, tapi tidak boleh gegabah dan harus waspada," jelasnya.

    Sampai kapankah peningkatan pengamanan di Bandara Juanda akan berlaku, Pujiono belum berani memastikannya. "Ya kita lihat situasinya serta informasi dari teman-teman yang mempunyai jaringan dengan kita seperti intelijen, TNI AL maupun kepolisian. Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan smeuanya," jelasnya.

    Sumber: DETIK
    Readmore --> 580 Personel TNI AL Amankan Bandara Juanda

    Pesawat Tempur MIG 23 Libya Jatuh di Dekat Benghazi

    Pemberontak menembak pesawat tempur yang membom kota yang dikuasai kelompok anti Gaddafi

    Suara ledakan terdengar di Kota Benghazi yang dikuasai kelompok pemberontak.

    Wartawan BBC di Benghazi, Ian Pannel melaporkan sebuah pesawat tempur terkena tembakan ditengah pertempuran senjata yang terjadi di wilayah itu, meskipun PBB memberlakukan zona larangan terbang di Libia.

    Reporter Associated Press melihat pesawat jatuh di luar Kota Benghazi pada Sabtu (19/3) dan menimbulkan asap hitam di wilayah tersebut. Pesawat yang sebelumnya membom kota yang dikuasai kelompok anti Gaddafi itu, terkena tembakan kelompok pemberontak.

    Suara pesawat jatuh dan tembakan terdengar dari jarak jauh.

    Kelompok pemberontak mengatakan mereka diserang oleh pasukan pro Gaddafi, tetapi sulit untuk memverifikasi laporan tersebut.

    Sabtu (19/3) ini pemimpin sejumlah negara antara lain Inggris, AS, Prancis dan negara-negara Arab bertemu di Paris untuk membahas aksi militer di Libia dalam kerangkan resolusi PBB yang baru.

    Sekjen PBB, mengatakan dunia harus satu suara tentang kekerasan yang terjadi di Libia.

    Rseolusi PBB disahkan untuk melindungi penduduk sipil Libia.

    Sabtu ini, pemberontak mengatakan mereka terdesak oleh pasukan pendukung Kolonel Gaddafi, yang berada di sekitar 20 km dari Benghazi, seperti diberitakan Reuters, saat ini sulit untuk mendapatkan konfirmasi yang independen mengenai pertempuran di Libia.

    Pemerintah Libia mengatakan sudah melakukan gencatan senjata secara sepihak, tetapi sejumlah laporan menyebutkan serangan terhadap pemberontak masih terjadi.

    Sumber: DETIK
    Readmore --> Pesawat Tempur MIG 23 Libya Jatuh di Dekat Benghazi

    Friday, March 18, 2011 | 10:19 PM | 0 Comments

    TNI Berangkatkan Operasi Siaga Tempur

    JAKARTA – Operasi Siaga Tempur Laut dengan sandi “Arung Pari-11” yang melibatkan kekuatan laut berupa 5 kapal perang, sebuah helikopter TNI AL jenis Bolkow, satu tim Komando Pasukan Katak, satu tim Intai Amfibi Marinir, satu tim Kesehatan, dan dua tim Repair diberangkatkan menuju medan tugas oleh Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Hambali Hanafiah, Jumat (18/3) di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

    “Arung Pari-11” adalah operasi siaga tempur laut, merupakan implementasi tugas operasi militer untuk perang (OMP) yang dilakukan oleh Komando Armada RI Kawasan Barat selaku Kotama Operasi TNI dengan tujuan menjaga kedaulatan Negara dan penegakkan hukum di laut.

    Menurut Asops Panglima TNI Mayjen TNI Hambali Hanafiah kegiatan operasi ini akan berlangsung selama 180 hari (sekitar 6 bulan) dan terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia bagian Barat, terutama di daerah rawan strategis sebagai antisipasi dan dampak penangkalan dari berbagai kemungkinan ancaman yang timbul. Menurut Asops, dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada di silang dua benua dan dua samudera memungkinkan memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap terjadinya pelanggaran kedaulatan negara dan hukum di laut. “Kerawanan dan pelanggaran tersebut seperti konflik perbatasan, pelanggaran wilayah, terorisme, sea robbery, illegal fishing, illegal trafficking dan kegiatan illegal lainnya,” kata Asops Panglima TNI.

    Untuk itu, tambah Asops Panglima TNI, Operasi Siaga Tempur Laut dengan nama sandi “Arung Pari-11” yang dilaksanakan oleh unsur-unsur TNI AL merupakan tugas kehormatan yang memiliki makna strategis dalam rangka menjaga kepentingan dan kedaulatan Negara.
    Pemberangkatan Operasi Siaga Tempur Laut yang dilaksanakan di Tanjung Priok Jakarta Utara digelar melalui upacara militer dengan inspektur upacara Asops Panglima TNI Mayjen TNI Hambali Hanafiah. Melatar belakangi pasukan upacara 5 kapal perang TNI AL yang akan berlayar dalam operasi tersebut. Kelima kapal perang TNI AL itu adalah KRI Yos Sudarso-353, KRI Teuku Umar-385, KRI Patiunus-384, KRI Lemadang-806, dan KRI Kalahitam-828.

    Hadir pada upacara pemberangkatan Operasi Siaga Tempur Laut tersebut Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksda TNI Slamet Yulistiono, Panglima Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda TNI Hari Bowo, Kepala Staf (Kas) Armabar Laksma TNI Herry Setianegara, serta Kepala Staf Kolinlamil Laksma TNI INGN Aryatmaja.

    Sumber: POS KOTA
    Readmore --> TNI Berangkatkan Operasi Siaga Tempur

    AL Indonesia - Singapura Dirikan Radar Intai Surveillance Picture

    Jakarta - TNI Angkatan Laut Indonesia dan Angkatan Laut Singapura sepakat memantapkan kerja sama di berbagai bidang dan kegiatan terutama di perbatasan laut kedua negara.

    Upaya meningkatkan kerja sama itu terungkap dalam pertemuan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno dengan Kepala Staf Angkatan Laut Singapura Laksamana Muda Chew Men Leong, di Mabes TNI Angkatan Laut Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat.

    Juru Bicara TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tri Prasodjo mengatakan, selama ini hubungan militer khususnya angkatan laut kedua negara berjalan baik.

    Selain pendidikan, pertukaran perwira, kedua angkatan laut juga rutin menggelar latihan bersama, katanya menambahkan.

    "Kami bahkan sudah lama bekerja sama dalam patroli keamanan laut baik bilateral, maupun multilateral bersama Malaysia dan Thailand dalam pengamanan Selat Malaka" ujar Tri.

    Untuk keamanan maritim di perbatasan laut kedua negara, kedua negara juga bekerja sama mendirikan radar intai yakni "Surveillance Picture" (Surpic) 2 untuk memantau situasi di Selat Singapura secara "real time".

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> AL Indonesia - Singapura Dirikan Radar Intai Surveillance Picture

    Russian military to buy 36 ICBMs, 2 missile subs in 2011


    Topol-M Missile.

    The Russian Defense Ministry will buy 36 strategic ballistic missiles, two strategic missile submarines and 20 strategic cruise missiles this year, Minister Anatoly Serdyukov said on Friday.

    Over 19 trillion rubles ($665 billion) has been set aside for the state arms procurement program, Serdyukov told a military board meeting attended by Russian President Dmitry Medvedev.

    The budget will also cover spacecraft (5), warplanes (35), helicopters (109), missile defense systems (21), multirole nuclear powered submarines (3) and a surface warship, he said.

    From : RIA
    Readmore --> Russian military to buy 36 ICBMs, 2 missile subs in 2011

    Pesawat Canggih Barat akan Ronda di Libya


    F-22 Dan F-16 Melakukan Patroli Bersama.

    LONDON — Menyusul resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB yang menetapkan zona larangan terbang di Libya serta tindakan apa pun yang diperlukan untuk melindungi warga sipil di sana, sejumlah pesawat canggih milik Barat akan melakukan ronda di wilayah udara Libya.

    Menurut theaustralian,co.au, AS kemungkinan akan menggunakan pesawat super canggih F 22 Raptor untuk pertama kalinya dalam situasi perang sesungguhnya. Pesawat siluman ini akan ditempatkan di Aviano, Italia, bersama 40 unit F 16 yang bermarkas di sana. AS juga dapat menggunakan F 18 Super Hornet yang berpangkalan di USS Enterprise yang dibantu sejumlah kapal perang lainnya.

    Angkatan Udara Inggris (RAF) akan kembali mengandalkan pesawat serang Tornado GR4 yang biasa digunakan Inggris dalam berbagai operasi militer. Penempur segala cuaca itu saat ini bermarkas di Lossiemouth di Skotlandia dan Marham di Norfolk.

    Menurut Guardian.co.uk, Inggris juga dapat menjajal kemampuan penempur terbarunya, Eurofighter Typhoons, untuk pertama kalinya dalam situasi perang. Inggris dapat melibatkan enam hingga delapan pesawat canggih tersebut untuk melakukan patroli di Benghazi, yang didukung dua atau tiga pesawat tanker udara dan pesawat intai Nimrod R1.

    Sementara Prancis kemungkinan akan mengandalkan jet tempur Mirage 2000, Rafale atau Super Etendard yang berpangkalan di kapal induk Charles de Gaulle di Mediterania. Kanada juga akan mengirimkan enam jet tempurnya ke Libya. Para menteri anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) melakukan pertemuan setelah DK PBB mengeluarkan resolusi tersebut.

    Sumber: REPUBLIKA
    Readmore --> Pesawat Canggih Barat akan Ronda di Libya

    Wamenhan Terima Kasal Singapura

    Ilustrasi.

    Jakarta - Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Jumat (18/3), menerima kunjungan kehormatan Chief of Navy Republic of Singapore Navy, Rear Admiral Chew Men Leong, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Kedatangannya kepada Wamenhan kali ini untuk berpamitan atas berakhirnya masa jabatannya sebagai Kasal Singapura pada akhir Maret ini. Sebelum menemui Wamenhan, Kasal Singapura juga bertemu dengan Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut.

    Dalam pertemuannya dengan Wamenhan, Kasal Singapura mengatakan bahwa selama berdinas sebagai Kasal Singapura telah meneruskan membangun kerjasama dan hubungan baik terutama dengan negara-negara tetangga. Dirinya berharap, kerjasama dan hubungan baik antara TNI dan angkatan bersenjata Singapura dapat diteruskan dan ditingkatkan. Angkatan Laut kedua negara selama ini telah melaksanakan kerjasama antara lain maritime surveillance (pengawasan perairan) di Selat Malaka, latihan bersama, serta saling tukar pelatihan dan pendidikan bagi personel Angkatan Laut kedua negara.

    Wamenhan mengatakan bahwa dalam tiga tahun lebih kepemimpinan Kasal Singapura tentunya telah banyak kiprah yang telah dilakukan dalam membangun dan meningkatkan kerjasama militer antara Angkatan Laut kedua negara. Selama ini kedua negara memang berusaha membangun kerjasama pertahanan di segala aspek yang strategis dalam mendukung stabilitas keamanan regional. Karena menurut Wamenhan, sangat penting membina hubungan kerjasama militer bahkan sampai ke tingkat individu untuk mengurangi potensi konflik kedua negara. Karena itulah saat ini banyak dilakukan saling kunjung, saling kirim personel militer dan latihan bersama antara kedua negara.

    Dalam kunjungan di Kemhan tersebut Kepala Staf AL Singapura Rear Admiral Chew Men Leong diterima Wamenhan yang didampingi oleh Wakil Kepala Staf TNI AL Laksdya TNI Marsetio MM, Kepala Pusat Komunikasi Publik Brigjen TNI I Wayan Midhio dan Kasubdit Bin Athan Dit Kersin Ditjen Strahan Kemhan Kol. Kuat Sitanggang.

    Sumber: DMC
    Readmore --> Wamenhan Terima Kasal Singapura

    Menhan: TNI Belum Akan Dikerahkan Tangani Teror

    Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan, TNI belum akan dikerahkan untuk menangani rangkaian teror bom buku.

    "Rangkaian teror bom buku, masih merupakan ancaman bagi publik, bukan ancaman terhadap kedaulatan negara," katanya di Jakarta, Kamis.

    Purnomo menilai, rangkaian aksi teror bom buku masih menjadi ancaman publik sehingga masih menjadi kewenangan Polri untuk menanganinya.

    "Meski begitu, TNI akan tetap memantau dan baru dapat dikerahkan jika rangkaian teror itu sudah mengarah pada ancaman terhadap negara," tutur Menhan.

    Ia menambahkan "Pada kondisi itu (ancaman terhadap negara) kita masuk dan kita tidak ada hitung-hitungan lagi semua pasukan khusus kita turunkan,".

    Sebelumnya, juru bicara TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul mengatakan, berdasar Undang-Undang No 34/2004 tugas pokok TNI itu pada prinsipnya ada tiga, yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan.

    "Tugas pokok tersebut dilaksanakan melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti untuk penanganan teror, bencana alam," katanya.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Menhan: TNI Belum Akan Dikerahkan Tangani Teror

    Kemhan Siapkan Operasi Militer Untuk Atasi Perompak Somalia

    Pasukan Kopaska Sedang Melakukan Simulasi Perompakan.

    KEPALA Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI I Wayan Midhio mengatakan Kementerian Pertahanan siap mengerahkan kekuatan untuk operasi militer untuk membebaskan warga Indonesia yang disandera oleh perompak di sekitar perairan Somalia. "Jika itu diperlukan, Kita siap mengerahkan kekuatan militer untuk membebaskan warga Indonesia yang disandera itu," kata I Wayan Midhio saat dihubungi jurnas.com, Jumat (18/3) pagi.

    Sekelompok orang berjumlah 30 hingga 50 orang membajak kapal kargo berbendera Indonesia MV Sinar Kudus sekitar 320 mil laut timur laut dari Pulau Socotra, pada hari Rabu (16/3). Kapal milik PT Samudera Indonesia itu mengangkut 20 pelaut Indonesia dan barang curah berupa nikel dengan tujuan akhir Pelabuhan Rotterdam, Belanda.

    Kapal itu lantas digunakan sebagai kapal induk untuk melancarkan serangan pada kapal lain. Sinar Kudus lalu digunakan untuk menyerang kapal kargo Emperor berbendera Liberia, namun pembajakan itu berhasil digagalkan pasukan keamanan bersenjata setelah terjadi adu tembak.

    Kementerian Pertahanan, kata Wayan, sejauh ini memonitor perkembangan informasi pembajakan kapal tersebut. Hingga saat ini, Kemhan menunggu dari Kemlu bagaimana menangani masalah itu, termasuk mengidentifikasi kapal itu milik siapa, berapa warga Indonesia atau apakah hanya menggunakan nama Indonesia. Itu semua perlu dicek.

    Setelah diketahui akan dilakukan negosiasi. “Sejauh ini belum diketahui, posisi kapal dimana. Kalau kita memang memerlukan pengerahan kekuatan militer, kita akan lakukan. Sampai saat ini, belum dilakukan, hanya memantau saja. Kami menunggu dari Kementerian Luar Negeri,” kata Wayan.

    Menurutnya, Kemhan belum mendapatkan laporan hasil resmi dari Kemlu. “Kita kedepankan dulu fungsi Kemlu untuk melakukan upaya-upaya negosiasi,” katanya.

    Sumber: JURNAL
    Readmore --> Kemhan Siapkan Operasi Militer Untuk Atasi Perompak Somalia

    AS Akan Mulai Lakukan Inspeksi Senjata Rusia

    Rudal Topol-M Buatan Rusia.

    Moskow - Sebuah tim AS akan tiba di Rusia bulan depan untuk menginspeksi jumlah rudal nuklir terbaru negara itu berdasarkan pakta perlucutan senjata baru yang ditandatangani kedua belah pihak tahun ini, demikian dikatakan kementerian luar negeri AS, Kamis (17/3).

    Menlu Hillary Clinton dan Menlu Rusia Sergei Lavrov bertukaran dokumen secara resmi memberlakukan pakta START baru di Munich pada 5 Pebruari.

    Selain mengurangi hulu ledak nuklir sekarang dan penetapan batas rudal, pakta itu mengizinkan kedua belah pihak menginspeksi fasilitas nuklir masing-masing negara -- dianggap sebagai langkah penting membangun kepercayaan.

    Inspeksi langsung lengkap diizinkan dalam waktu 60 hari pakta itu diberlakukan, dan seorang diplomat senior Rusia mengatakan pada Kamis mereka bisa memulai pemeriksaan pada April.

    "Inspeksi pertama akan dilakukan dua bulan setelah penandatanganan pakta START baru, ujar Deputi Menlu Rusia Sergei Ryabkov seperti dikutip Interfax.

    Komentar Ryabkov dikeluarkan beberapa saat setelah salah satu perancang senjata nuklir senior Rusia menyatakan harapannya tim pertama AS tiba pekan ini.

    Yury Solomonov, ketua Lembaga Teknologi Termal Moskow yang mengembangkan rudal balistik kapal selam Bulava, mengatakan, para penyelidik pertama akan melakukan pemeriksaan pada rudal balistik interkontinental Yars terbaru Rusia.

    Menurutnya, pihak AS sudah memeriksa rudal-rudal Topol-M Rusia berdasarkan Pakta START lama yang habis masa berlakunya akhir 2009.

    "Maka sudah sewajarnya pihak AS ingin memeriksa rudal-rudal baru, yang belum diperlihatkan sebelumnya," kata Solomonov seperti dikutip Interfax.

    Sumber: HARIAN ANALISA
    Readmore --> AS Akan Mulai Lakukan Inspeksi Senjata Rusia

    Iran Gelar Uji Coba Roket Luar Angkasa

    TEHERAN : Iran telah melakukan uji coba terhadap roket terbaru mereka yang mampu mengirimkan satelit dan mengangkut makhluk hidup ke luar angkasa. Hal itu diungkapkan kantor berita Iran IRNA, Kamis (17/3).

    Dalam perkembangan terbaru program luar angkasa dan misil Iran yang dikhawatirkan Washington, roket luar angkasa Kavoshgar-4 diluncurkan pada Selasa (15/3) membawa kapsul yang didesain untuk membawa organisme hidup, sebagai uji coba untuk mengirimkan monyet pada peluncuran mendatang sebelum akhirnya mengirimkan manusia.

    Peluncuran kali ini, tulis IRNA, bertujuan untuk menguji kinerja mesin, bagan peluncuran, kapsul, dan sistem elektronik roket tersebut.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Iran Gelar Uji Coba Roket Luar Angkasa

    Thursday, March 17, 2011 | 6:25 PM | 0 Comments

    KRI Teluk Bayur-502 Akhiri Masa Tugas

    JAKARTA – Salah satu unsur kapal perang TNI AL, KRI Teluk Bayur-502 direncanakan akan mengakhiri tugas sebagai Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) ditandai dengan upacara penurunan ular-ular perang yang direncanakan Jumat (18/3) pagi besok di dermaga TNI AL Surabaya

    Kapal perang produksi Amerika Serikat tahun 1942 tersebut , telah memperkuat TNI AL sejak tanggal 17 Juni 1961. Dan Selama penugasan telah banyak menorehkan catatan sejarah mulai dari penugasan dalam operasi penegakkan kedaulatan RI dan berbagai latihan serta bantuan angkutan untuk pembangunan di daerah seluruh wilayah NKRI.

    KRI Teluk Bayur-502 jenis Landhing Ship Tank (LST) , pertama kalinya jabatan Komandan KRI dijabat oleh Mayor laut (P) Handayana Sukendar . Kapal perang ini masuk memperkuat unsur jajaran Komando Lintas laut Militer pada tahun 1975 , dan sehari-hari dibawah pembinaan Satuan Lintas laut Militer (Satlinlamil ) Surabaya

    Kapal perang dengan spesifikasi panjang 99,89 meter dan lebar 15,25 meter saat masih aktif mampu menempuh kecepatan 8 knot memiliki dengan kemampuan angkut 17 tank di dek kapal dan pasukan sampai dengan 800 personel dengan perlengkapan lapangan.

    Dalam berbagai penugasan selama ini,KRI Teluk Bayur-502 telah mengemban berbagai penugasan operasi militer perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP) ke berbagai wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penugasan tersebut diantaranya ikut dalam operasi angkutan pergeseran pasukan ke Timor–Timur dan berbagai penugasan operas lainnya ke Wilayah Indonesia

    Selain itu dalam kegiatan pembangunan pernah ditugaskan untuk mengangkut alat-alat berat Departemen Pekerjaan Umum ke beberapa daerah dan mengangkut berbagai kebutuhan pertanian untuk pemukiman transmigrasi serta kegitan bantuan sosial lainnya ke beberapa pulau di Indonesia.

    Setelah bertugas hampir mencapai 50 tahun memperkuat jajaran TNI AL, direncanakan pada hari jumat ini dilaksanakan Upacara penurunan Ular-ular perang di dermaga Pangkalan TNI AL di Surabaya .

    Upacara penurunan ular-ular perang merupakan simbol kapal perang yang harus berkibar di tiang gafel, sebagai salah satu tanda dari Kapal Perang Republik Indonesia. Selain penurunasn ular-ular perang merupakan suatu peristiwa simbolik yang menandakan berakhirnya perjalanan sejarah pengabdian suatu KRI sebagai unsur kekuatan TNI AL.

    Kolinlamil sampai saat ini masih diperkuat beberapa unsur kapal perang sejenis yang mendekati masa pengabdian sampai dengan 50 tahun, diantaranya Teluk Langsa-501, KRI Teluk Kau-504 dan Teluk Tomini-508. Kapal perang tersebut saat ini dalam tahap konservasi, dan tidak dilibatkan dalam kegiatan operasi.

    Sumber: POS KOTA
    Readmore --> KRI Teluk Bayur-502 Akhiri Masa Tugas

    Dephan, Ristek Dan BPPT MoU Pembuatan 250 Roket Per Tahun

    JAKARTA - Dalam rangka mendukung revitalisasi industri pertahanan serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertahanan, Kementerian Pertahanan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) tentang pengkajian dan pengembangan teknologi untuk mendukung pertahanan negara, di Kantor Kemhan, Kamis (17/3).

    Dalam nota kesepakatan tersebut Kemhan dan BPPT sepakat untuk melaksanakan kerjasama antar kedua pihak dan bertujuan melaksanakan kerjasama pengkajian, penerapan, dan pengembangan teknologi untuk mendukung pertahanan negara.

    “Tujuanya untuk membangun sinergitas dalam kerjasama Menhan dan Ristek serta memberikan payung hukum bagi kerjasama ini dan perdagangan ke depan. Karena dalam pembangunan alutista kita perlu payung hukum,“ kata Menhan, Purnomo Yusgiantoro.

    Selain itu, dalam kerjasama ini juga untuk memanfaatkan BPPT di dalam pembangunan teknologi alutista. “Kita kemarin di Baturaja melakukan uji coba untuk roket R 122 hasil kerjasama dengan BPPT dan Balitbang dan itu berhasil," tutur Purnomo.

    Untuk itu, dalam kabinet Indonesia Bersatu II, Kemhan dan Kemenristek sepakat memproduksi 1000 roket tahun 2011-2014 sebagai senjata Artileri Indonesia. "Untuk multiple launch, diluncurkan bersama-sama dengan jarak 15 kilometer. Seribu roket untuk 4 tahun artinya setiap tahun produksi 250 roket," tandasnya.

    Sumber: JPNN
    Readmore --> Dephan, Ristek Dan BPPT MoU Pembuatan 250 Roket Per Tahun

    Kemhan dan BPPT Tandatangani MoU Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Untuk Pertahanan Negara



    Jakarta - Dalam rangka mendukung Program Revitalisasi Industri Pertahanan serta pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pertahanan guna mewujudkan kemandirian sarana pertahanan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menandatangani kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengkajian dan pengembangan teknologi untuk mendukung pertahanan negara.

    MoU ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan Mardya TNI Eris Herryanto dengan Kepala BPPT Marzan Aziz Iskandar serta disaksikan oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata serta Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin, Kamis (17/3) di kantor Kemhan, Jakarta. Hadir pula sejumlah pejabat di jajaran Kemhan, Kementerian Ristek dan BPPT.

    Dalam MoU tersebut, Kemhan dan BPPT sepakat untuk melaksanakan kerjasama dalam bidang pengkajian dan pengembangan teknologi untuk mendukung pertahanan negara. Kesepakatan bersama ini bertujuan melaksanakan kerjasama pengkajian, penerapan dan pegembangan teknologi untuk mendukung pertahanan negara, sehingga dapat meningkatkan sistem pertahanan negara yang lebih tertata, terintegrasi dengan tingkat keamanan dan keselamatan yang tinggi.

    Ruang lingkup kerjasama meliputi, penelitian, pengkajian, penerapan dan pengembangan teknologi untuk sarana pertahanan, pemetaan teknologi untuk kebutuhan sarana pertahanan, pengkajian mengenai pembangunan dan pengembangan industri pertahanan, audit teknologi untuk industri dan sarana pertahanan dan kegiatan terkait lainnya yang dipandang perlu dan disepakati oleh kedua pihak.

    Sedangkan bentuk kerjasamanya meliputi, pemanfaatan sarana prasarana yang sesuai dengan kebutuhan, bantuan dan pelayanan teknologi serta pendidikan dan pelatihan.

    Selanjutnya dalam rangka merealisasikan kesepakatan bersama ini, kedua pihak setuju dan sepakat untuk membentuk tim yang terdiri dari wakil dari masing- masing pihak, untuk membahas setiap kegiatan yang disepekati oleh kedua pihak yang dijabarkan dan dituangkan dalam suatu perjanjian kerjasama tersendiri sesuai bidang kegiatan yang akan dikerjasamakan dengan mengacu pada MoU tersebut.

    Menhan Purnomo Yusgiantoro dalam sambutannya mengatakan, maksud dan tujuan dari MoU ini adalah pertama untuk mensinergikan dua kementerian yaitu Kemhan dan Kemenristek dalam hal ini BPPT, kedua memberikan payung bagi langkah – langkah yang akan dikerjakan antara Kemhan dan BPPT terutama dalam pengkajian dan pengembangan Iptek teknologi pertahanan yang terus berkembang pesat dari waktu kewaktu, dan ketiga dalam rangka membangun kemandirian Alutsista TNI.

    “Dengan dukungan dari BPPT kita harap, kedepan nanti ini kita akan dapat kita lakukan lebih cepat lagi untuk meningkatkan local content”, tambah Menhan.

    Lebih lanjut Menhan mengatakan, kerjasama antara Kemhan dan Kemenristek dalam hal ini BPPT secara konkrit kedepan dalam waktu dekat diantaranya adalah mewujudkan pembangunan 1000 Roket RHan 122 yang telah dicanangkan untuk tahun 2011 sampai dengan tahun 2014.

    Sementara itu, Kepala BPPT menegaskan bahwa BPPT siap mendukung program revitalisasi industri pertahanan. Dukungan yang dapat diberikan BPPT antara lain meliputi pertama melakukan audit teknologi pada sejumlah industri pertahanan strategis, kedua menyediakan sumber daya manusia, sarana dan prasarana pengujian produk Alutsista yang dikembangkan oleh industry pertahanan, ketiga memberikan solusi teknologi dengan mengembangkan produk – produk Alutsista yang dibutuhkan TNI, keempat memberikan layanan teknologi pada sistem jaringan informasi dan manajemen database di lingkungan Kemhan dengan aman dan cepat, dan kelima bersama Kemhan dan stakeholders lainnya membentuk sistem standarisasi dan akreditasi produk – produk pertahanan yang menjadi prioritas.

    Lebih lanjut Kepala BPPT berharap, melalui penandatanganan kesepakatan bersama ini nantinya akan lebih banyak lagi implementasi di dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi di bidang pertahanan yang dapat dilaksanakan bersama – sama.

    Sumber: DMC
    Readmore --> Kemhan dan BPPT Tandatangani MoU Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Untuk Pertahanan Negara

    Wednesday, March 16, 2011 | 11:18 PM | 0 Comments

    KASAL Bertemu Dengan Degelasi Dari Rosoboronexport

    Direktur Dari Rosoboronexport Sedang Berbincang-bincang Dengan Kasal Laksamana TNI Soeparno .

    Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno menerima kunjungan kerja dari Direktur Jenderal Perusahaan Federal Rusia “Rosoboronexsport” Mr. Anatoliy Isaykin, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mr. Alexander A. Ivanov, dan Dubes RI untuk Rusia Hamid Awaludin di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (16/03).

    Saat menerima kunjungan tersebut, Kasal didampingi Wakasal Laksdya TNI Marsetio, M.M, Asisten Logistik (Aslog) Laksda TNI Drs. Didik Suhari, Asisten Operasi (Asops) Laksda TNI Slamet Yulistiyono, Wakil Asisten Pengamanan (Waaspam) Laksma TNI Agus Heryana, Kepala Dinas Persenjataan dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal) Laksma TNI Dwi Ujianto, dan Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksma TNI Suryo Djati Prabowo. Tampak Kasal sedang berbincang-bincang dengan Mr. Anatoliy Isaykin di ruang tamu Kasal.

    Sumber: TNI AL
    Readmore --> KASAL Bertemu Dengan Degelasi Dari Rosoboronexport

    PT DI Akan Luncurkan Prototype Pesawat Kapasitas 19 Seat Pada Tahun 2014


    Bandung - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) saat ini tengah mengerjakan proyek pembuatan pesawat terbang baru N-219. Prototype pesawat kecil berkapasitas 19 ini akan selesai pada 2014 mendatang.

    Direktur Aerostructure PT DI Andi Alisjahbana mengungkapkan kendala dalam pembuatan pesawat N-219 ini adalah mencari dana untuk pengerjaannya. "Paling sulit itu mencari dananya. Sekarang ini belum ada, tapi dekat sekali untuk sampai ada," ujar Andi saat ditemui usai acara penyerahan DOA di Gedung Pusat Manajemen PT DI, Jalan Pajajaran, Rabu (16/3/2011).

    Pesawat ini akan menggunakan dua mesin berkekuatan 850 service power buatan luar negeri. "Engine buatan luar negeri. Ada dua option, tapi kemungkinan yang buatan Kanada," tuturnya.

    Dari segi komponen dan main hour pengerjaan, N-219 ini 70 persen buatan lokal produksi PT DI. Namun dari segi harga, mesin diakui lebih mahal. "Bagian yang tidak kita kerjakan sendiri adalah mesin dan avionik. 70 persen pesawat buatan asli kita (Indonesia-red)," tuturnya.

    Harga pesawat yang akan dikembangkan ini, disebut Andi nantinya lebih murah dibandingkan pesawat sejenis di kelasnya. Namun ia belum mau menyebut berapa
    kisaran harga untuk N-219 ini. Kompetitor untuk N-219 di antaranya Twin Otter dari Kanada dan Wi-12 dari Cina.

    "Pesawat jenis ini yang buatan Cina harganya sekitar 4,5 juta dollar. Kalau Twin Otter harganya diatas 5 juta dollar," katanya.

    Ditemui dalam acara yang sama, Dita Ardonni Jafri, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DI, menyebutkan nilai investasi untuk membuat 1 prototype N-219 berkisar US$ 30 juta. Senada dengan Andi, ia pun mengungkap, bahwa sudah ada perusahaan dalam negeri yang menyanggupi pembiayaan untuk proyek tersebut.

    "Kalau kita ada uang sekarang, tambah 2,5 tahun kita akan buat 2 pesawat N-219," katanya.

    Sumber: DETIK
    Readmore --> PT DI Akan Luncurkan Prototype Pesawat Kapasitas 19 Seat Pada Tahun 2014

    Tim Jupiter TNI AU Kembali Mengudara


    Pesawat KT-1B Woong Bee Jupiter Aerobatik Team.(Foto: Alex "Viper" Sidharta)

    Yogyakarta - Setelah vakum hampir selama satu dekade, Jupiter Aerobatik Team TNI Angkatan Udara kembali diluncurkan. Sebanyak 8 pesawat latih KT-1B Woong Bee buatan Korea Selatan yang dicat dengan warna Merah-Putih, menjadi bagian tim ini. Enam pesawat melakukan 17 kali manuver dalam acara peluncuran tim ini, di Lapangan Udara Adisucipto Yogyakarta, Rabu 16 Maret 2011 petang.

    “Warna Merah-Putih lambang keberanian dan kesucian Indonesia, kami ambil dari warna bendera kita, kami bangga, dari bangga dan berusaha membangkitkan Angkatan Udara,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Imam Sufaat.

    Pesawat buatan Korea Selatan tahun 2003 itu sebelumnya dicat dengan warna abu-abu. Tim aerobatik ini diharapkan tak hanya tampil pada upacara hari Ulang Tahun TNI saja, tapi juga pada acara-acara lain di semua tingkatan. Para pilot yang menerbangkan pesawat latih aerobatik pun dipilih dari penerbang yang berprestasi dan jam terbang tinggi.

    Jupiter Aerobatik Team merupakan salah satu tim aerobatik milik TNI AU dalam bentuk skuadron khusus yang terbentuk sejak tahun 1996. Awalnya, tim ini hanya menggunakan 4 pesawat model Hawk MK-53. Namun, Jupiter Aerobatik Team sempat vakum sejak tahun 2002 dan mulai muncul kembali ke permukaan tahun 2008 dengan pesawat latih KT-1B Woong Bee buatan Korsel yang berjumlah 8 buah.

    Pesawat jenis ini adalah pesawat yang menggunakan propeler di depannya. Proses perubahan warna menjadi merah-putih ini berlangsung sejak Februari 2011 lalu. Selain pengecatan, juga dilakukan pemasangan Smoke Trail. Usai menyaksikan manuver pesawat itu, Imam berkomentar, “wonderful."

    Wakil Kepala Penerangan dan Perpustakaan TNI AU, Syaiful M, pada September 2010, Jupiter Aerobatik Team bekerjasama dengan Roulettes mengirim dua orang anggotanya untuk belajar bermanuver. “Tim sudah siap dengan pertunjukan aerobatik yang memukau,” kata dia.

    Sumber: TEMPO
    Readmore --> Tim Jupiter TNI AU Kembali Mengudara

    TNI-AU Bakal Reposisi Beberapa Radarnya yang Lama

    MERAUKE - Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Imam Sufaat mengatakan, pihaknya akan mereposisi atau mengganti sejumlah radar lama dengan yang baru. "Kami berencana mengganti sejumlah radar lama dengan yang baru, antara lain radar di Congot, Ngliyep dan Ploso," katanya usai meresmikan Satuan Radar 244 Merauke di Merauke, Papua, Rabu (16/3).

    Imam mengatakan, saat ini Indonesia memiliki 18 satuan radar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, tambah Kasau, ada radar yang memiliki usia lebih dari 20 tahun dan harus segera diganti dengan yang baru.

    "Saat ini sudah ada penawaran dari beberapa perusahaan baik dalam maupun luar negeri. Tentunya ini sangat baik, jika ada perusahaan dalam negeri yang akan membuatkan radar untuk kami," kata Imam.

    Ia menegaskan, Indonesia dengan wilayah sangat luas tentu membutuhkan 'mata dan telinga' yang maksimal untuk menjaga kedaulatan wilayahnya serta mendeteksi adanya ancaman pelanggaran wilayah udara RI. "Kita membutuhkan setidaknya 32 satuan radar di seluruh wilayah Indonesia," ungkap Kasau.

    Keberadaan radar-radar tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab TNI Angkatan Udara untuk menjaga keutuhan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Sumber: REPUBLIKA
    Readmore --> TNI-AU Bakal Reposisi Beberapa Radarnya yang Lama

    Update : Alutsista Marinir Perlu Perbaikan


    Inspeksi pasukan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono (tengah) saat kunjungan ke Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta, Rabu (16/3/2011). Kunjungan panglima diterima langsung Komandan Korps Marinir Mayjen TNI M Alfan Baharudin.

    JAKARTA — Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan, alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki Korps Marinir TNI AL masih perlu perbaikan. ”Yang perlu diperbaiki adalah sepatu tank yang sudah rusak dan penambahan jumlah amunisi agar kemampuan prajurit dalam menembak dapat ditingkatkan,” kata Panglima TNI di sela-sela kunjungan kerja di kompleks Korps Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2011).

    Menurut Agus, kunjungannya ke Korps Marinir untuk mengetahui hasil pembinaan satuan tersebut selama setahun ini. ”Dalam kunjungan ini, saya bisa melihat apa yang telah dilakukan prajurit, apa yang akan dipersiapkan, dan mana saja yang membutuhkan perhatian,” katanya.

    Di sisi lain, Panglima TNI juga ingin mengetahui kemampuan pasukan khusus TNI dalam penanggulangan terorisme. ”Secara jumlah, alutsistanya sudah cukup. Tapi, yang perlu ditingkatkan adalah kualitasnya,” ujar Agus.

    Ia tidak menampik bahwa tank-tank yang ada di Korps Marinir sudah tua, seperti tank amfibi PT-76. Namun, sudah mengalami retrofit sehingga seperti baru. ”Kemampuan tempurnya sudah seperti baru. Tetapi kami menyadari, jika dihadapkan dengan perkembangan teknologi sekarang, memang harus ditingkatkan. Ini yang perlahan secara bertahap akan diganti,” katanya.

    Dalam kunjungannya di Korps Marinir, Panglima TNI menyaksikan atraksi dan gelar pasukan yang dilakukan oleh prajurit Marinir. Gelar kekuatan pasukan itu terdiri dari satu batalyon tim pendarat yang diperkuat oleh unsur-unsur kesenjataan, baik infanteri, kavaleri, artileri maupun satuan tempur Korps Marinir, yakni Amfibi.

    Panglima TNI juga menyaksikan atraksi menembak jitu dengan jarak 300 meter, menyaksikan gelar material dan Batalyon Tim Pendarat (BTP), serta menyaksikan gelar rumah sakit lapangan (rumkitlap).

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Update : Alutsista Marinir Perlu Perbaikan

     

    Pengikut

    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.