ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, September 11, 2012 | 8:23 AM | 2 Comments

    CN-235 Dan C-27 Spartan Bertarung Dalam Pengadaan Pesawat Patroli Filipina

    Manila (MIK/WDN) - Indonesia menjadi salah satu alternatif lain untuk pengadaan pesawat patroli untuk Filipina sebagai bagian dari program modernisasi Angkatan Bersenjata, Kata Department of National Defense (DND) pada hari senin kemarin.

    "Indonesia merupakan negara yang kami pilih dari beberapa negara Eropa," ujar Jubir DND Peter Paul Galvez kepada wartawan.

    Sebuah sumber militer mengatakan, Filipina secara khusus mengincar pesawat CN-235 jarak menegah buatan Indonesia yang memiliki mesin ganda akan bersaing dengan pesawat angkut buatan Italia C-27 Spartan.

    "Ini semua masih tahap negosiasi, dan program ini masih dalam studi kelayakan," kata Galvez.

    "Berbagai produsen telah melihat kriteria yang sesuai seperti yang kita harapkan. Indonesia merupakan salah satu dari produsen yang telah mengajuan proposal kepada kami," tambahnya.

    Dia juga mengatakan pesawat ini diperuntukan untuk pengawasan maritim dan misi keamanan.

    Filipina saat ini menggunakan pesawat latih Aermacchi S-211 untuk melakukan patroli maritim.

    Saat ini Filipina juga berencana untuk membeli pesawat tempur.

    Salah satunya melirik pesawat buatan KAI Korsel yaitu T-50 Golden Eagle pesawat latih canggih supersonik dan memiliki kemampuan multirole.

    Sumber : ABS-CBNNews

    Berita Terkait:

    2 komentar:

    fajar dw said...

    Phillipina tentu akan pilih CN-235MPA buatan Indonesia. Performancenya terbukti sangat baik. Itu diakui oleh negara2 lain spt Turki, Korsel, malaysia dll. Mudah pengoperasian dan perawatan. Jd gak mgknlah philipin beli C-27 spartan yg mahal.

    giat indonesiaku said...

    amiin

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.