ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    ATTENTION


    PERHATIAN

    "Bagi Sobat Readers ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Sobat Readers, mohon cantumkan link aktif artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut Atau Silahkan Hubungi Admin Melalui Chat Box/Shout Box/E-mail yang tertera di bawah .

    ADMIN
    steven_andrianus_xxx@yahoo.co.id

    Kategori »

    INDONESIA (4794) TNI (1147) ALUTSISTA (984) TNI AL (721) TNI AU (694) Pesawat Tempur (684) USA (597) Industri Pertahanan (564) PERBATASAN (447) KOREA (400) Kerja Sama (400) RUSIA (382) Teknologi (315) TNI AD (306) Kapal Perang (281) Pesawat Angkut (276) Anggaran (249) PERTAHANAN (235) CHINA (232) MALAYSIA (225) Tank (218) DI (210) Kapal Selam (201) Rudal (165) Helikopter (159) Pindad (145) KORUT (140) ASEAN (127) POLRI (126) Kapal Angkut (119) DMC (114) AUSTRALIA (107) PAL (106) Kapal Patroli (99) EROPA (98) Senjata (94) Pesawat Latih (93) TIMTENG (93) UAV (87) Nuklir (84) Pasukan Perdamaian (84) Teroris (83) ISRAEL (81) Radar (75) Kopassus (74) SINGAPORE (74) INDIA (72) IRAN (71) Ranpur (70) Africa (69) Roket (67) JAPAN (60) INGGRIS (59) LAPAN (59) PBB (59) jerman (57) Pesawat Patroli (56) LEBANON (55) Satelit (54) kapal latih (47) PRANCIS (45) BELANDA (41) THAILAND (36) BRAZIL (35) Philippines (35) TAIWAN (35) TIMOR TIMUR (31) VIETNAM (29) Inteligen (27) NATO (25) BRUNEI (24) Korvet (22) LIBYA (22) PAKISTAN (22) PALESTINA (21) Amerika Latin (16) KAPAL INDUK (16) English News (15) PAPUA NUGINI (15) BIN (14) ITALIA (14) VENEZUELA (14) KAMBOJA (13) ASIA (12) AFGANISTAN (11) POLANDIA (11) PT. LEN (9) Pesawat Bomber (9) Frigates (8) UKRAINE (7) Amerika Utara (6) Kapal Perusak (6) Berita Foto (5) Georgia (5) UEA (5) YAMAN (5) EGIPT (4) New Zealand (4) Pesawat Tanker (4) SRI LANKA (4) BANGLADESH (3) BULGARIA (3) YUNANI (3) HAITI (2) KAZAKHTAN (2) Polisi Militer (2) ROMANIA (2) \ (1)

    Total Pageviews

    Berita Terpopuler

    Powered by Blogger.

    Monday, September 20, 2010 | 10:01 AM | 0 Comments

    Indonesia Timur Berpotensi Jadi Lokasi Ibukota Baru

    Sulawesi Barat

    Jakarta - Ramai-ramai wacana pemindahan pusat pemerintahan baru, mengundang banyak gagasan untuk menjadikan wilayah tertentu menjadi kandidat kuat calon pusat pemerintahan pengganti Jakarta.

    Salah satu wilayah yang digagas menjadi lokasi ini adalah kawasan Indonesia Timur khususnya Provinsi Sulawesi Barat. Provinsi termuda ini diusulkan jadi pengganti Jakarta sebagai pusat pemerintahan karena cukup potensial.

    "Kalau pemerintah serius membangun Kawasan Timur yang katanya masih tertinggal dari wilayah lainnya maka selayaknya ibukota negara dipilihlah di wilayah Indonesia Timur. Jadi dengan satu keputusan bisa membuat dampak yang dahsyat," kata Ketua Umum Kadin Sulawesi Barat Harry Warganegara kepada detikFinance, Senin (20/9/2010).

    Menurut Harry, Sulawesi Barat (Sulbar) adalah daerah yang paling cocok, walaupun berada di wilayah timur tapi posisinya berada paling tengah di negara kesatuan Indonesia.

    Sulbar lanjut Harry, dapat di akses dari laut, udara dan daratan, yang juga sangat cocok dari sisi ketahanan.

    "Sulbar adalah provinsi paling termuda di Republik Indonesia, boleh dibilang sebagai anak bungsunya NKRI," ujar Harry.

    Ia menjelaskan Sulbar mempunyai wilayah daratan dan lautan yang luas. Provinsi muda ini memiliki potensi alam seperti hasil laut, perkebunan coklat, sawit. Bahkan untuk migas ada potensi batubara, emas, pasir besi dan lain-lain.

    "Bahkan potensi Sungai Karama dan Bonehau Sulbar bisa menghasilkan energi PLTA sebesar 3000 MegaWatt, menurut kajian PLN dan Bappenas," imbuhnya.

    Dikatakan Harry, wilayah ini juga aman dari ancaman seperti tsunami dan gempa. Penduduk Sulbar saat ini masih sedikit, kurang lebih hanya 1,4 juta jiwa. Ibukota provinsi Sulbar yaitu Mamuju hanya memiliki penduduk sekitar 350.000 jiwa.

    "Kadin Sulbar sangat mengharapkan Presiden dan juga DPR dapat melihat dengan jeli tempat yang cocok buat ibukota negara serta mempertimbangkannya dengan matang multiflier efek yang akan timbul," ujarnya.

    Seperti diketahui wilayah-wilayah lainnya seperti Kota Palangkaraya, Kabupaten Karawang dan lain-lain dikabarkan menjadi kandidat kuat sebagai pusat pemerintahan baru nantinya.

    Sumber: DETIK
    Readmore --> Indonesia Timur Berpotensi Jadi Lokasi Ibukota Baru

    DPRD Mimika Usulkan Pemkab Beli Helikopter

    illustrasi

    Timika (ANTARA News) - Kalangan DPRD Mimika, Papua, mengusulkan kepada pemkab setempat membeli helikopter untuk memudahkan pelayanan aparatur ke masyarakat yang tinggal di kampung-kampung pedalaman.

    "Saya mengusulkan kepada Pemkab Mimika untuk membeli helikopter agar pelayanan kesehatan dan pendidikan di pedalaman tidak macet," kata anggota Komisi C DPRD Mimika, M Nurman Karupukaro, di Timika, Senin.

    Menurut Nurman, pembelian helikopter tersebut menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan transportasi ke wilayah pedalaman Mimika selama ini.

    Sejumlah kampung di daerah ketinggian di Distrik Jila dan Distrik Tembagapura hanya bisa dijangkau dengan sarana transportasi udara berupa helikopter karena tidak memiliki akses jalan raya dan tidak memiliki lapangan terbang yang bisa didarati pesawat terbang perintis.

    Akibat kondisi tersebut, katanya, selama ini guru-guru dan tenaga medis enggan bertugas ke pedalaman Mimika serta menghabiskan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan di Kota Timika.

    "Kondisi tersebut sangat menyusahkan warga maupun aparat pemerintah yang bertugas di daerah-daerah tersebut. Tidak heran kalau guru-guru dan tenaga medis sering tidak berada di tempat tugas mereka karena kesulitan transportasi," ujar wakil rakyat dari Partai Patriot itu.

    Ia mengatakan, kasus terlantarnya enam orang anggota "Tim Save Papua" selama tujuh hari di Kampung Umpliga II Distrik Jila beberapa waktu lalu akibat ketidaan sarana transportasi untuk kembali ke Timika harus menjadi pelajaran penting bagi Pemkab Mimika.

    Agar kasus serupa tidak terulang kembali, ia mendesak Pemkab Mimika segera mencari solusi terbaik mengatasi keterisolasian sebagian wilayah Mimika melalui pengadaan sarana transportasi berupa helikopter.

    Usulan Nurman mendapat dukungan dari anggota DPRD Mimika lainnya, Wilhelmus Pigai. Pigai mendesak Pemkab Mimika bersama DPRD setempat segera berembuk untuk memikirkan solusi mengatasi kesulitan transportasi ke wilayah pedalaman.

    Menurut dia, pengadaan helikopter bisa ditanggulangi Pemkab Mimika dari dana asuransi kecelakaan pesawat Mimika Air yang telah dibayar oleh PT Tugu Pratama Indonesia pada September 2009 senilai 1.250 juta dolar AS.

    Pada 2008, Pemkab Mimika membeli sebuah pesawat terbang perintis dari perusahaan Pilatus di Zuric Swiss yang diperuntukkan bagi pelayanan masyarakat ke pedalaman. Pesawat bernama Mimika Air yang baru beroperasi sekitar lima bulan itu mengalami musibah jatuh di wilayah Kabupaten Puncak akibat kondisi cuaca yang buruk.

    Dalam peristiwa itu, kru pesawat dan seluruh penumpang meninggal dunia.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> DPRD Mimika Usulkan Pemkab Beli Helikopter

    DPR Janjikan 5 Oktober TNI Sudah Punya Panglima Baru

    Laksama Agus Suhartono Calon Terkuat Panglima TNI di Masa Datang

    Jakarta - Presiden SBY telah mengajukan nama KSAL Laksamana Agus Suhartono sebagai calon Panglima TNI. DPR pun menjanjikan segala proses uji kelayakan akan selesai pada akhir Bulan September. Pada HUT TNI, 5 Oktober, diharapkan TNI sudah punya panglima baru.

    "Mudah-mudahan saat 5 Oktober, masyarakat sudah bisa melihat panglima TNI yang baru," ujar anggota Komisi I DPR Max Sopacua kepada detikcom, Minggu (19/9/2010) malam.

    Max menjelaskan minggu ini, Komisi I sedang mempersiapkan proses uji kelayakan. Nama Agus Suhartono sendiri, menurut Max, tidak menjadi perdebatan di DPR.

    "Bicara soal kenapa harus dari TNI AL, itu kan tidak perlu perdebatan lagi. Jabatan bergantian itu diatur dalam undang-undang TNI," jelas politisi Partai Demokrat ini.

    Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq menyampaikan hal yang sama. Menurut politisi PKS ini, hasil uji kelayakan Panglima TNI sudah bisa diparipurnakan akhir Bulan September.

    "Tanggal 28 September sudah bisa diparipurnakan hasilnya," ujar Mahfudz kepada detikcom.

    Sumber: DETIK
    Readmore --> DPR Janjikan 5 Oktober TNI Sudah Punya Panglima Baru

    LAUT CHINA SELATAN AS Terus Melakukan Intervensi

    Peta ASEAN (Foto: VISIT BULGARIA)

    Manila, Minggu - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan para pemimpin ASEAN akan menyerukan solusi damai soal sengketa di Laut China Selatan serta mengimbau semua pihak tidak melakukan penggunaan kekuatan. Itulah isi inti draf komunike pertemuan AS-ASEAN seperti dikutip kantor berita AP, Minggu (19/9).

    Pada Juli lalu Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dalam forum keamanan regional di Vietnam menegaskan solusi damai terhadap sengketa atas gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel merupakan kepentingan nasional AS.

    China sempat memberi reaksi marah dengan menyatakan AS telah melakukan intervensi soal isu regional Asia.

    Obama dijadwalkan akan bertemu dengan 10 pemimpin ASEAN hari Jumat pekan ini untuk mendiskusikan pengukuhan aliansi serta isu kerja sama ekonomi dan keamanan, termasuk isu konflik di Laut China Selatan.

    ”Obama dan para pemimpin ASEAN akan mengeluarkan pernyataan bersama untuk penegasan kembali tentang pentingnya kebebasan pelayaran, stabilitas regional, menghormati hukum internasional dan keleluasaan perdagangan di Laut China Selatan,” demikian bunyi komunike tersebut.

    Komunike itu juga menolak keras penggunaan kekuatan oleh semua pihak untuk memaksakan klaimnya di Laut China Selatan.

    Sikap menahan diri

    Namun, semua pemimpin ASEAN akan menegaskan kembali dukungannya terhadap deklarasi China-ASEAN tahun 2002 tentang sikap menahan diri atas sengketa Laut China Selatan. Dalam deklarasi tersebut ditegaskan bahwa para pengklaim hendaknya tidak melakukan langkah yang bisa memicu kekerasan dan meletupkan ketegangan baru. Mereka akan mendorong para pengklaim untuk ikut menciptakan kondisi yang kondusif.

    Seperti dimaklumi, China selama ini mengklaim semua wilayah Laut China Selatan. Vietnam, Malaysia, Taiwan, Brunei, dan Filipina juga mengklaim sejumlah wilayah di Laut China Selatan.

    Selain dikenal kaya ikan, Laut China Selatan dipercaya memiliki cadangan minyak dan gas yang besar. Saling klaim atas pulau-pulau di jalur laut yang sangat sibuk itu membuat jalur itu krusial bagi suplai minyak dan sumber alam lainnya untuk kepentingan kecepatan ekspansi ekonomi China.

    Pada sebuah pertemuan pendahuluan di Washington untuk persiapan pertemuan puncak itu, Deputi Menlu AS Kurt Campbell dan Direktur Senior Lembaga Keamanan Nasional untuk Asia Jeffrey Bader menyampaikan kepada para duta besar ASEAN untuk AS bahwa pernyataan Menlu Hillary Clinton di Hanoi pada bulan Juli lalu bertujuan untuk sebuah kerja sama yang saling menguntungkan.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> LAUT CHINA SELATAN AS Terus Melakukan Intervensi

    REFORMASI TNI Presiden Menginginkan Anggaran Transparan

    SBY Mengunjungi Pameran Pindad(Foto: SIAGA)

    Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui, reformasi TNI dalam satu dasawarsa ini masih belum tuntas selesai. Dari sekian peran yang salah satunya secara permanen baru diselesaikan adalah fungsi sosial politik TNI yang dikembalikan sesuai dengan jati diri TNI sebagai alat negara yang profesional dan modern.

    Namun, pengalihan fungsi bisnis TNI, misalnya, masih belum selesai dan terus berlangsung. Demikian pula tantangan mewujudkan TNI sebagai institusi yang memiliki transparansi dan akuntabilitas anggaran masih terus dibenahi.

    Oleh sebab itu, Presiden Yudhoyono tidak henti-hentinya mengingatkan pemimpin TNI untuk menyelesaikan secara menyeluruh reformasi TNI.

    ”Pengangkatan Panglima TNI yang baru diharapkan Presiden Yudhoyono sebagai momentum bagi penuntasan reformasi TNI secara menyeluruh,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha saat dihubungi di Jakarta, Minggu (19/9).

    Menurut Julian, saat menerima kedua calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan lalu, Presiden Yudhoyono mengingatkan keduanya, jika salah satunya terpilih agar tidak sungkan untuk mendorong TNI menjadi korps yang transparan dan akuntabel dalam mengelola anggaran.

    ”Sejauh ini, reformasi internal di tubuh TNI sudah cukup baik, terutama dalam penegakan hukum dan penghormatan hak asasi manusia telah berkembang sedemikian rupa sehingga TNI sekarang ini dikenal sebagai militer yang profesional,” kata Julian lagi.

    TNI, kata Julian, berusaha dengan konsisten menjalankan peraturan dan perundang-undangan seperti sama sekali tidak berpolitik.

    ”Memang, Presiden mengakui reformasi TNI membutuhkan waktu dan proses mengingat TNI bukan lembaga yang berdiri sendiri, tetapi juga terkait dengan institusi lain. Akan tetapi, dengan komitmen yang sungguh-sungguh, TNI dapat mewujudkan reformasi total pada waktunya,” papar Julian.

    Lebih jauh Julian mengatakan, tantangan sebagai kekuatan pertahanan dan keamanan negara, Presiden Yudhoyono menyadari adanya sebuah dilema.

    ”Di satu sisi, berupaya mewujudkan kekuatan TNI, yang paling tidak memenuhi alat utama sistem persenjataan dengan kekuatan minimal. Akan tetapi, persoalan yang harus dihadapi adalah masalah anggaran yang masih sangat terbatas sehingga secara bertahap pemerintah berupaya memenuhinya,” papar Julian lagi.

    Kesejahteraan prajurit

    Pengamat militer Edy Presetyono menyoroti masih dibutuhkan pembenahan dalam bidang kesejahteraan prajurit dan profesionalitas prajurit dengan pemenuhan alat utama sistem persenjataan. Kedua hal itu membutuhkan komitmen eksekutif dan legislatif. Isu tentang pembenahan kesejahteraan prajurit sering terimpit di antara isu-isu besar, seperti hak memilih prajurit TNI, padahal pemenuhan kesejahteraan prajurit erat hubungannya dengan profesionalitas.

    ”Remunerasi harus jadi salah satu agenda. Negara wajib menjamin kesejahteraan prajurit bukan hanya untuk hidup, untuk profesional seperti gaji, rumah, pendidikan,” ujar Edy.

    Secara internal, TNI perlu melakukan konsolidasi organisasi. Menurut Edy, struktur TNI yang sekarang terlalu gemuk perlu dilihat lagi.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> REFORMASI TNI Presiden Menginginkan Anggaran Transparan

    Update: Penampilan 7 Sukhoi Karena Terbatasnya Pilot TNI AU



    Satu unit pesawat Sukhoi SU-27 SKM dari total tiga unit yang dipesan Indonesia dari Rusia tiba di Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin, Makassar, Kamis (16/9) malam. Dua pesawat Sukhoi lainnya yang tiba lebih dahulu di lanud telah diuji coba Jumat pagi. Tewasnya tiga teknisi Sukhoi asal Rusia tidak berpengaruh terhadap perakitan pesawat Sukhoi.

    Jakarta, Kompas - Tujuh pesawat Sukhoi tiga di antaranya baru dari sepuluh pesawat asal Rusia milik Indonesia akan tampil dalam rangka upacara hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia, 5 Oktober mendatang.

    Hal ini disampaikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Imam Sufaat, Minggu (19/9). ”Dari tujuh Sukhoi yang akan tampil tanggal 5 Oktober, tiga di antaranya baru,” kata Imam.

    Walaupun ada sepuluh pesawat Sukhoi yang kini dimiliki Indonesia, berkaitan dengan jumlah pilot yang sebagian besar masih dilatih di Rusia, hanya tujuh pesawat Sukhoi yang akan melintas di depan hadirin pada 5 Oktober. Sebagai catatan, impian untuk menerbangkan Sukhoi baru ini memang menjadi target TNI untuk perayaan ulang tahunnya pada tahun ini.

    Menurut Purnomo, tewasnya tiga teknisi asal Rusia tidak menghambat perakitan Sukhoi. Pasalnya, jumlah tim teknisi yang datang dari Rusia sangat banyak. Oleh karena itu, menurut dia, tidak perlu ada teknisi baru yang didatangkan dari Rusia. ”Semuanya sesuai jadwal dan nanti pas ulang tahun TNI akan dipertontonkan di Halim,” kata Purnomo.

    Indonesia kini memiliki sepuluh pesawat Sukhoi sejak kedatangan tiga lagi pesawat Sukhoi SU-27 SKM dari Rusia bulan September ini. Sebelumnya, Indonesia telah memiliki tujuh Sukhoi SU-30 MK dan SU-27 SK. Sempat terjadi kekhawatiran, tewasnya tiga teknisi, yaitu Alexander Poltorak (ahli sistem hidrolik), Sergei Voronin (ahli sistem mesin), dan Victor Safonov (ahli sistem radar), akan menghambat perakitan Sukhoi.

    Menurut catatan Kompas, tim personel dari Rusia yang mendampingi kedatangan pesawat tempur Sukhoi SU-27 SKM terdiri atas 3 pilot, 11 orang tim garansi, 12 orang tim perakitan, 1 orang spesialis pesawat, 1 orang spesialis Sukhoi, 9 orang subkontraktor, dan 3 orang perwakilan perusahaan negara Rostechnology.

    Insiden tewasnya teknisi Sukhoi itu terjadi sebelum serah terima Sukhoi kepada Pemerintah Indonesia. Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin hanya menjadi tempat perakitan. Serah terima, menurut Purnomo, baru akan dilaksanakan pada 27 September mendatang.

    ”Dari Rusia diserahterimakan ke Pemerintah Indonesia diwakilkan Kementerian Pertahanan, lalu diserahkan ke Panglima TNI, baru diserahkan kepada TNI AU,” kata Purnomo.

    Tes penerbangan

    Menurut Imam, saat ini telah dilakukan flight test terhadap salah satu pesawat. Tes tersebut dianggap memuaskan dan kini tinggal menunggu kesiapan untuk dilakukan flight test bagi dua pesawat lainnya.

    ”Awal minggu ini pasti sudah bisa flight test lagi,” kata Imam.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Update: Penampilan 7 Sukhoi Karena Terbatasnya Pilot TNI AU

    Sunday, September 19, 2010 | 9:10 PM | 0 Comments

    Perakitan Sukhoi Dilanjutkan


    MAKASSAR (SINDO) – Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Agus Supriatna menyatakan, semua tim perakit tetap bekerja menyelesaikan pesawat Sukhoi sesuai kontrak yang telah disepakati antara RI dan Rusia.


    Dua Sukhoi yang tiba pada Jumat (10/9) lalu telah selesai dirakit. Sedangkan Sukhoi ketiga yang tiba Kamis (16/9) masih dalam proses perakitan. Dia mengatakan, insiden meninggalnya tiga teknisi Sukhoi akibat mengonsumsi metanol (spiritus) tidak mengganggu perakitan pesawat super canggih yang dibeli mahal dari Rusia itu. Empat tenaga perakit Sukhoi yang mengganti ketiga rekannya yang meninggal dunia itu telah bekerja. Keempat warga Rusia itu adalah Sakerin A, Ponomarev F, Tymchenko, serta Nichiporuk. ”Tetap perakitan.

    Besok (hari ini) sudah dilakukan pengecekan sistem,” kata Agus Supriatna, kemarin. Dia mengakui, setelah dilakukan tes urine terhadap semua teknisi Sukhoi tidak ada masalah lagi dan bisa melanjutkan pekerjaannya di Makassar. Namun, Andrei Spalov yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo belum bisa bekerja. Dokter Nu’man Daud, tim dokter yang melakukan pemeriksaan mengatakan, pasien tersebut belum diizinkan keluar lantaran mengalami gangguan pada mata sebelah kanan. Hal ini disebabkan faktor usia dan bukan karena pengaruh alkohol atau minuman keras.

    ”Tidak ada hubungannya dengan keracunan alkohol. Jika pemeriksaan telah selesai pasien ini sudah bisa meninggalkan rumah sakit Minggu (19/9) atau Senin (20/9),” katanya.

    Sumber: SINDO
    Readmore --> Perakitan Sukhoi Dilanjutkan

    Ilmuwan Ciptakan Pisau Air untuk Lucuti Bom

    INILAH.COM, New Mexico- Tahukah anda, kini ada pisau yang terbuat dari air? Pisau untuk tentara yang bertugas di Afganistan ini cukup tajam, bahkan untuk memotong logam bom dan mencabik isinya.

    Pisau ini dinamakan Stingray karena bentuk duri yang khas saat meledak. Dikembangkan di Sandia National Laboratories, New Mexico, Stingray dengan transformasi dari 40 ons air, merupakan senjata mematikan, “Ini adalah pisau yang jauh lebih kuat dan sangat tajam.” kata teknisi Sandia National Laboratories Greg Scharrer.

    Saat ini, lebih dari 3 ribu Stingray telah dikirm ke Afganistan, guna mematikan alat peledak improvisasi (Improvised Explosive Devices / IED) yang banyak tersebar di negara tersebut. Pentagon bahkan menyebut Stingray sebagai alat penyerang terbaik bagi tentara AS di wilayah Asia.

    Menurut Scharrer, menghancurkan tanpa meledakkan bom, merupakan salah satu keuntungan dari Stingray daripada bahan peledak lain. “Karena terbentuk dari logam cair, perangkat ini bisa menembus IED dengan mudah,” ujarnya.

    Disebutkan bahwa tidak hanya manusia yang bisa memanfaatkan pisau ini. Robot juga diperkirakan dapat mengemban tugas yang sama. Jimmie Oxley, ilmuwan di University of Rhode Island mengatakan, pisau ini adalah penemuan yang sangat mengagumkan. “Mereka menggunakan sejumlah air dengan sedikti alat peledak.

    Sumber: INILAH
    Readmore --> Ilmuwan Ciptakan Pisau Air untuk Lucuti Bom

    Bakorlama Bentuk Satgas di Batam

    Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla)

    BATAM--MI: Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) membentuk Kesatuan Tugas (Satgas) di Batam. Satgas yang dibentuk pertama kali ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan di wilayah laut, terutama untuk Selat Malaka.

    Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Bakorkmala Laksamana Madya Didik Purnomo kepada wartawan di Batam, Minggu (19/9). "Insiden dengan Malaysia di Tanjung Berakit kemarin menjadi pendorong dan menyadarkan kita. Kita sudah rapat-rapat membahas ini, tapi kecolongan. Karena itu, untuk pengamanan Selat Malaka kita pusatkan Satgas di Batam. Ini Satgas yang pertama," ujarnya.

    Satgas ini, lanjut Didik, akan dipimpin Kolonel Marinir Julius Hanafi yang ditunjuk sebagai Kepala Satgas Bakorkamla Batam.

    Dengan hadirnya Satgas di wilayah Batam, diharapkan agar badan-badan yang bertanggungjawab mengamankan wilayah laut dapat bekerja dengan sinergis. Badan yang bernaung di bawah Bakorkamla antara lain TNI Angkatan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Imigrasi, Bea Cukai, Dirjen Perhubungan Laut, dan Polisi Air-Udara. "Diharapkan semua dapat berkoordinasi dan saling mengisi satu sama lain," imbuhnya.

    Didik menambahkan, Bakorkamla dalam waktu dekat berencana menambah dua satgas lagi yakni di pulau Tarakan dan laut Aru. Ketiga Satgas ini, dipimpin Laksma Susanto, yang ditunjuk sebagai Kepala Pusat Koordinasi Keamanan Laut.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Bakorlama Bentuk Satgas di Batam

    Kopassus dan Tentara Australia akan Latihan Bersama

    JAKARTA--MI: Komando Pasukan Khusus menggelar latihan bersama dengan pasukan khusus Australia untuk meningkatkan kesepahaman antara tentara dari dua negara. Gladi lapangan akan dilaksanakan pada akhir September ini.

    Hal ini disampaikan oleh Komandan Kopassus Mayjen Lodewijk F Paulus kepada wartawan seusai acara Jalan Santai HuT TNI ke-65 di Cilangkap, Jakarta, Minggu (19/9).

    "Telah datang kontingen Australia di Batujajar pada tanggal 17 September kemarin. Yang datang adalah special command mereka. Latihan teknis sudah dibuka pada 18 September," kata Lodewijk.

    Latihan tersebut akan dilanjutkan dengan gladi lapangan yang digelar di Bali pada 28 September 2010. Pemilihan Bali sebagai tempat gelaran bertujuan untuk pengujian teknis yang sudah disusun sebelumnya. Ia berharap standar operasional dapat dihasilkan setelah latihan digelar.

    "Kita pengen standar operasi kita adalah standar internasional. Kita akan coba menguji dan saling berbagi antara Kopassus dan Pasukan Khusus Australia. Outputnya nanti sudah ada standar yang sama," tukasnya.

    Total personel yang dilibatkan sekitar 300 orang yang terdiri tidak hanya dari Kopassus, tetapi juga dari Kodam setempat. Materi gladi adalah simulasi pembebasan sandera di bandara. Ia berharap latihan tersebut bisa mengangkat kembali turisme di Bali, terutama turis asal Australia.

    "Kita ingin yakinkan bahwa kita bisa bekerja sama dengan kerjasama special comand force Australia. Kedua, kita ingin beri rasa aman turis di Bali, terutama turis Australia. Secara umum, kita ingin mengangkat kembali turisme Bali," cetusnya.

    Terkait kerjasama dengan Pasukan Khusus Amerika Serikat, ia menegaskan bahwa pihaknya menunggu kesepakatan yang sedang diupayakan oleh vocal point kedua negara. Pihak TNI sendiri diwakili oleh Asrenum Panglima TNI.

    "Kita tinggal nunggu. Kita nanti tinggal aplikasikan hasil mereka di lapangan. Kalau teknis latihan kita yang susun, tapi materi latihan mungkin dibicarakan oleh mereka. Ini masih berjalan," tandasnya.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Kopassus dan Tentara Australia akan Latihan Bersama

    Pesawat Glider Jatuh Biasa Digunakan Untuk Kejurnas


    Bangkai pesawat glider yang jatuh di kawasan golf, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan. (Foto: Hasan Kurniawan/okezone)

    JAKARTA- Pesawat Glider yang jatuh di Padang Golf, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan merupakan jenis pesawat tipe G 217. Pesawat tersebut diduga milik Portela Club terbang layang yang digunakan untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Subang, Jawa barat.

    "Pesawat itu dikemudikan oleh Rudi Ardi bersama instrukturnya, Ipan. Pilot menderita patah tulang sedangkan instrukturnya menderita luka-luka," kata saksi mata yang juga merupakan warga sekitar, Landung Wintoharjo saat ditemui di lokasi, Minggu (19/9/2010).

    Landung juga menjelaskan pilot dan inspekturnya kini dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Husada Pamulang untuk mendapat perawatan medis. "Pesawat jatuh sekitar pukul 11.10 Wib. Dan tidak ada korban dari masyarakat sekitar," katanya kembali.

    Sebelumnya, pesawat Glider yang sedang melakukan latihan terjatuh di kawasan golf Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

    Sumber: OKEZONE
    Readmore --> Pesawat Glider Jatuh Biasa Digunakan Untuk Kejurnas

    Teknologi Batman Jadi Inspirasi AU AS

    illustrasi(Foto: the-reel-mccoy.com)

    INILAH.COM, Ohio - Kecanggihan teknologi kelelewar pahlawan super Batman, menjadi inspirasi program militer Angkatan Udara AS untuk pasukan abad 21. Keren!

    Angkatan Udara (AU) AS memulai program BATMAN (Battlefield Air Targeting Man-Aided kNowledge) untuk modernisasi peralatan bagi para tentara yang melakukan misi rahasia.

    "Proyek ini sangat menguntungkan bagi para tentara. Kami sedang mencoba mengembangkannya," kata teknisi program BATMAN Reggie Daniels di Wright Patterson Air Force Base, Ohio.

    Motto dari program ini adalah, 'ringan, cerdas dan mematikan.' Walau tanpa jubah kelelawar seperti di film Batman, program ini diharapkan menjadi pusat gabungan kebutuhan militer dengan teknologi terkini. Daniels menyebutnya sebagai alat menyesuaikan diri dengan struktur tubuh.

    "Misalnya, komponen seperti antena komunikasi akan ditempatkan lebih dekat dengan batang tubuh sebagai cara optimalisasi bobot keseimbangan prajurit," kata Daniels.

    Bila dulu para tentara elit Angkatan Udara harus membawa perangkat seberat 73 kilogram berisi alat telekomunikasi, helm, handset, komputer serta sejumlah baterai, para ilmuwan kini ingin membuat perubahan.

    Salah satu prestasi BATMAN adalah mengurangi berat baterai hingga 25%. Hal ini berkat bahan bakar metanol. Tidak hanya itu, program ini menciptakan komponen komputer kecil yang dapat ditaruh di dada, untuk memudahkan prajurit mengirim informasi logistik dan taktis dalam waktu sebenarnya. Tak ketinggalan alat pengenal suara yang memudahkan prajurit menerima perintah atasan.

    Sumber: INILAH
    Readmore --> Teknologi Batman Jadi Inspirasi AU AS

    Pilot Tewas dalam Tabrakan di "German Airshow"

    Pesawat di German Air Show terbakar (Foto:RIA)

    Moskow (ANTARA News) - Seorang pilot tewas dalam tabrakan di udara pada pameran udara pesawat-pesawat retro di Jerman Selatan, menurut laporan surat kabar Die Welt yang dikutip kantor berita Ria-Novosti.

    Dua pesawat bertabrakan Sabtu petang di sebuah bandara dekat kota Warngau, sekitar 40 kilometer di selatan Munich.

    Salah satu pesawat masih mengudara dan pilotnya masih menguasai dan melakukan pendaratan darurat, sedangkan pesawat kedua segera jatuh dan terbakar.

    Panitia penyelenggara membatalkan pertunjukan dan pameran hari kedua. `German airshow` melibatkan 82 pesawat retro, rencananya akan digelar Ahad.

    Kecelakaan itu terjadi sekitar dua pekan setelah insiden dekat kota Jerman, Nuremberg.

    Seorang wanita tewas dan 38 lainnya cedera ketika sebuah pesawat berbelok dari landasan pacu saat lepas landas dan menabrak kerumunan penonton yang terkejut dengan kejadian tersebut.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Pilot Tewas dalam Tabrakan di "German Airshow"

    Korut Tingkatkan Persenjataan

    illustrasi (Foto:imageshack)

    Seoul (ANTARA News) - Korea Utara meningkatkan persenjataan militer di dekat perbatasannya dengan Korea Selatan tahun lalu, meskipun mengalami kesulitan ekonomi, menurut sumber pemerintah di Seoul yang dikutip Minggu.

    Negara komunis itu menggelar sekitar 200 unit peluncur beragam-roket 240-mm tambahan di sepanjang perbatasan yang dijaga ketat, kata kantor berita Korea Selatan Yonhap.

    Kaliber 240 milimeter, yang bisa menembakkan 22 peluru setiap 35 menit, dengan jarak sekitar 60 kilometer itu, dianggap oleh militer Korea Selatan sebagai "ancaman pokok" terhadap ibu kota Seoul, dan penduduk sekitarnya, menurut Yonhap.

    Seoul, yang terletak sekitar 50 kilometer di selatan perbatasan yang tegang itu, berpenduduk 10,4 juta orang, atau lebih dari seperlima dari total penduduk negara.

    Amerika Serikat memiliki 28.500 tentara yang ditempatkan di Korea Selatan sebagai alat penangkis terhadap kemungkinan serangan Korea Utara, warisan perang Korea 1950-53 yang berakhir dengan gencatan senjata.

    Sumber mengatakan, Pyongyang juga menggelar 2.100 senjata artileri baru dan 300 tank.

    Negara komunis itu kini diketahui memiliki sekitar 10.600 senjata proyektil dan 4.200 tank.

    Kementerian pertahanan Korea Selatan mengatakan dalam buku putihnya 2008, bahwa angkatan bersenjata Pyongyang diperkuat dengan sekitar 8.500 senjata artileri dan 3.900 tank.

    Arsenal militer Korea Utara ditingkatkan, meskipun ekonominya sakit dan terjadi kekurangan pangan akut, namun "membuktikan bahwa niat ancaman militer ke Selatan tetap tidak berubah," kata sumber itu menjelaskan.

    Sebuah buku putih pertahanan akan diterbitkan pada awal Oktober depan, yang akan berisikan angka-angka kemampuan militer terakhir Korean Utara, menurut kementerian pertahanan.

    Meskipun ekonominya sakit dan menderita keuangan pangan, militer Korea Utara yang berjumlah 1,2 juta petugas, namun Pyongyang adalah nomir satu dari kekyataan terbesar dunia.

    Hubungan-hubungan lintas batas telah membeku sejak Seoul menuding Pyongyang sebagai pelaku penyerangan satu kapal perang Korea Selatan pada Maret, dan menewaskan 46 orang.

    Korea Utara membantah keras tuduhan itu. Selanjutnya ketegangan memuncak dalam hubungan-hubungan yang sudah tegang, sejak pemerintah konservatif Korea Selatan ymengambil kebijakan haris keras terhadap Pyongyang.

    Tapi baru-baru ini Korea Utara membuat serangkaian sikap bersahabat dengan mengembalikan para awak kapal yang ditahan di kapal Korea Selatan, menawarkan untuk mengadakan putaran baru reuni bagi keluarga-keluarga yang dipisahkan oleh semenanjung, dan menerima bantuan banjir dari Seoul.

    Kelompok-kelompok bantuan mengatakan, krisis pangan Korea Utara diperkirakan akan makin memburuk pada tahun ini, karena adanya banjir dan merosotnya gagal panen, sebagaimana dikutip dari AFP.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Korut Tingkatkan Persenjataan

    Airbus Rancang Pesawat Tembus Pandang

    VIVAnews -- Bayangkan, suatu hari di masa depan, Anda sedang berada dalam pesawat. Lalu, pengumuman seperti ini terdengar dari kokpit: "Ini kapten penerbang berbicara, pesawat akan segera tembus pandang."

    Dan setelahnya, Anda merasakan sensasi melayang di udara.

    Ini bukan sekedar khayalan. Produsen pesawat terbang Airbus sedang mengembangkan konsep pesawat penumpang tembus pandang untuk masa depan. Ini termasuk, badan pesawat yang transparan.

    Begini cara kerjanya, pilot akan menekan sebuah tombol yang mengirimkan getaran elektrik ke badan pesawat yang terbuat dari keramik berteknologi tinggi. Tekanan tombol akan membuat pesawat menghilang.

    Desain luar biasa ini akan memungkinkan para penumpang melihat pemandangan -- kota-kota atau gumpalan awan di bawah kaki mereka. Mendongak ke atas, penumpang bisa langsung menatap langit.

    Pemandangan tembus pandang ini diharapkan akan memberikan sensasi mengambang.

    "Penumpang dalam pesawat seperti ini akan mengalami sensasi terbang yang sama sekali baru," kata kepala riset dan teknologi Airbus, Axel Krein kepada majalah Jerman, Der Spiegel.

    Meski kelihatannya terlalu mengada-ada, ini adalah salah satu dari beberapa rencana yang dipertimbangkan oleh para insinyur perusahaan penerbangan raksasa Eropa itu.

    Airbus menamai konsep ini "The Future, By Airbus" atau "Masa Depan dengan Airbus".

    Tak hanya membuat pesawat tembus pandang. Konsep ini juga mencakup informasi sumber energi potensial untuk penerbangan di masa depan.

    Inovasi yang sedang dikembangkan tim yang dipimpin Krein termasuk kulit pesawat yang bisa memperbaiki dirinya sendiri jika terjadi retak. Juga mesin yang menyatu dengan badan pesawat.

    "Kami meminta teknisi kami berimajinasi secara bebas, terkait visi realistis penerbangan pada tahun 2050," tambah Krein seperti dimuat di FOXnews.

    Namun dari semua ide 'liar' itu, pesawat tembus pandang mendapat perhatian khusus.

    "Struktur cerdas ini akan membuat pesawat lebih ringan dan lebih efisien -- sementara memberikan pemandangan langit 360 derajat untuk penumpang," demikian tulis Airbus.

    "Pesawat masa depan akan menawarkan pemandangan menakjubkan tanpa batas keajaiban dari lima benua - di mana Anda akan dapat melihat piramida atau Menara Eiffel melalui lantai transparan pesawat."

    Meski ini imajinasi liar, Krein konsep masuk akal. Ini realistis untuk masa depan industri penerbangan.

    "Orang-orang kami masih 'berpijak ke tanah', berdasarkan realitas. Apalagi, sebagian besar teknologi yang diperlukan sudah tersedia," kata dia.

    Sumber: VIVA NEWS
    Readmore --> Airbus Rancang Pesawat Tembus Pandang

    NATO Berencana Rampingkan Komando Militer

    BRATISLAVA--MI: NATO berikrar akan merampingkan komando militernya yang belum efektif pada saat para pemimpin militernya bertemu di Slovakia, untuk membahas modernisasi aliansi keamanan negara-negara Atlantik Utara itu.

    Kepala Komite Militer NATO, Giampaolo Di Paola, Minggu (19/9) mengatakan bahwa
    komando baru akan lebih fleksibel, ramping namun efektif. Dia mengatakan, ia tidak bisa memberikan detil karena hasil pertemuan itu harus disetujui dulu oleh 28 negara anggota persekutuan.

    Banyak negara anggota yang menyoroti masalah pengurangan anggaran. Pemerintah-pemerintah kini sedang menghadapi kesulitan pilihan, dan NATO telah mengetahui hal itu, kata Di Paola kepada para wartawan.

    Para kepala militer juga membahas situasi di Afghanistan, yang menyelenggarakan pemungutan suara bagi pemilu parlemen, Sabtu (18/9). Pertemuan tersebut terjadi menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) aliansi di Lisabon pada 19-20 November.

    Komite Militer membahas konsep strategi baru aliansi, satu dokumen yang akan diputuskan di Lisabon mengenai ancaman-ancaman baru yang dihadapi NATO, yaitu antara lain serangan dunia maya, rudal dan terorisme yang akan menggantikan tantangan saat ini yang mulai diberlakukan sejak 1999.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> NATO Berencana Rampingkan Komando Militer

    Panglima Djoko Titip Reformasi TNI

    Jakarta (ANTARA News) - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menitipkan kelanjutan reformasi TNI pada penggantinya periode mendatang.

    Usai melakukan gerak jalan santai bersama prajurit di Mabes TNI Cilangkap, Minggu, ia mengatakan, secara subtansial TNI telah melaksanakan beberapa hal pokok terkait reformasi internal TNI sesuai UU No34/2004 tentang TNI.

    "Secara subtansial, kita telah melakukan beberapa poin reformasi internal TNI sesuai UU No34/2004," kata lulusan Akademi Militer 1975 itu.

    Djoko menuturkan UU No34/2004 mengamanatkan agar TNI tidak lagi berpolitik, tidak lagi berbisnis, mengikuti sistem peradilan sipil jika terbukti seorang prajurit TNI aktif melakukan tindak pidana, dan peningkatan profesionalitas serta kesejahteraan prajurit.

    "TNI kini tidak lagi berpolitik, Terbukti pada Pemilu 2009 TNI netral, dan tetap menjaga netralitasnya. Begitu pun TNI tidak lagi berbisnis," ujarnya.

    Terkait UU Peradilan Militer, Djoko mengatakan, TNI menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan politik pemerintah dan DPR dalam perumusan undang-undang tersebut.

    Sedangkan persoalan profesionalitas, Panglima TNI menyatakan, itu merupakan domain TNI tetapi tidak dapat dilepaskan dari campur tangan pemerintah.

    "Untuk profesionalitas TNI, itu memang domain kami, tetapi tidak bisa dilepaskan dari campur tangan pemerintah. TNI telah berupaya antara lain dengan penyesuaian kurikulum pendidikan dan latihan sesuai tantangan dan ancaman yang dihadapi," ujarnya.

    Sementara di bidang kesejahteraan prajurit, Djoko mengatakan, pihaknya telah melakukan kenaikan Uang Lauk Pauk (ULP) setiap tahun hingga pemberian gaji ke-13.

    "Insya Allah, pada tahun ini pemerintah dapat memberikan renumerasi di TNI," kata Panglima TNI.

    Sebelumnya kepada ANTARA, ia menegaskan, reformasi internal TNI tidak pernah berhenti dan akan terus berjalan sesuai tuntutan yang dihadapi.

    "TNI komitmen untuk menjalankan reformasi internalnya sesuai yang diamanatkan UU. Siapa pun panglimanya," demikian Panglima TNI.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Panglima Djoko Titip Reformasi TNI

    KSAU Belum Terima Undangan DPR

    Laksamana TNI Agus Suhartono berjabat tangan dengan Presiden SBY

    JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Suhartono, mengaku belum menerima undangan dari DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon panglima TNI.

    "Belum... saya belum terima undangannya," katanya, usai mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso melakukan gerak jalan bersama prajurit di Mabes TNI Cilangkap, Minggu (19/9/2010).

    Pada 3 September 2010, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan nama Laksamana TNI Agus Suhartono untuk menggantikan Jenderal TNI Djoko Santoso, kepada DPR. Terkait itu, pada pekan depan parlemen akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon panglima TNI tersebut.

    Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan diri sebagai calon panglima TNI. "Terkait itu, saya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR," katanya.

    Berdasar jadwal panitia serah terima jabatan panglima TNI, Presiden akan melantik Panglima TNI yang baru pada 29 September 2010. Setelah dilantik oleh Presiden, Panglima TNI terpilih akan menerima tongkat komando dari Panglima TNI lama pada 2 Oktober 2010.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> KSAU Belum Terima Undangan DPR

    Tujuh Sukhoi akan Meriahkan HUT TNI

    Sukhoi TNI AU (Foto: DS)

    JAKARTA, KOMPAS.com - Tujuh pesawat jet tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara akan memeriahkan peringatan HUT ke-65 TNI pada 5 Oktober yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.

    Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat ketika dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (19/9/2010) mengatakan, ketujuh pesawat Sukhoi yang akan tampil itu termasuk tiga pesawat sejenis yang baru tiba di Indonesia medio September 2010.

    Pada medio September 2010, tiga pesawat Sukhoi tipe SU-27SKM tiba di Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin, Makasar. Sebelumnya, pada periode akhir 2008 hingga awal 2009, tiga pesawat Sukhoi jenis SU-30MKM telah tiba di tempat yang sama.

    "Tiga unit Sukhoi yang baru tiba, dua sudah selesai dirakit dan satu di antaranya telah menjalani uji terbang. Satu unit terakhir masih dalam proses perakitan," kata Kasau Imam.

    Ketujuh Sukhoi itu akan tampil dalam formasi terbang lintas. Peringatan HUT ke-65 TNI akan dipusatkan di Jakarta, dan dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Tujuh Sukhoi akan Meriahkan HUT TNI

    Panglima TNI Gerak Jalan Bersama

    JAKARTA, Kompas.com - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso melakukan gerak jalan santai bersama prajurit di lingkungan Mabes TNI, Cilangkap, Minggu pagi.

    Dalam gerak jalan santai itu, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

    Gerak jalan santai tersebut, merupakan kegiatan tahunan serangkaian peringatan HUT ke-65 TNI. Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan jarak yang dilalui sekitar 3,2 kilometer diikuti sekitar 2.234 peserta baik TNI maupun Polri. Selain para prajurit TNI, gerak jalan juga diikuti keluarga prajurit istri dan anak-anak.

    Gerak jalan santai juga dimeriahkan panggung gembira dengan beragam ’door prize’, serta pengumuman pemenang berbagai lomba yang diadakan di lingkungan TNI dalam rangka HUT ke-65.

    Peringatan HUT ke-65 akan dipusatkan di Jakarta, dengan inspektur upacara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Panglima TNI Gerak Jalan Bersama

     

    Pengikut

    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.