ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    ATTENTION


    PERHATIAN

    "Bagi Sobat Readers ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Sobat Readers, mohon cantumkan link aktif artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut Atau Silahkan Hubungi Admin Melalui Chat Box/Shout Box/E-mail yang tertera di bawah .

    ADMIN
    steven_andrianus_xxx@yahoo.co.id

    Kategori »

    INDONESIA (4795) TNI (1147) ALUTSISTA (984) TNI AL (721) TNI AU (694) Pesawat Tempur (684) USA (597) Industri Pertahanan (564) PERBATASAN (448) KOREA (400) Kerja Sama (400) RUSIA (382) Teknologi (315) TNI AD (306) Kapal Perang (281) Pesawat Angkut (276) Anggaran (249) PERTAHANAN (235) CHINA (232) MALAYSIA (226) Tank (218) DI (210) Kapal Selam (201) Rudal (165) Helikopter (159) Pindad (145) KORUT (140) ASEAN (127) POLRI (126) Kapal Angkut (119) DMC (114) AUSTRALIA (107) PAL (106) Kapal Patroli (99) EROPA (98) Senjata (94) Pesawat Latih (93) TIMTENG (93) UAV (87) Nuklir (84) Pasukan Perdamaian (84) Teroris (83) ISRAEL (81) Radar (75) Kopassus (74) SINGAPORE (74) INDIA (72) IRAN (71) Ranpur (70) Africa (69) Roket (67) JAPAN (60) INGGRIS (59) LAPAN (59) PBB (59) jerman (57) Pesawat Patroli (56) LEBANON (55) Satelit (54) kapal latih (47) PRANCIS (45) BELANDA (41) THAILAND (36) BRAZIL (35) Philippines (35) TAIWAN (35) TIMOR TIMUR (31) VIETNAM (29) Inteligen (27) NATO (25) BRUNEI (24) Korvet (22) LIBYA (22) PAKISTAN (22) PALESTINA (21) Amerika Latin (16) KAPAL INDUK (16) English News (15) PAPUA NUGINI (15) BIN (14) ITALIA (14) VENEZUELA (14) KAMBOJA (13) ASIA (12) AFGANISTAN (11) POLANDIA (11) PT. LEN (9) Pesawat Bomber (9) Frigates (8) UKRAINE (7) Amerika Utara (6) Kapal Perusak (6) Berita Foto (5) Georgia (5) UEA (5) YAMAN (5) EGIPT (4) New Zealand (4) Pesawat Tanker (4) SRI LANKA (4) BANGLADESH (3) BULGARIA (3) YUNANI (3) HAITI (2) KAZAKHTAN (2) Polisi Militer (2) ROMANIA (2) \ (1)

    Total Pageviews

    Berita Terpopuler

    Powered by Blogger.

    Saturday, September 18, 2010 | 10:56 PM | 0 Comments

    TNI Kembali Siapkan Personel ke Kongo

    Sebanyak 134 Prajurit TNI dari Satgas KI 21 (Kongo XX/Monusco) saat dilepas oleh Pangdam XVII Cenderawasih untuk melaksanakan misi kemanusiaan PBB di Republik Demokratik Kongo (MUNOC). di Lapangan Den-Zipur 10/KYD Waena, Jayapura, Papua, Rabu (15/9). (ANTARA/Anang Budiono)

    Jakarta (ANTARA News) - TNI kembali menyiapkan personelnya untuk misi perdamaian PBB di Kongo (Mission de I`Organisation de Republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo/Monusco).

    Tim yang disiapkan adalah Kontigen Garuda (Konga) XX-H/MONUSCO yang kini tengah mengawali masa pratugas di Pusat Pendidikan Zeni TNI AD, Bogor, Jawa Barat, kata Kepala Dinas Penerangan Umum Puspen TNI, Kolonel Lek Prakoso di Jakarta, Sabtu.

    Tim akan menggantikan Satgas Konga XX-G/MONUC yang akan berakhir masa tugasnya di Kongo pada Oktober 2010, katanya.

    Latihan akan berlangsung selama satu bulan hingga 14 Oktober 2010.

    Selama latihan, prajurit TNI akan mendapatkan pembekalan diantaranya materi konstruksi dan materi umum berupa Standardized Generic Training Modules (SGTM), materi utama berupa Standardized Training Modules (STM).

    Satgas Konga XX-H berjumlah 175 orang dipimpin Letnan Kolonel CZI Widianto (abituren Akademi Militer Tahun 1993) yang sehari-hari menjabat Kepala Seksi Logistik (Kasilog) 174/Merauke.

    "Sedangkan pasukan Zeni yang akan dikirim berasal dari Detasemen Zeni Tempur 10 Jayapura," kata Prakoso.

    Dengan semakin kondusifnya keamanan di Kongo, Satgas yang baru mempunyai tugas menjaga stabilitas keamanan, selain melaksanakan tugas pembangunan sarana dan prasarana.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> TNI Kembali Siapkan Personel ke Kongo

    Kasus Ledakan TNT Masih Diselidiki Pihak Kodam

    Balikpapan (ANTARA News) - Kasus ledakan benda yang mengandung unsur TNT yang menewaskan seorang prajurit Batalyon 600 Raider dan melukai lima lainnya, kini masih dalam penyelidikan polisi militer dan intelijen Kodam VI Mulawarman.

    "Ini sudah prosedur resmi internal TNI," kata Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman Letkol Suwarjiyana di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu.

    Penyelidikan itu, jelas Letkol Suwarjiyana, terutama untuk mengetahui sebab-sebab timbulnya ledakan, dan bagaimana kejadian tersebut sampai bisa menewaskan atau melukai sejumlah prajurit.

    "Kita tentu tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali di masa mendatang. Ini adalah pelajaran yang berharga mahal yang mesti kita pahami," ujar Letkol Suwarjiyana.

    Pada peritiwa yang muncul Jumat (17/9) siang lalu itu, selain menewaskan Sersan Kepala (Serka) Buana (40), juga lima prajurit Yon 600 Raider lainnya mengalami luka-luka.

    Serka Buana tewas dengan kedua tangan hancur, muka dan bagian dada gosong. Serka Buana adalah salah seorang ahli bahan peledak di kesatuan Yon 600 Raider.

    Tiga prajurit tercatat mengalami luka cukup serius, yakni Serka Rudi yang terluka di bagian tangan kanan, Prajurit Kepala (Praka) Hendri cedera pada mata, dan Praka Rifai mata kanannya robek.

    Untuk korban luka ringan masing-masing Prada Bambang yang terluka di kepala bagian kanan, dan Sertu Umar luka di telinga kanan. Kedua korban ini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

    Sementara korban yang luka serius, masih dirawat di Rumah Sakit Tentara dr Hardjanto Balikpapan.

    Jenazah Serka Buana diketahui sudah diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur untuk selanjutnya diantar ke rumah duka di daerah Kebumen, Jawa Tengah.

    Kejadian tersebut, kata Kapendam Letkol Suwarjiyana, berawal saat regu yang dipimpin Serka Buana tengah bersiap melakukan latihan penyeberangan basah di aliran Sungai Manggar dalam latihan tempur Jumat (17/9) lalu sekitar pukul 14.30 Wita.

    Penyeberangan basah adalah melintas dengan mengarungi sungai. Karenaya, barang-barang bawaan penting tidak boleh basah, seperti senjata, peta, hingga makanan. "Ini harus betul-betul diamankan," katanya.

    Diduga saat mereka merapikan perlengkapan, pemicu atau detonator TNT tiba-tiba aktif dan dalam hitungan detik meledak.

    "Dugaannya seperti itu. Namun bagaimana kejadian yang sebenarnya, kami masih harus menunggu hasil penyelidikan tim Pomdam dan Intelijen Kodam yang telah dibentuk," kata Kapendam.

    TNT tersebut, ujar Letkol Suwarjiyana, adalah bahan peledak berbentuk silinder serupa lilin berwarna coklat. Tanpa detonator, TNT sebenarnya bahan peledak yang sangat stabil.

    "Dijemur, direbus, dipanaskan, tidak membuat benda ini meledak dan meleleh," ujarnya menjelaskan.

    Dikatakan, TNT baru meledak setelah mendapat tekanan keras dengan kecepatan tinggi (dipukul), atau mendapat kejutan elektrik yang dihasilkan detonator untuk itu.

    Di sisi lain, keluarga korban tewas mendapat santunan dari negara. Kesatuan juga menanggung biaya pemakaman, termasuk biaya perawatan bagi lima prajurit yang terluka, katanya.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Kasus Ledakan TNT Masih Diselidiki Pihak Kodam

    2011, Anggaran Polri jadi Rp30 triliun

    Jakarta - Anggaran Polri dipastikan naik Rp3 Triliun pada tahun anggaran mendatang. Kenaikan ini sendiri sudah disetujui oleh anggota DPR.

    "Kedepan ini akan sampai Rp30 triliun," ujar Wakil Ketua DPR, Tjatur Sapto Edi, saat diskusi bersama wartawan, di Cikini, Jakarta Selatan, Sabtu (18/9).

    Menurutnya kenaikan ini mengkukuhkan Polri sebagai lembaga yang mengalami peningkatan pesat dalam 10 tahun terakhir. "Peningkatan kewenangan dan peningkatan anggaran 10 tahun terakhir ini paling tinggi Polri," ujarnya.

    Pada anggaran sebelumnya Polri menerima anggaran sebesar Rp27 triliun dari APBN. Sebagian besar anggaran itu digunakan untuk biaya gaji personil. Namun Tjatur menyayangkan kinerja Polri yang masih dipertanyakan publik.

    Sumber: PRIMAIRONLINE
    Readmore --> 2011, Anggaran Polri jadi Rp30 triliun

    Hillary Clinton: Reformasi Kopassus Berlanjut

    Menlu Marty Natalegawa dan Hillary Clinton saat jumpa pers usai peresmian Rapat Komisi Bersama Kerjasama Komprehensif AS-Indonesia.(Foto: DETIK)

    VIVAnews - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menegaskan kerjasama keamanan terbatas dengan militer Indonesia akan terus berlanjut. Amerika meyakini, perubahan demokratis sedang terjadi di Indonesia dan reformasi terus berjalan di Tentara Nasional Indonesia, khususnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

    "Kami berniat memulai dari diskusi di level staf untuk membangun kesepahaman mengenai kita beroperasi dan berlatih," kata Hillary dalam jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Washington DC, Jumat 17 September 2010.

    Pernyataan Hillary ini menjawab pertanyaan jurnalis mengenai rapat dengar pendapat Kongres Amerika Serikat dengan pemerintah Amerika mengenai akuntabilitas militer Indonesia khususnya Kopassus pekan depan. Kongres hendak bertanya, mengapa kerjasama dilakukan mengingat ada kondisi di Papua.

    Hillary menyatakan, hak asasi manusia dan akuntabilitas adalah persoalan kritis di Amerika Serikat. Dua hal ini, kata Hillary, tetap menjadi landasan interaksi dengan TNI dan Kopassus.

    "Dan kami berpandangan ada kesempatan besar untuk kemajuan dan kerjasama dan kami menunggu untuk memulainya," kata Hillary.

    Pada 22 Juli lalu, Menteri Pertahanan AS, Robert Gates, dalam jumpa pers dengan sejumlah media nasional dan internasional di Hotel Four Seasons,menyatakan Amerika akan membantu Indonesia dalam mereformasi pertahanan dan meningkatkan kualitas Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pemerintah AS menilai TNI telah melakukan reformasi penting di tubuh militer sejak jatuhnya rezim Suharto.

    Menurut Gates, baru-baru ini Kementerian Pertahanan Indonesia (Kemenhan) telah berjanji melindungi dan memperhatikan hak asasi manusia (HAM). Salah satunya dengan menonaktifkan pejabat militer yang dituduh melanggar HAM. Sedangkan bagi yang terbukti bersalah akan diberhentikan.

    Gates menambahkan, bentuk kerjasama ini akan diawali dengan melibatkan Indonesia pada sejumlah konferensi terpilih, serta acara tentang subjek non-lethal seperti peraturan hukum, HAM, dan proses pengambilan keputusan dalam militer.

    Bantuan militer Amerika Serikat ke Indonesia sempat dihentikan akibat kritik keras atas praktik pelanggaran HAM di Timor Timur (sekarang Timor Leste) dan sejumlah peristiwa lain pada masa rezim Orde Baru Soeharto.

    Sumber: VIVA NEWS
    Readmore --> Hillary Clinton: Reformasi Kopassus Berlanjut

    Anggota DPR: Jangan-Jangan Sukhoi Generasi Tua

    MAKASSAR, 17/9 - SUKHOI BARU. Sebuah pesawat jet tempur Sukhoi tipe SU-27 SKM asal Rusia diderek menuju hanggar setibanya di Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin, Makassar, Kamis (16/9) malam. Pesawat tempur asal Rusia itu merupakan pesanan TNI AU ke 10 yang akan memperkuat kemampuan Skadron 11 Lanud Hasanuddin. FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang/Koz/10.

    Jakarta (ANTARA News) - Anggota Komisi I DPR RI (bidang Pertahanan Keamanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi Informasi dan Sandi Negara), Paskalis Kossay meragukan kemampuan tiga unit pesawat tempur Sukhoi yang dibeli TNI Angkatan Udara dari Rusia.

    "Saya terpaksa mengeluarkan pernyataan ini untuk mendorong pihak TNI Angkatan Udara kita agar memeriksa dengan seksama segala hal menyangkut tiga pesawat tempur baru itu. Jangan-jangan itu generasi yang sudah tua, tinggal dimodifikasi lalu dijual kepada kita," katanya di Jakarta, Sabtu.

    Ia mengatakan itu, terkait tewasnya tiga staf dan teknisi Sukhoi di Makassar, yang diduga kuat oleh pihak berkompeten karena menenggak minuman berkadar alkohol tinggi.

    "Apa ini murni karena menenggak minuman berkadar alkohol tinggi? Atau bagaimana? Itu urusan lain. Tetapi, apakah ini juga bagian dari taktik untuk mengalihkan perhatian, karena pesawat yang diekspor Rusia itu sebenarnya tidak baru lagi, hanya dimodifikasi begitu?" tanyanya.

    Paskalis Kossay menyatakan rekan-tekannya di Komisi I DPR RI kesal dengan kejadian ini.

    "Kami kecewa dengan kinerja TNI Angkatan Udara yang tidak peka dengan alat vital seperti ini. Dan karenanya, ini menimbulkan keraguan atas kemampuan pesawat Sukhoi yang dirakit kembali baru dijual ke Indonesia tersebut," katanya.

    Paskalis Kossay menambahkan, publik pantas kecewa terhadap meninggalnya tiga teknisi Sukhoi.

    "Karena TNI Angkatan Udara tak melakukan kontrol ketat kepada para staf dan teknisi pesawat Sukhoi dari Rusia yang ternyata ada para pemabuk itu. Padahal, ini menyangkut urusan vital, strategis dan berhubungan dengan uang besar milik rakyat," tandasnya.

    Paskalis mendesak Mabes TNI Angkutan Udara mempublikasikan kelaikan dan kemampuan semua pesawat militer Rusia itu, termasuk tahun pembuatannya serta proses modifikasinya.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Anggota DPR: Jangan-Jangan Sukhoi Generasi Tua

    English News : Russia To Supply Syria With Cruise Missiles

    illustration

    MOSCOW - Russian Defense Minister Anatoly Serdyukov confirmed in Washington that Russia would supply Syria with P-800 Yakhont cruise missiles, Russian news agencies reported Sept. 17.

    "We will supply Yakhont to Syria, we will fulfill the contract," Serdyukov was quoted as saying by ITAR-TASS news agency in comments to Russian journalists, adding that the contract was signed in 2007.

    Serdyukov was speaking in Washington during a visit to the Pentagon aimed at expanding military ties as part of the countries' much-vaunted "reset" in relations.

    Russia's arms sales and possible nuclear cooperation with Syria, which has close ties to Iran, is unnerving for the United States and Israel. Israel fears weapons being transferred to the Lebanese militant group Hezbollah.

    Serdyukov described such fears as unjustified.

    "The U.S. and Israel ask us not to supply Syria with Yakhont. But we do not see the concerns expressed by them that these arms will fall into the hands of terrorists," he said.

    The Russian defense minister also called for an end to a deadlock over a key Cold War arms treaty limiting conventional military forces of Europe.

    Russia abandoned it in 2007 over U.S. plans to install a missile shield in Eastern Europe.

    The Conventional Forces in Europe treaty (CFE) limits the deployment of troops and military hardware across Europe.

    "Even our American partners understand that it cannot work anymore in the form in which it is now," Serdyukov said, adding that the treaty "needs to be more up-to-date and match the realities of today."

    NATO countries have said they will only ratify an adapted CFE treaty once Moscow lives up to a pledge made in 1999 to pull its troops out of former Soviet republics Georgia and Moldova.

    "We stand by our position on the treaty and have firmly stated that we will not lift our moratorium until our conditions are accepted and we are offered options that suit us," Serdyukov said.

    The issue is expected to be discussed when Russia attends talks during a NATO summit in Lisbon in November.

    Sumber: DN
    Readmore --> English News : Russia To Supply Syria With Cruise Missiles

    Tes Terbang Sukhoi di Lanud Hasanuddin Pagi Ini Batal


    Empat orang teknisi Sukhoi asal Rusia kembali ke hanggar Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin, usai melayat tiga jenazah rekannya yang diangkut pesawat Antonov untuk dikembalikan ke negara asalnya.

    Sukhoi jenis SU 27 SKM yang baru tiba pada 10 September lalu terparkir di hanggar Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin.

    Jakarta - Tes terbang atau flight test pesawat tempur Sukhoi yang dijadwalkan pukul 07.00 Wita pagi ini (18/9/2010), di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, batal dilaksanakan.

    Sebelumnya, pada Kamis (16/9), Danlanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama Agus Supriatna menyebutkan rencana Flight Test 2 jet Sukhoi jenis SU/27 SKM dijadwalkan pada Jumat kemarin (17/9). Namun pada jumat kemarin, pukul 09.00-10.00 Wita hanya satu pesawat yang melakukan tes terbang.

    Dari tes terbang satu Sukhoi kemarin, Danlanud menyebutkan hasilnya sangat baik dan tidak ada masalah.

    Menurut Kaur Penerangan Umum & Pasukan Lanud Sultan Hasanuddin, Kapten (Pnb) Agus Subagyo yang dihubungi detikcom, pilot Sukhoi asal Rusia batal melaksanakan tes terbang Sukhoi SU/27 SKM single seat dan sedianya akan dilanjutkan pada Senin nanti (20/9/2010). "Hari ini mereka off, tidak ada Flight Test, tapi perakitan Sukhoi satunya tetap dilanjutkan," ujar Agus.

    Agus juga membantah batalnya pelaksanaan tes terbang Sukhoi dipengaruhi suasana berduka dari para teknisi Sukhoi. "Tidak ada pengaruhnya itu, mereka kan ngejar kontrak, itu tanggung jawabnya," pungkas Agus.

    Rencananya, setelah ketiga Sukhoi rampung dirakit dan sudah dinyatakan layak terbang, ketiga Sukhoi tersebut akan bergabung dengan 7 pesawat Sukhoi milik Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin lainnya, untuk terbang menuju lapangan terbang Halim Perdana Kusuma di Jakarta pada 30 September nanti. Sepuluh pesawat Sukhoi tersebut nantinya akan berpartisipasi dalam perayaan HUT TNI pada 5 Oktober mendatang.

    Sumber: DETIK
    Readmore --> Tes Terbang Sukhoi di Lanud Hasanuddin Pagi Ini Batal

    Menlu Aussie Harus Bantah Soal 'Investigasi' Terhadap Densus

    Hikmahanto Juwana (Foto: Koran SI)

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI diminta untuk mendesak Kedubes atau Kemenlu Australia untuk membantah secara resmi laporan media negara itu terkait kesalahan penggunaan istilah ‘investigasi’ dugaan penyiksaan tahanan separatis oleh Densus 88 di Maluku.

    Pada Jumat kemarin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan pihaknya mendapat penjelasan dari Kedubes Australia di Indonesia bahwa ada salah kutip dari media Australia.

    “Seharusnya Kemenlu meminta Kedubes atau Kemenlu Australia untuk melakukan bantahan berita terkait dengan salah kutip istilah investigasi di Sydney Morning Herald,” tutur ahli hukum internasional dari Universitas Indonesia (UI) kepada okezone, Sabtu (18/9/2010).

    Hikmahanto menjelaskan tujuan bantahan tersebut agar publik Australia tidak memiliki persepsi yang salah seolah-olah Indonesia mudah untuk diintervensi dengan tindakan staf Kedubes Australia yang melakukan ‘investigasi'.

    Kedubes Australia, lanjutnya, tidak seharusnya hanya mengklarifikasi atau membantah berita salah kutip tersebut ke media Indonesia.

    “Permintaan Kemenlu Indonesia kepada Kedubes Australia agar tidak terkesan Kemenlu lemah dan kurang responsif dalam berdiplomasi di mata publik Indonesia,” tandasnya.

    Dalam kesempatan itu Faizasyah juga mengatakan pihak Australia menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi atas tuduhan penganiayaan tersebut. Lebih lanjut, pihak Indonesia khususnya Kepolisian Indonesia juga telah mengambil sikap untuk menolak bantuan Australia.

    "Kalau pun ada investigasi oleh kepolisian kita, tidak melibatkan pihak asing sekalipun mereka ada kontribusi terhadap pelatihan, tapi tidak memberikan hak dan kewenangan dalam negeri kita,” jelas Faizasyah kemarin.

    Sumber: OKEXONE
    Readmore --> Menlu Aussie Harus Bantah Soal 'Investigasi' Terhadap Densus

    Pangeran William Lulus Jadi Pilot Helikopter

    LONDON - Pangeran William akan memulai karier barunya sebagai pilot helikopter regu penyelamat Angkatan Udara Inggris, setelah dirinya dinyatakan lulus dari proses pelatihan.

    Pangeran yang berada di urutan kedua pewaris tahta Kerajaan Inggris ini, akan bertugas sebagai ko-pilot helikopter Sea King. Dia akan menjadi bagian dari kru yang berjumlah empat orang dan berbasis di markas Royal Air Force (RAF) di Anglesey, sebelah barat laut Wales.

    "Pelatihan itu memang amat menantang, tetapi saya benar-benar menikmatinya," ungkap pangeran berusia 28 tahun seperti dikutip Reuters, Sabtu (18/9/2010). Dengan lulus dari pelatihan, William akan berpangkat letnan penerbang.

    Putra pertama Pangeran Charles itu mengaku, jika dirinya amat menyukai terbang. Dia juga menyatakan, "menjadi kehormatan besar untuk dapat bergabung dan bertugas dengan regu penyelamat."
    Selama mengikuti pelatihan, William menyelesaikan pelatihan selama 70 jam terbang langsung dan 50 jam pelatihan melalui simulator.

    Mengabdi untuk militer Inggris bukanlah yang tidak biasa dilakukan oleh Kerajaan Inggris. Sebelum Pangeran William, adiknya Pangeran Harry sempat bertugas di Afghanistan bersama Angkatan Darat Inggris.

    Sumber: OKEZONE
    Readmore --> Pangeran William Lulus Jadi Pilot Helikopter

    AS Berharap RI Berperan Atasi Konflik Timur Tengah

    WASHINGTON - Amerika Serikat dan Indonesia berkomitmen untuk menguatkan kerja sama global dalam bergabagi bidang, termasuk mengupayakan perdamaian di Timur Tengah.

    Komitmen itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan Menlu Marty Natalegawa yang bertemu di sela pertemuan Join Comission di Washington, Jumat kemarin waktu setempat.

    “Indonesia bukan hanya sekadar patner bilateral, namun juga pemimpin untuk dari isu-isu penting yang dihadapi dua negara,” ujar mantan Ibu Negara itu seperti dikutip AFP, Sabtu (18/9/2010).

    Sementara itu Marty mengatakan dua negara yang jumlah penduduknya terbesar ketiga dan keempat di dunia sudah selayaknya mempererat kerja sama satu sama lain di kancah internasional.

    “Kami siap untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam mendorong upaya saling memahami di manapun ada konflik. Apa pun isunya, konflik Israel-Palestina atau isu nuklir di Semenanjung Korea, kami akan selalu mengambil bagian dalam mencari solusi,” ujar Marty.

    Sumber: OKEZONE
    Readmore --> AS Berharap RI Berperan Atasi Konflik Timur Tengah

    Tim Robot ITS Siap Bersaing di Mesir

    iilustrasi

    JAKARTA(SINDO) – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh kemarin melepas keberangkatan tim robot Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS ke kontes robot internasional ABU Asia Pacific Robot Contest (ABUROBOCON) 2010 di Kairo, Mesir.

    Kontes bergengsi ini akan berlangsung pada 20–21 September 2010. Menurut Mendiknas, keikutsertaan Indonesia pada kontes robot dunia ini merupakan yang kesembilan kalinya.Sebelumnya,tim Indonesia yang diwakili oleh tim PENS ITS juga pernah menjadi juara pertama di Fukushima, Jepang pada tahun 2000 lalu. ”Targetnya adalah juara karena mereka pernah jadi juara,”ujarnya dalam keterangan pers di gedung Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Jakarta,kemarin. Tim robot yang dinamai Mio-rEi tersebut beranggotakan Bayu Sandi Martha, Muh Ali Anang Lubis, Rahardhita Widyatra Sudibyo, Zainul Arifin, Putus Dadar Gumilang,dan Adityo Sarjono.

    Mereka mewakili Indonesia setelah menjadi juara pada ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2010 pada Juni 2010 di Universitas Muhammadiyah Malang. Pada ABU-ROBOCON 2010 tim Indonesia akan berkompetisi dengan 16 negara peserta dan 17 tim. Sedangkan tuan rumah Mesir menyertakan dua tim.Adapun saingan terberat yang bakal dihadapi Mio-rEi adalah China, Vietnam, Malaysia, dan Jepang.

    ”Saingan terberat terutama China dan Vietnam karena memiliki tingkat kecepatan hampir sama sehingga persaingannya nanti akan ketat sekali,” kata Direktur PENS ITS Dadet Pramadihanto.JAKARTA(SINDO) – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh kemarin melepas keberangkatan tim robot Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS ke kontes robot internasional ABU Asia Pacific Robot Contest (ABUROBOCON) 2010 di Kairo, Mesir.

    Kontes bergengsi ini akan berlangsung pada 20–21 September 2010. Menurut Mendiknas, keikutsertaan Indonesia pada kontes robot dunia ini merupakan yang kesembilan kalinya.Sebelumnya,tim Indonesia yang diwakili oleh tim PENS ITS juga pernah menjadi juara pertama di Fukushima, Jepang pada tahun 2000 lalu. ”Targetnya adalah juara karena mereka pernah jadi juara,”ujarnya dalam keterangan pers di gedung Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Jakarta,kemarin. Tim robot yang dinamai Mio-rEi tersebut beranggotakan Bayu Sandi Martha, Muh Ali Anang Lubis, Rahardhita Widyatra Sudibyo, Zainul Arifin, Putus Dadar Gumilang,dan Adityo Sarjono.

    Mereka mewakili Indonesia setelah menjadi juara pada ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2010 pada Juni 2010 di Universitas Muhammadiyah Malang. Pada ABU-ROBOCON 2010 tim Indonesia akan berkompetisi dengan 16 negara peserta dan 17 tim. Sedangkan tuan rumah Mesir menyertakan dua tim.Adapun saingan terberat yang bakal dihadapi Mio-rEi adalah China, Vietnam, Malaysia, dan Jepang.

    ”Saingan terberat terutama China dan Vietnam karena memiliki tingkat kecepatan hampir sama sehingga persaingannya nanti akan ketat sekali,” kata Direktur PENS ITS Dadet Pramadihanto.

    Sumber: SINDO
    Readmore --> Tim Robot ITS Siap Bersaing di Mesir

    Hubungan RI-Rusia Dipastikan Tetap Baik



    DIPULANGKAN: Tiga jenazah teknisi Sukhoi dimasukkan ke pesawat Antonov 124-100 di Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, kemarin, untuk dipulangkan ke Rusia.


    MAKASSAR (SINDO) – Kematian tiga orang teknisi pesawat tempur Sukhoi di kompleks Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dijamin tidak akan memengaruhi hubungan kerja sama antara Indonesia dan Rusia.

    Hal tersebut ditegaskan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar Marsma TNI Agus Supriatna. Dia mengungkapkan,Pemerintah Rusia sudah berkomitmen akan terus melakukan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia, khususnya dalam pembelian pesawat canggih tersebut. ”Hubungan kita tidak ada masalah sampai sekarang dan tetap berjalan bagus.Buktinya Rusia langsung mengirim tiga orang timteknisi Sukhoi sebagai pengganti yang meninggal,”ujarnya,kemarin. Bahkan, kata Agus, sudah ada komitmen dari Rusia untuk menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kematian ketiga warga negaranya kepada petugas Polri dan TNI AU.

    Agus yang ditemui di sela-sela pemulangan ketiga jenazah tim pesawat Sukhoi di Lanud Sultan Hasanuddin menjelaskan, sudah tidak ada lagi masalah mengenai kasus keracunan zat metanol (spiritus) tersebut. Ketiga jenazah tim Sukhoi yang dipulangkan ke Rusia, yakni Alexander Poltorak Meksandre, Vorovin Sergei,dan Koronov Viktor Sapanov.Mereka meninggal dunia pada Senin (13/9) lalu. Jenazah ketiganya diangkut menggunakan pesawat Antonov AN-124-100.Antonov tersebut merupakan pesawat yang mengangkut tiga unit Sukhoi jenis SU-27 SKM ke Lanud Hasanuddin pada bulan ini. Proses pemulangan ketiganya berlangsung pukul 15.30 Wita.

    Dua jam sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat juga hadir di Lanud Hasanuddin dan sempat melakukan pertemuan tertutup dengan Danlanud Agus Supriatna dan Kapolda Sulselbar Irjen Pol Johny Wainal Usman. Belum diketahui isi pembicaraan antara para jenderal tersebut.Agus Supriatna menegaskan, KSAU datang ke Makassar hanya transit dan tidak berhubungan dengan kematian ketiga tim teknisi Sukhoi. Ketua Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Sulselbar dr Mauluddin Mansyur mengungkapkan, dalam kepulangan ketiga warga Rusia tersebut juga diikutkan sertifikat kematian internasional serta sejumlah barang pribadi milik korban. Menurut dia, zat metanol yang menewaskan ketiga warga Rusia ini merupakan racun pembunuh yang bekerja dalam tempo lambat.

    Waktu kerjanya antara 12 jam sampai 48 jam setelah mengonsumsi zat itu.”Jika korbannya tidak meninggal dunia,bisa saja zat beracun ini menyebabkan gangguan pada penglihatan,”katanya. Sementara itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro memastikan kasus kematian tiga teknisi Sukhoi tidak memengaruhi proses perakitan pesawat tersebut. Purnomo menjamin penyelesaian pekerjaan perakitan akan sesuai rencana. Dia mengatakan rencana tiga pesawat Sukhoi itu akan terbang perdana pada peringatan HUT TNI pada 5 Oktober mendatang. “Tanggal 5 Oktober tiga Sukhoi kita terbang,” ujar Purnomo saat mengunjungi SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, kemarin.

    Tiga Sukhoi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyempurnakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI,khususnya melengkapi kekuatan Skadron Sukhoi hingga mencapai 16 unit pesawat. Saat ini jumlah pesawat tempur yang dipunyai Skadron Sukhoi telah mencapai 10 unit.

    Sumber: SINDO
    Readmore --> Hubungan RI-Rusia Dipastikan Tetap Baik

    KSAU Resmikan Batalyon 468 Paskhas Biak

    Biak (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP, meresmikan operasional batalyon 468 Sarotama Pasukan Khas di kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu.

    Dari Biak dilaporkan, prosesi peresmian operasional batalyon 468 Sarotama Paskhas diawali upacara militer serta dimeriahkan berbagai atraksi oleh prajurit pasukan elit TNI AU.

    Peresmian operasional batalyon 468 Sarotama Paskhas dimeriahkan acara terjun payung gabungan pasukan TNI/Polri, demo bela diri militer, tari kecak serta tarian pergaulan ala Papua "Yosim Pancar"

    Keberadaan Batalyon 468 Sarotama Paskhas yang bermakrkas di kabupaten Biak Numfor, merupakan satu-satunya pasukan elit TNI AU yang dioperasikan di Papua dan Papua Barat.

    Sejumlah warga Biak dan sekitarnya tampak hadir di sekitar markas batalyon 468 Paskhas untuk menyaksikan atraksi terjung payung yang diperagakan prajurit TNI/Polri sebanyak 60 orang.

    Sementara itu, pada Jumat malam Bupati Yusuf Melianus Maryen bersama jajaran Muspida se kabupaten Biak Numfor dan Kasdam XVII Cenderawasih, Waka Polda Papua melakukan acara jamuan makan bersama KSAU di arerotel Irian Jalan Muhammad Yamin.

    Menjelang peresmian operasional batalyon 486 Sarotama Paskhas, aktivitas warga kota Biak sekitarnya tetap berjalan lancar dan kondusif, semua kegiatan masyarakat berlangsung normal.

    Taksi angkutan penumpang dan angkutan ojek, pertokoan sekolah, fasilitas umum, pasar, bandara, pelabuhan dan perkantoran perusahaan swasta tetap beroperasi seperti hari biasanya.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> KSAU Resmikan Batalyon 468 Paskhas Biak

    Panglima TNI Mohon Diri

    Jakarta, Kompas - Tidak seperti biasanya, Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Djoko Santoso menjadi inspektur dalam upacara rutin 17-an di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (17/9). Dalam kesempatan ini, Djoko mohon doa restu dari seluruh keluarga besar TNI berkaitan dengan rencana purnatugasnya pada akhir bulan ini.

    Djoko Santoso, yang telah menjadi Panglima TNI selama hampir dua tahun sembilan bulan, baru saja genap berusia 58 tahun pada 8 September lalu dan akan resmi pensiun pada 30 September. Oleh karena itu, dalam upacara rutin ini, Djoko menyampaikan permohonan dirinya yang sebentar lagi akan digantikan oleh Panglima TNI yang baru. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengajukan nama Laksamana Agus Suhartono, yang saat ini tengah menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut, sebagai calon tunggal Panglima TNI.

    Sejak awal Januari 2008 menjabat Panglima TNI, Djoko Santoso mengakui banyak hal yang masih harus disempurnakan walaupun tugas-tugas operasional yang diemban TNI secara umum telah terlaksana dengan baik.

    Ia memberikan penghargaan terhadap kerja keras para prajurit TNI dengan berbagai keterbatasan yang ada.

    Serah terima

    Sementara itu, Agus Suhartono melantik sekaligus dua jabatan strategis Komandan Komando Pendidikan TNI Angkatan Laut di Surabaya.

    Jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) diserahterimakan dari Laksamana Muda Didi Setiadi kepada Laksamana Muda Sumartono. Sementara jabatan Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut diserahterimakan dari Laksamana Muda Sumartono kepada Laksamana Pertama Sadiman.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Panglima TNI Mohon Diri

    Brasil Tolak Peran NATO


    Rio de Janeiro, Rabu - Menteri Pertahanan Brasil Nelson Jobim Made menegaskan penolakan atas campur tangan militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara atas keamanan di Amerika Latin. Brasil menyatakan, kawasan merupakan tanggung jawab sejumlah negara di Amerika Latin.

    ”Keberadaan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) di kawasan ini tidak tepat,” kata Jobim, Kamis (16/9), kepada wartawan Brasil sebagaimana dikutip kantor berita UPI. ”Cara-cara pengamanan di dua sisi Atlantik jelas berbeda,” ujar Jobim.

    Brasil menentang manuver NATO, terutama Amerika Serikat, yang berniat menancapkan kuku pertahanan di kawasan. Brasil juga ingin mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan di kawasan lewat sebuah kursi permanen di Dewan Keamanan PBB, yang diupayakan Presiden Brasil Luiz Inacio ”Lula” da Silva lewat lobi-lobi dengan sejumlah anggota PBB.

    Sejak 2008, Lula da Silva sudah mencanangkan program regenerasi militer. Hal ini juga terkait dengan penemuan sejumlah lokasi pertambangan minyak di Brasil. Pengembangan kekuatan militer juga didorong kesadaran Brasil sebagai salah satu kekuatan utama kawasan yang sedang bertumbuh.

    Brasil ingin menekankan hubungan yang setara dengan NATO. Untuk memperkuat ambisi itu, Brasil juga menekankan tentang perlunya kerja sama pertahanan dengan sejumlah negara di kawasan, termasuk Argentina. ”Brasil ingin menjadi kekuatan utama setelah menyadari posisinya di kawasan,” kata pakar hubungan internasional dari Akademi Angkatan Laut Brasil, Sabrina Medeiros.

    Belanja senjata

    Sehubungan dengan itu, Brasil kini sedang gencar mengadakan jenis-jenis persenjataan untuk mendukung ambisinya. Kedutaan Besar Inggris di Brasil, Selasa lalu, mengungkapkan, Inggris kini berusaha memenuhi pesanan Brasil untuk membuat 11 kapal perang untuk memperkuat pertahanan laut.

    Hal ini ditujukan untuk menjaga cadangan minyak yang banyak ditemukan di lepas pantai negara itu. Brasil pada tahun 2007 menemukan ladang minyak besar di lepas pantai Rio de Jeneiro dan Sao Paulo. Penemuan tersebut dapat membawa Brasil menjadi penghasil minyak terbesar dalam 20 tahun mendatang, yang akan mampu memproduksi 7,9 miliar barrel.

    ”Menteri Pertahanan Inggris Gerald Howarth telah menyampaikan hal tersebut kepada Panglima Angkatan Laut Brasil Julio Soares de Moura Neto,” ungkap keterangan pers Kedubes Inggris di Brasil.

    Howarth mengungkapkan, telah mewaspadai Brasil tentang kemungkinan ada tawaran internasional lain menyangkut pertahanan. Namun, lanjut Howarth, Inggris punya keyakinan tentang bobot kontrak pertahanan Inggris-Brasil karena merupakan proyek antarpemerintah.

    Howarth menegaskan, permintaan Brasil bahwa kontrak tersebut meliputi paket alih teknologi secara penuh bukan merupakan halangan.

    Ia menambahkan, Inggris memiliki pengalaman luas dalam hal ini, seperti kesepakatan kontrak penjualan pesawat tempur ke India yang juga meliputi alih teknologinya.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Brasil Tolak Peran NATO

    Friday, September 17, 2010 | 9:22 PM | 0 Comments

    Investasi Industri Komponen Kapal Akan Ditarik

    JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha menarik investasi industri komponen kapal dari sejumlah negara di kawasan Asia Timur. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pengerjaan pembangunan kapal di dalam negeri.

    Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika (IATT) Kemenperin Budi Darmadi mengatakan timnya tengah melakukan roadshow ke berbagai negara, yang di antaranya adalah Korea Selatan, Jepang, dan China.

    “Kita akan tarik investasi, investor asing masuk menggandeng perusahaan lokal untuk memperkuat industri komponen kapal, sehingga beban galangan kapal untuk memproduksi komponen bisa dikurangi,” kata Budi di Jakarta, Jumat (17/9/2010).

    Budi menjelaskan, industri komponen kapal diharapkan dapat dibangun secara terpisah (spin off) dari industri galangan kapal. Penggabungan ini, lanjutnya, menyebabkan proses pembuatan kapal menjadi lama. Dengan adanya spin off, kata dia, proses pembuatan kapal bisa dipersingkat menjadi satu dari 1,5 tahun.

    “Kalau bisa spin off, industri galangan kapal ke depannya hanya menjadi perakit kapal. Bengkel-bengkel galangan kapal selama ini masih memotong plat dan memproduksi pintu. Dengan spin off, pengerjaan kapal menjadi cepat,” jelasnya.

    Sekjen Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Wing Wirjawan mengatakan sejauh ini industri komponen kapal di dalam negeri tidak berjalan secara maksimal.

    “Jika ada investasi dari luar, maka akan mendorong industri komponen dalam negeri untuk meningkatkan produksinya. Akan tetapi sayangnya, komponen kapal masih didominasi oleh impor. Paling penting adalah mempermudah aturannya,” kata Wing.

    Wing menambahkan, sejumlah perusahaan galangan kapal masih memacu kapasitas reparasi hingga ekspansi galangan kapal baru, karena daya tampung yang terbatas. Sehingga, sebagian besar pemilik kapal atau perusahaan pelayaran nasional mengalihkan ordernya ke galangan lain di luar negeri

    Sumber: OKEZONE
    Readmore --> Investasi Industri Komponen Kapal Akan Ditarik

    12 Pulau Terluar Peroleh Perhatian Khusus

    Pulau Sebatik (Foto: Berita Hankam)

    Kulon Progo (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan 12 pulau terluar di wilayah Indonesia memperoleh perhatian khusus dari pemerintah, karena berpotensi menimbulkan konflik dengan negara tetangga yang berbatasan langsung dengan pulau itu.

    Hal itu dikatakan menteri pertahanan (menhan) usai meresmikan Pondok Transit Gratia Sendangsono, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat.

    Ia menyebutkan 12 pulau terluar itu di antaranya Pulau Sebatik di Nunukan, Kalimantan Timur, yang berbatasan dengan Malaysia, Pulau Rondo di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam berbatasan dengan India, Pulau Sekatung di Kepulauan Natuna berbatasan dengan Vietnam, serta Pulau Mianggas di Sulawesi Utara berbatasan dengan Filipina.

    TNI Angkatan Laut (AL), kata dia terus mengintensifkan patroli rutin di pulau-pulau tapal batas tersebut.

    "Oleh karena itu, peran TNI AL lebih dominan dalam pengawasan perbatasan dengan wilayah negara lain, sementara TNI Angkatan Darat (AD) dan TNI Angkatan Udara (AU) hanya memback-up," katanya.

    Sebab, menurut Menhan Purnomo Yusgiantoro, untuk membangun "helipad" atau tempat mendarat helikopter sulit dilakukan, karena kondisi geografis pulau-pulau itu umumnya berbukit-bukit.

    Ia mengatakan disamping meningkatkan patroli pengamanan wilayah, penguatan segi ekonomi dan infrastruktur di pulau terluar di wilayah perbatasan tersebut juga memiliki andil besar dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    "Pembangunan infrastruktur meliputi pengadaan sumber mata air bersih, dan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Sebelumnya, saya sudah berkecimpung lama dalam dua sektor tersebut," kata mantan Menteri Enerji dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.

    Saat ditanya mengenai keterkaitan jabatannya sebagai menhan dalam peresmian Pondok Transit itu, Purnomo mengatakan kedatangannya ke Kabupaten Kulon Progo merupakan urusan pribadi.

    "Saya kemari sebagai Purnomo Yusgiantoro saja, tanpa embel-embel menteri pertahanan, maupun mengemban tugas kenegaraan," katanya.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> 12 Pulau Terluar Peroleh Perhatian Khusus

    Pengamanan Wilayah Mabes TNI AL Tingkatkan Koordinasi

    SURABAYA, KOMPAS.com — Markas Besar TNI Angkatan Laut terus berupaya meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan perairan dari instansi terkait dalam pengamanan wilayah perbatasan dengan negara tetangga.

    Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Agus Suhartono kepada wartawan di Surabaya, Jumat (17/9/2010), mengemukakan, jumlah kekuatan personel dan sarana pendukung yang ditempatkan di wilayah perbatasan sudah cukup memadai.

    "Prinsipnya, jumlah personel dan peralatan yang kita gelar di wilayah perbatasan sudah memenuhi kalau dihadapkan dengan luas wilayah. Yang perlu ditingkatkan adalah manajemen pengelolaan dan koordinasi dengan aparat dari instansi terkait," paparnya.

    Ditemui seusai serah terima jabatan Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL (Kobangdikal), KSAL mengatakan, penempatan personel TNI AL di wilayah perbatasan dilakukan dengan skala prioritas karena luasnya wilayah perairan Indonesia.

    "Kalau dihadapkan pada luas wilayah, hitungannya memang harus ideal. Artinya, semua wilayah harus bisa di-cover. Tetapi, kalau dihadapkan pada kekuatan minimal, kita gunakan skala prioritas," ujarnya.

    "Kekuatan minimal itu sudah menghitung hal-hal yang diperlukan, bukan berarti minimal sekali. Minimal bagi TNI AL itu mampu melakukan operasi amfibi, pengamanan operasi laut di sejumlah wilayah, mampu mengangkut batalyon laut, dan menangkal sabotase di laut," tambah KSAL.

    KSAL mencontohkan wilayah perbatasan di Kalimantan Timur, Selat Malaka, dan Laut Aru yang perlu mendapat prioritas pengamanan karena ancaman kerawanannya cukup tinggi.

    "Untuk wilayah-wilayah yang tingkat ancamannya kecil, tidak perlu mendapat prioritas, tapi tetap ada penempatan personel dengan jumlah lebih sedikit dibanding wilayah yang rawan," katanya.

    Agus Suhartono mengatakan, TNI AL mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah dalam penyelesaian batas maritim dengan negara-negara tetangga agar konflik perbatasan seperti yang terjadi dengan Malaysia bisa dicegah.

    "Tanpa adanya batas wilayah yang jelas, akan sulit bagi kita untuk menentukan ini punya siapa dan yang itu punya siapa," katanya menegaskan.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Pengamanan Wilayah Mabes TNI AL Tingkatkan Koordinasi

    Latihan Perang, Anggota TNI Tewas Kena Bom

    illustrasi

    BALIKPAPAN – Risiko seorang prajurit. Seorang anggota TNI Angkatan Darat, Serka Buana (40), tewas setelah terkena ledakan bom jenis TNT saat berlatih perang di Balikpapan.

    Berdasarkan penuturan Pangdam Mulawarman, Mayjen Tan Aspan, Buana tewas saat sedang latihan penyeberangan di Sungai Manggar pada pukul 14.30 Wita, Jumat (17/9/2010) siang tadi.

    “Saat latihan teknik penyeberangan akan segera dimulai, ternyata masih ada satu kabel yang masih menyambung, sehingga bom pun meledak,” tegas Tan Aspan saat dikonfirmasi wartawan di Rumah Sakit Dr Hardjanto.

    Menurutnya, latihan tersebut sebenarnya sudah sesuai dengan prosedur. Namun, entah mengapa terdapat satu saluran kabel yang masih tersambung hingga akhirnya bom seberat 350 gram tersebut meledak.

    Selain menewaskan Serka Buana, kejadian ini juga membuat sejumlah personel TNI lainnya mengalami luka sedang. Mereka adalah Praka Handri dan Praka Rivai yang mengalami cedera di mata dan luka bakar, serta Praka Rudi yang mengalami luka di tangan. Ketiganya masih menjalani perawatan di RS Dr Hardjanto.

    Rencananya, jenazah Serka Buana akan diterbangkan malam ini juga ke kampung halamannya di Kebumen. Hingga kini, suasana rumah sakit masih ramai oleh sejumlah perwira dan prajurit TNI dari Kodam Mulawarman

    Sumber: OKEZONE
    Readmore --> Latihan Perang, Anggota TNI Tewas Kena Bom

    English News: Indonesia confirms plans to buy six more Su fighters from Russia


    The $300 million contract signed in August 2007 stipulated the delivery of six Su-30MK fighter planes.

    Indonesia's Air Force chief of staff Marshal Imam Sufaat said on Friday his country planned to buy six more Sukhoi fighter jets from Russia, the Jakarta Post reported.

    He said the purchase would be on the Defense Ministry's long-term agenda, but was not sure when the plan would be implemented.

    "The existing squadron of Sukhois remains insufficient to give a deterrent effect given our vast territory," Imam told the Antara news agency.

    He said the proposal was already approved by the country's president, President Susilo Bambang Yudhoyono.

    Indonesia bought three Russian fighter jets in 2003. The $300 million contract signed in August 2007 stipulated the delivery of six Su-30MK fighter planes. Three aircraft were delivered in February 2009, another two were handed over to Indonesia on September 10, and one was taken to Indonesia on Thursday.

    JAKARTA, September 17 (RIA Novosti)

    From: RIA
    Readmore --> English News: Indonesia confirms plans to buy six more Su fighters from Russia

    Jimmy Carter: Korea Utara Ingin Perdamaian

    WASHINGTON--MI: Mantan Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter meminta Washington mengupayakan perdamaian dengan Korea Utara karena para pemimpin negara komunis itu menginginkan hubungan lebih baik dengan negara-negara di dunia.

    Dalam pernyataan publik pertamanya mengenai misinya bulan lalu ke Korea Utara untuk membebaskan seorang tahanan AS, Carter mengatakan, para pemimpin negara itu menyuarakan kekhawatiran atas tekanan akhir-akhir ini yang dilakukan oleh Korea Selatan dan AS.

    "Mereka juga mengatakan, siap menunjukkan keinginan bagi perdamaian dan denuklirisasi," tulis Carter dalam artikel Kamis (16/9) di The New York Times.

    "Mereka menyebut perundingan enam pihak sebagai 'dijatuhi hukuman mati namun belum dieksekusi'," kata Carter, menunjuk pada perundingan denuklirisasi dimana Korea Utara menarik diri tahun lalu.

    Cater -- yang merundingkan sebuah perjanjian terdahulu untuk mengakhiri krisis dengan Korea Utara pada 1994 -- menegaskan kepada orang-orang Korea Utara bahwa ia bukan utusan AS. Namun, ia menyatakan menyampaikan pesan mereka (Korea Utara) kepada Washington.

    "Penyelesaian Semenanjung Korea sangat penting bagi perdamaian dan stabilitas di Asia, dan hal ini sudah terlalu lama melampaui batas waktu," kata penerima Nobel Perdamaian itu.

    "Pesan-pesan positif dari Korea Utara ini harus ditanggapi dengan agresif dan tanpa penundaan, dan setiap langkah dalam proses itu harus dipastikan secara hati-hati dan menyeluruh," tambahnya.

    Selama kunjungannya ke Korea Utara, Carter bertemu dengan pemimpin-pemimpin senior namun tidak dengan Kim Jong-Il karena pemimpin tertinggi itu sedang melawat ke China.

    Dalam artikel opini itu, Carter tidak menyinggung-nyinggung penenggelaman kapal Korea Selatan Cheonan pada Maret.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Jimmy Carter: Korea Utara Ingin Perdamaian

    Pangdam Cenderawasih Bantah TNI Terlibat Pemilukada Keerom

    Prajurit di Kodam XVII Cenderawasih(foto: berita hankam)

    Sentani (ANTARA News) - Panglima Komando Militer (Pandam) XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Hotma Marbun, membantah keterlibatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) pada pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) di Kabupaten Keerom, Papua.

    "Kalau ada yang mengatakan bahwa ada keterlibatan TNI pada pemilu kepala daerah (Pemilukada) kada di Keerom laporkan ke saya, tetapi harus disertai bukti dan fakta yang konkret," kata Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih, di Sentani, Jumat.

    Kalau benar-benar ada berdasarkan bukti yang akurat, kata Hotma Marbun, maka pihaknya tidak akan segan-segan menindak anggota yang terlibat. Karena anggota TNI dilarang keras berpolitik, apalagi memberikan dukungan kepada salah satu calon pada pemilihan gubernur, walikota, bupati dan pemilu legislatif.

    Untuk menghindari hal tersebut, ia mengemukakan, selalu mengingatkan anggota TNI di lingkungan Kodam XVII Cenderawasih agar tidak terjun ke dunia politik.

    Pernyataan itu disampaikannya menyusul adanya dugaan yang dilontarkan tim sukses salah satu kandidat bupati dan wakil bupati Kabupaten Keerom. Dugaan keterlibatan anggota TNI untuk memenangkan salah satu kandidat dibantah keras Pangdam XVII Cenderawasih.

    Ia mengatakan, kalau tuduhan tersebut tidak bisa dibuktikan, maka pihaknya akan menggugat orang atau kelompok yang menuding anggota TNI terlibat pada pemilukada di Keerom.

    "Kalau tidak dapat dibuktikan maka saya akan kembali menggugat pihak yang mengeluarkan tudingan tersebut," ujarnya.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Pangdam Cenderawasih Bantah TNI Terlibat Pemilukada Keerom

    Kemenlu: Australia Tak Akan Investigasi Densus 88

    JAKARTA - Pihak Australia sudah mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan pihaknya berkeinginan melakukan investigasi terhadap Densus 88 atas kecurigaan perlakuan penganiayaan terhadap kelompok separatis di Maluku. Australia menyebutkan pemberitaan tersebut merupakan kesalahan media di negaranya.

    "Dan mereka menjelaskan ada salah kutip dari media Australia, dan mereka sudah klarifikasi ke media nasional kita," ungkap Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah Negeri saat menggelar jumpa pers di kantor Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (17/9).

    Dalam klarifikasi tersebut, pihak Australia menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi atas tuduhan penganiayaan tersebut. Lebih lanjut, pihak Indonesia khususnya Kepolisian Indonesia juga telah mengambil sikap untuk menolak bantuan tersebut.

    "Kalau pun ada investigasi oleh kepolisian kita, tidak melibatkan pihak asing sekalipun mereka ada kontribusi terhadap pelatihan, tapi tidak memberikan hak dan kewenangan dalam negeri kita," jelasnya.

    Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Australia memerintahkan pejabatnya untuk melakukan investigasi dugaan penyiksaan oleh Densus 88 kepada tahanan politik anggota kelompok separatis di Maluku.

    Dari pernyataan tersebut disebutkan ada sekira 12 anggota kelompok separatis ditahan bulan lalu di Maluku. Mereka diduga mendapatkan penyiksaan oleh Densus 88 dengan cara ditutup matanya dan digebuk di wajah dan sekujur tubuh mereka, dengan menggunakan tongkat dan balok.

    Sumber: OKEZONE
    Readmore --> Kemenlu: Australia Tak Akan Investigasi Densus 88

    Menhan: Sudah Panas Pakai Vodka, Jebluk Cak!

    Magelang - Kasus tewasnya 3 teknisi perakit pesawat Sukhoi asal Rusia di Makassar murni kecelakaan. Hasil otopsi menunjukkan ketiga korban meninggal akibat keracunan methanol.

    Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan), Purnomo Yusgiantoro, usai memberikan ceramah ilmiah di SMU Taruna Nusantara, Jl. Raya Magelang- Purworejo Km 5 , Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (17/9/2010).

    "Bayangkan saja, di negaranya dia kalau suhu udara minus 40 derajat pakai Vodka anget enak. Di sini sudah panas pakai vodka, jebluk cak!" ujar Purnomo.

    Purnomo menambahkan, kasus ini tidak mempengaruhi kualitas perakitan pesawat Sukhoi. Perakitan pesawat tempur canggih itu diyakini sesuai jadwal dan akan resmi digunakan pada HUT TNI 5 Oktober nanti.

    "Tanggal 5 Oktober sudah bisa terbang tiga sukhoi kita. Kita akan terus bertahap memperkuat skuadron kita," kata

    Menurut Purnomo, jumlah Indonesia akan terus menambah jumlah pesawat sukhoi. Nantinya diharapkan mencapai satu skuadron penuh, yakni terdiri dari 16 pesawat .

    "Sekarang masih ada 10 pesawat shukoi yang akan diselesaikan pada tahap pertama. Setelah itu nanti akan terus bertambah terus dalam rangka menambah kekuatan pertahanan," kata Purnomo.

    Sumber: DETIK
    Readmore --> Menhan: Sudah Panas Pakai Vodka, Jebluk Cak!

    Tiga Jenazah Perakit Sukhoi Dipulangkan

    MAKASSAR, KOMPAS.com — Tiga jenazah tim penjamin (warranty) jet tempur Sukhoi yang merakit di Skuadron Teknik Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Makassar akan dipulangkan, Jumat (17/9/2010) sekitar pukul 15.00 Wita.

    Ketiga jenazah yang meninggal dunia sejak Senin (13/9/2010), yakni Alexander Poltorak Meksandri, (50) Voronim Sergei (55), dan Koronov Victor Savanoc (55), akan dipulangkan dengan menggunakan pesawat angkut Antonov 124-100.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar Kapten Agus mengatakan, ketiganya akan dipulangkan dengan menggunakan pesawat angkut Rusia.

    Ketiga jenazah itu sebelumnya diotopsi di Rumah Sakit Polri Bhayangkara pada Selasa (14/9/2010) dan ketiga jenazahnya juga sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Regional Wahidin Sudiro Husodo Makassar pada malam harinya.

    "Ketiga jenazah ini akan dipulangkan pada pukul 15.00 Wita setelah sempat ditempatkan di RSWS Makassar," ujarnya.

    Pesawat angkut Antonov 124-100 ini sebelumnya mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis malam sekitar pukul 20.30 Wita, dengan mengangkut pesanan jet tempur Sukhoi jenis SU-27 SKM.

    Setelah mengangkut jet tempur itu, awak pesawat Antonov itu akan pulang dengan mengangkut ketiga jenazah tersebut untuk dimakamkan di negara asalnya, Rusia.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Tiga Jenazah Perakit Sukhoi Dipulangkan

    Tiga Jenazah Perakit Sukhoi Dipulangkan

    MAKASSAR, KOMPAS.com — Tiga jenazah tim penjamin (warranty) jet tempur Sukhoi yang merakit di Skuadron Teknik Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Makassar akan dipulangkan, Jumat (17/9/2010) sekitar pukul 15.00 Wita.

    Ketiga jenazah yang meninggal dunia sejak Senin (13/9/2010), yakni Alexander Poltorak Meksandri, (50) Voronim Sergei (55), dan Koronov Victor Savanoc (55), akan dipulangkan dengan menggunakan pesawat angkut Antonov 124-100.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar Kapten Agus mengatakan, ketiganya akan dipulangkan dengan menggunakan pesawat angkut Rusia.

    Ketiga jenazah itu sebelumnya diotopsi di Rumah Sakit Polri Bhayangkara pada Selasa (14/9/2010) dan ketiga jenazahnya juga sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Regional Wahidin Sudiro Husodo Makassar pada malam harinya.

    "Ketiga jenazah ini akan dipulangkan pada pukul 15.00 Wita setelah sempat ditempatkan di RSWS Makassar," ujarnya.

    Pesawat angkut Antonov 124-100 ini sebelumnya mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis malam sekitar pukul 20.30 Wita, dengan mengangkut pesanan jet tempur Sukhoi jenis SU-27 SKM.

    Setelah mengangkut jet tempur itu, awak pesawat Antonov itu akan pulang dengan mengangkut ketiga jenazah tersebut untuk dimakamkan di negara asalnya, Rusia.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Tiga Jenazah Perakit Sukhoi Dipulangkan

    Tiga Jenazah Perakit Sukhoi Dipulangkan

    PEMINDAHAN JENAZAH - Jenazah teknisi pesawat tempur Sukhoi asal Rusia, Voltorax Alexander (55), dipindahkan petugas Kedokteran Kepolisian (Dokkes) Polda Sulsel dari kamar jenazah RS Stella Maris ke RS Bhayangkara, Makassar, Senin (13/9/2010). Alexander ditemukan dalam kondisi sekarat di kamarnya di area Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.

    MAKASSAR, KOMPAS.com — Tiga jenazah tim penjamin (warranty) jet tempur Sukhoi yang merakit di Skuadron Teknik Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Makassar akan dipulangkan, Jumat (17/9/2010) sekitar pukul 15.00 Wita.

    Ketiga jenazah yang meninggal dunia sejak Senin (13/9/2010), yakni Alexander Poltorak Meksandri, (50) Voronim Sergei (55), dan Koronov Victor Savanoc (55), akan dipulangkan dengan menggunakan pesawat angkut Antonov 124-100.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar Kapten Agus mengatakan, ketiganya akan dipulangkan dengan menggunakan pesawat angkut Rusia.

    Ketiga jenazah itu sebelumnya diotopsi di Rumah Sakit Polri Bhayangkara pada Selasa (14/9/2010) dan ketiga jenazahnya juga sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Regional Wahidin Sudiro Husodo Makassar pada malam harinya.

    "Ketiga jenazah ini akan dipulangkan pada pukul 15.00 Wita setelah sempat ditempatkan di RSWS Makassar," ujarnya.

    Pesawat angkut Antonov 124-100 ini sebelumnya mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis malam sekitar pukul 20.30 Wita, dengan mengangkut pesanan jet tempur Sukhoi jenis SU-27 SKM.

    Setelah mengangkut jet tempur itu, awak pesawat Antonov itu akan pulang dengan mengangkut ketiga jenazah tersebut untuk dimakamkan di negara asalnya, Rusia.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Tiga Jenazah Perakit Sukhoi Dipulangkan

    Tercatat Sudah 137 Pesawat yang akan Tampil di Bandung Air Show 2010


    Jumat, 17/09/2010 - 04:14

    BANDUNG, (PRLM).- Menjelang gelaran akbar Bandung Air Show (BAS) 2010 di Lanud Husein Sastranegara 23-26 September, persiapan telah mencapai 90 persen. Hingga saat ini, telah tercatat ada 137 pesawat yang akan ditampilkan dalam BAS nanti.

    Komandan Pangkalan Udara Husein Sastranegara Kolonel Pnb. Asep Adang Supriyadi didampingi Kadisops Letkol Nav. Triswan Larosa, menuturkan, ada beberapa pesawat berbadan besar yang akan ditampilkan dalam static show. "Seperti Hercules, N250, CN235. Nanti ada juga beberapa pesawat-pesawat milik TNI, sekolah-sekolah penerbangan, dan Federasi Aerosport Seluruh Indonesia. Selain itu, ada juga pesawat-pesawat aeromodelling," katanya kepada wartawan, di Lanud Husein Sastranegara, Kamis (16/9) sore.

    Beberapa pengisi acara lainnya yang sudah memastikan kehadirannya ialah penampilan pesawat tempur Hawk 100-200 dan F16. "Pesawat-pesawat tempur itu akan melintas saat acara nanti. Untuk pesawat Hawk, akan melintas pada pukul 10.00 WIB mulai tanggal 23 hingga 26 September. Sementara untuk pesawat F16, akan melintas setiap pukul 9.30 WIB pada tanggal 23 dan 24 September," katanya.

    Penampilan lainnya ialah tim akrobatik dari FASI serta terjun payung. "Untuk terjun payung, akan melibatkan puluhan orang yang terdiri dari satuan TNI, Polri, dan FASI. Sebelum tampil, akan ada latihan persiapan penerjunan yang dilakukan di sekitar Lanud Husein Sastranegara pada tanggal 20 hingga 22 September," katanya.

    Selain soal kedirgantaraan, ada juga tenda-tenda yang disiapkan Pemkot Bandung yang berisi kerajinan-kerajinan serta produk home industry. "Dan juga gerai-gerai dari BUMN industri strategis seperti Pindad, LAN, Inti, Dahana, LAPAN dan lainnya," kata Asep.

    Sumber: PIKIRAN RAKYAT
    Readmore --> Tercatat Sudah 137 Pesawat yang akan Tampil di Bandung Air Show 2010

    KSAL Ajukan Tiga Nama Calon Pengganti

    Surabaya (ANTARA News) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Suhartono mengungkapkan, telah mengajukan tiga nama calon sebagai pengganti untuk menempati posisi tersebut sehubungan dengan pencalonan dirinya menjadi Panglima TNI.

    Pernyataan itu diungkapkan Laksamana Agus Suhartono kepada wartawan usai memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL (Kobangdikal) di Surabaya, Jumat.

    Laksamana TNI Agus Suhartono merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada DPR untuk menjadi Panglima TNI, menggantikan Jenderal TNI Djoko Santoso yang akan memasuki masa pensiun.

    "Tiga nama sudah diajukan kepada Panglima TNI dan selanjutnya secara berjenjang Panglima TNI mengajukan nama-nama itu kepada Presiden. Siapa yang dipilih sebagai KSAL, sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden," katanya.

    Agus Suhartono tidak mengungkapkan nama-nama calon KSAL yang diajukan tersebut. Namun, dia menyebutkan ketiga calon merupakan perwira tinggi bintang tiga dan pernah menjabat sebagai Panglima Komando Utama (Pangkotama) di lingkungan TNI AL.

    Selain itu, lanjut Agus Suhartono, calon KSAL seyogyanya harus pernah bertugas di kapal, armada, komando pendidikan dan staf Mabes TNI AL.

    "Kalau pengalaman tugasnya makin lengkap berarti akan semakin bagus. Namun, ketiga calon itu punya peluang sama untuk dipilih dan semuanya telah memenuhi persyaratan untuk dicalonkan," katanya.

    Soal pencalonannya sebagai Panglima TNI, Agus Suhartono mengaku dirinya memang sudah diberitahu dan saat ini masih menunggu proses berikutnya, yaitu uji kepatutan dan kelayakan di DPR. "Saya akan mengikuti proses yang berjalan," katanya.

    DPR dijadwalkan membahas surat pengajuan calon Panglima TNI dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pekan depan.

    Laksamana TNI Agus Suhartono yang kelahiran Blitar, Jawa Timur pada 25 Agustus 1955, dilantik sebagai KSAL pada 9 November 2009 menggantikan Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno.

    Sebelumnya, dia pernah menjabat Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim, Asisten Operasi KSAL dan Irjen Departemen Pertahanan.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> KSAL Ajukan Tiga Nama Calon Pengganti

    HOT ISSUE Rusia Tawarkan TU22M3 Ke RI, Akankah Jadi DETERRENCE Di Asia?

    Topik ini saya posting karena Ada Permintaan dari rekan-rekan Pembaca setia MAJU INDONESIA KU untuk itu saya akan posting sekilas tentang TU-22m3 Backfife

    Tupolev Tu-22M3 Backfire C Bomber - Missile Carrier




    Tupolev Tu-22M3 Backfire C merupakan Sebuah pesawat khusus. Secara konseptual, pesawat tersebut merupakan pesawat supersonik yang lebih besar untuk tahun 1960-an seperti rekannya RAF bomber V, dengan persenjataan yang lebih modern setara dengan RAF's Blue rudal Avro Steel Mk.1 supersonik. Backfire tetap dalam produksi hingga 1993, dan diberi jam terbang rendah, armada TU-22m3 Rusia masih memiliki jam terbang yang lebih sedikit daripada jam terbang armada AS B-1B Lancer.

    Pendahuluan


    Dengan paparan publik baru-baru ini turbofan Xian PLA H-6K cruise pembawa rudal Badger jelas bahwa PLA bergerak maju dengan perencanaan untuk membuat armada pembom strategis dengan mencapai lebih dari warisan H-6 varian Badger, di bawah naungan dari "Second Island Chain Strategy". Armada ini meliputi upgrade surplus Angkatan Udara Rusia pesawat Tu-22M3 Backfire C dan Tu-95MS Bear H, dan baru-baru ini sedang membangun Tu-160 Blackjacks. Pada tahun 2005 Kepala Staf Udara Angkatan Udara Rusia akan mengamati perkembangan pesawat Tu-22M3 Backfire C dan Tu-95MS Bear H dimana disisa produksinya akan di ekspor ke China

    Dalam hal waktu untuk biaya penyebaran dan akuisisi, Backfire merupakan pesaing kuat dalam setiap flyoff yang kompetitif diantara pesawat sejenis. Bila mempunyai potensi dalam dampak strategis Backfire maka akan diupgrade kemampuannya terus menerus.



    Tupolev Tu-22M3 Backfire C

    Merupakan Varian terbaru dari Backfire dari generasi ketiga model Tu-22M3 Backfire C yang tetap diproduksi sampai 1993.

    Asal-usul paling awal dari Backfire di TU-22 Tu yang sebelumnya bernama Blinder, yang digunakan untuk menyaingi B-58 Hustler milik AS.

    Varian Backfire pertama merupakan subtipe Tu-22m-0, dimana menggunakan F-4 Phantom seperti pengaturan inlet, inlet terowongan yang panjang, sayap geometri variabel, dan sisi B-1A, tidak seperti tandem Tu-22 Blinder . Sepasang NK-144-22 fans afterburning, umum ski-144 Tu-Concord dipekerjakan. Backfire merupakan calon mewarisi Rudal supersonik Raduga tunggal Kh-22/AS-4 sebagai senjata utamanya. pengujian Penerbangan berkembang bersamaan dengan produksi yang masih terbatas, dan hanya 10 yang dibangun sampai akhir 1972.

    Ketidakpuasan dengan Backfire baseline mengarah ke desain ulang luas, di bawah penunjukan Tu-22m-1 atau Backfire A. Aerodinamika yang disempurnakan, dan mengurangi berat sebasar £ 6.500, rentang mengalami peningkatan sebesar 60 inci dan merelokasikan pada bagian speedbrake. Tapi hanya di buat 9 pesawat sampai akhir 1972.

    Tetapi tidak sampai situ saya, mereka memproduksi Tu-22m-2 atau Backfire type B ditunjuk 45-02, merupakan varian yang produksi secara massal. Dan lebih ringan £ 3000 dari Backfire type A , dan didukung oleh sepasang baru-22 mesin NK. Dengan dorongan lebih, Backfire B bisa mengangkat sampai dengan 24 ton senjata, termasuk muatan dari tiga Rudal Kh-22/AS-4. Pesawat membawa ekor kubah dengan dipasangkan-23 senjata NR, gunsight sebuah PRS-3 Argon-2 radar mulai dan remote TV. PNA-B Rubin / Down Beat radar serangan ini dirancang untuk memberikan lebih dari 300 derajat cakupan meniru instalasi HP Victor, dan dilengkapi dengan remote ventral bombsight TV yang diatur oleh Avro Vulcan. Dal'naya Aviatsia IOC dicapai pada tahun 1974, dengan resimen penerbangan AV-MF angkatan laut menerima Backfire B pada tahun 1976. Pada akhir produksi pada tahun 1983, tidak kurang dari 211 prototype dibangun.



    Backfire type B dianggap tidak memadai dan desain awal mulai bekerja pada Tu-22M3 membaik atau Backfire C yang ditunjuk Pasal 45-03, dan terbang perdana pada tahun 1977, setelah melalui persidangan dari mesin-25 lebih kuat NK dalam badan pesawat Backfire B. Rancangan ulang sangat luas, termasuk beberapa penggunaan struktur titanium untuk mengurangi berat badan kosong, yang dipimpin oleh Biro Tupolev's Designer Wakil Kepala Boris E Levanovich. Perubahan yang paling terlihat adalah adopsi dari F-15 gaya menggenjot produksinya inlet, dan inlet tambahan direvisi. Kurang terlihat adalah perubahan desain sayap, memungkinkan menyapu 65 derajat, lebih dari varian sebelumnya. Mengubah bentuk hidung dan membentang dimasukkan desain probe revisi pengisian bahan bakar. perubahan lebih lanjut dilakukan untuk ekor vertikal, undercarriage, pistol paket defensif dan avionik. Selama pertengahan 1990-an penulis membahas Tu-22M3 dengan Levanovich, yang bersikeras bahwa produksi pesawat tempur memiliki radius hi-hi-hi dari 4.000 km (2.160 NMI) dengan muatan tiga Rudal Kh-22M/AS-4, yang jauh melebihi perkiraan Barat saat itu.



    Kemampuan defensif terdapat di sektor belakang dimana di ekor pesawat terdapat barbette-9A-802, yang dilengkapi dengan senapan GSH-23 tunggal, dan PRS-4km ditingkatkan Kripton / Box Tail mulai kamera radar dan remote TV.

    Selain itu perbaikan avionik yaitu dengan menggunakan Avtomat 3 Radar Receiver yang merupakan Peringatan dini, dengan varian internal KNIRTI SPS-171/172 Sorbstiya bertahap jammer wideband array (lihat gambar) dan AG-56 generator nosie otomatis juga dilakukan. SPS-171/172 ini diklaim menyediakan mode kebisingan dan penipuan jamming, dan tersedia berbentuk polong sebagai L-005 untuk Su-27/30. The uku-9A-802 barbette ekor itu dilengkapi dengan senapan GSH-23 tunggal, didukung oleh sebuah radar Kripton PRS-4km ditingkatkan / Tail Box mulai dan kamera remote TV. Perut dan punggung Rudal yang menggunakan inframerah L-082-UL seri MAK dengan Pendekatan Sistem Peringatan (MAWS) menara dipasang dibanyak pesawat.



    merupakan kh-22



    Merupakan Roket KH-22N





    Desain Dalam Pesawat Tu 22m3 backfire


    Designation
    Type



    TA-6
    APU
    TACh-1V
    Automatic Fuel Balance Management System
    NK-45
    Navigation System
    ABSU-145M
    Autopilot
    RV-5
    Low Altitude Radar Altimeter (Dual)
    RV-18G
    Radio Altimeter
    ARM-15M
    ADF
    ARK-U2
    ADF
    DISS-7
    Doppler Nav
    RSBN-PKV
    TACAN
    R-832M
    UHF Comm
    R-847
    HF Comm
    ARP-69
    ILS
    GRP/MRP-66
    ILS



    Leninets PNA-D
    Attack Radar
    SMKRITs
    RORSAT Targeting Datalink Receiver (Molniya satcom)
    OPB-15T
    Remote Optical Bombsight
    AFA-15
    Strike Camera



    Avtomat 3
    Radar Warning Receiver (Ural suite)
    SPS-171/172
    Defensive ECM (Ural suite)
    AG-56
    ECM Automatic Noise Generator (Ural suite)
    L-082 MAK UL
    IR Missile Approach Warning System (Ural suite)
    APP-50
    Chaff/Flare Dispenser (Ural)
    PRS-4KM Kripton
    Tail Warning/Fire Control Radar
    TP-1
    Tail Warning/Fire Control TV System


    Persenjataan TU 22M3 Backfire

    Designation
    Type



    1 x Kh-22
    Centreline ASCM on BD-45F Adaptor
    2 x Kh-22
    Outboard ASCM on BD-45K Adaptors
    6 x Kh-15
    ASCM on rotary launcher
    4 x Kh-15
    ASCM external stations
    6-8 x Kh-55/65
    ALCM external stations
    1 x GSh-23
    UKU-9A-802 barbette gun / 1200 rounds



    BD-45F
    Weapons Adaptor Kh-22 Centreline
    BD-45K
    Weapons Adaptor Kh-22 Wing Glove
    MBD3-U9
    Weapons Adaptor
    BD6-105A
    Weapons Adaptor
    KD3-22RD
    Weapons Adaptor
    KD-3-22M
    Weapons Adaptor
    KD4-105AD
    Weapons Adaptor



    69 x FAB-100
    250 lb dumb bomb
    69 x FAB-250
    500 lb dumb bomb
    42 x FAB-500
    1,000 lb dumb bomb
    8 x FAB-1500
    3,000 lb dumb bomb
    2 x FAB-3000
    6,000 lb dumb bomb
    24 x FAB-500/8 x FAB-1500
    1,000 lb/3,000 lb dumb bomb
    24 x FAB-500/1 x Kh-22
    1,000 lb dumb bomb/ASCM
    42 x 500 kg naval mines
    -
    8 x 1500 kg naval mines
    -

    Perbandingan Backfire C terhadap F-111, Tu-160 Blackjack dan Tu-95MS Bear H



    Posisi Backfire C antara F-111 dan B-1B dalam ukuran dan kemampuan, dan dengan kemungkinan upgrade senjata masa mendatang akan memberikan kemampuan serupa



    Bagan ini membandingkan strategis Backfire terhadap tanker didukung F-111.Tanpa F-111, jumlah F/A-18As atau JSFs secara efektif dua kali lipat, dan tuntutan tanker hampir dua kali lipat. Jika nomor yang berguna dozen tiba di wilayah tersebut, rencana saat ini untuk struktur gaya RAAF akan menghasilkan kemampuan RAAF strategis tidak relevan dalam pertempuran.





    Perjalanan Backfire C

    Sumber di Eropa Timur mengamati bahwa Angkatan Udara Rusia telah direncanakan untuk beberapa waktu untuk melengkapi C Backfire dengan kemampuan presisi senjata konvensional, meniru tren yang sedang dikejar dengan armada bomber AS berat. Tidak ada laporan belum bahwa hal ini terwujud, karena situasi berbahaya anggaran Rusia wajah. Dengan pengalaman dari desain kaca kokpit Su-27SKM Legend dan yang lebih baru Su-35BM paket, tidak akan ada masalah untuk desainer Rusia dalam perkuatan kokpit kaca.

    Sangat tidak mungkin bahwa Rusia akan setuju untuk ekspor-Kh 55 / AS-15 Kent cruise rudal strategis atau Kh-15A/R/S / AS-16 bantingan atau SRAM-ski sebagai bagian dari paket ekspor, meskipun anti -kapal Kh-65 telah ditawarkan untuk ekspor. Telah diketahui bahwa PLA diperoleh sampel Kh-55SM melalui Ukraina awal dekade.

    varian konvensional dari Kh-22 itu tampaknya ditawarkan ke India dan tidak akan hadir ada masalah besar untuk ekspor. Memang, sebagai PLA-AF dan PLA-N baik mengoperasikan varian dari Styx / Ulat yang menggunakan mesin roket terkait erat dan propelan yang sama, Kh-22 akan sangat mudah bagi Tentara Pembebasan Rakyat untuk mendukung dan beroperasi. Kita tidak perlu heran jika PLA memilih untuk lisensi membangun Kh-22 seperti yang seharusnya cepat diasimilasikan diberi infrastruktur untuk memproduksi C-601/611. KH-22 tetap merupakan senjata anti-pelayaran yang tangguh dan dengan bimbingan presisi, serangan senjata tanah sangat potensial.

    Integrasi perangkat keras pemanfaatan £ 1000 KAB-500L dan £ 3.000 bom KAB-1500L laser Paveway-ski dipandu akan relatif sederhana, bagi-FAB 1500. Adaptasi putaran sembilan yang ada-250 rak FAB untuk membawa enam KAB-500 adalah layak. Sebuah laser polong thermal imaging penargetan seperti Sapsan-E bisa dilakukan secara eksternal, tetapi juga dikemas ke dalam bombsight ada fairing bawah dek penerbangan, memanfaatkan layar masih ada Senjata Officer untuk bombsight OBP-15T remote. Pengaturan terakhir menawarkan drag lebih rendah dan bidang lebih baik hal, tetapi akan memerlukan integrasi jendela tambahan infra-merah transmissive, menghasilkan kemasan mirip dengan EOTS JSF. Seperti pengaturan mungkin akan menarik karena ganda sebagai hari / malam pemandangan thermal imaging untuk menggantikan OBP-15T, dan dengan integrasi lebih lanjut melalui HUD dapat memberikan kemampuan penetrasi malam.

    Clearance api-dan-lupa KAB-500/1500Kr GBU-8-ski akan menyajikan sedikit kesulitan, namun retargeting bertingkat akan memerlukan tambahan kabel ke sarung tangan dan stasiun masuk perut. The GBU KAB-1500TK-15-ski akan membutuhkan integrasi polong Tekon APK-9, sudah dibawa oleh Su-30MKK dan Su-27SKU.

    GPS baru / Glonass dibantu inertially dipandu KAB-500-an-E 'JDAM-ski berdasarkan kit-500 KAB saat ini sedang terintegrasi pada Su-27SKM, Su-30MK dan Su-35BM, dengan KAB-E tahun 1500-an-integrasi sekarang direncanakan. Senjata-senjata ini akan memerlukan perangkat lunak dan kabel perubahan untuk mengintegrasikan, dan pada dasarnya akan meniru kemampuan JDAM pada pembom AS berat.

    Tidak ada hambatan mendasar untuk mengintegrasikan senjata KAB keluarga di C Backfire, dan prospek perkembangan dana PLA wishlist tersebut sebelum mungkin akan sangat menarik bagi kas RuAF kekurangan. Dapat dikatakan ini mungkin telah menjadi motivasi di balik RuAF perwira senior secara terbuka menganjurkan ekspor Backfire ke Cina.

    sumber India mengklaim bahwa integrasi dari seri Krypton Kh-31/AS-17, diadopsi oleh PLA-AF untuk Su-30MKK, merupakan prospek mungkin untuk direncanakan dan kemudian dibatalkan India Backfire sewa C. Sebagai senjata persediaan untuk PLA-AF, itu adalah perkembangan lain mungkin. klaim serupa juga dibuat untuk Kharpunski Kh-35U, dan juga bisa diintegrasikan untuk bersama-sama kereta pada peluncur yang cocok. Varian dari rak bom yang ada dilengkapi dengan tandem-58 peluncur AKU akan dengan mudah mengakomodasi baik Kh-31 dan Kh-35U dalam konfigurasi drag rendah.

    Hal ini diharapkan bahwa PLA-AF akan berusaha untuk membawa ALCMs direncanakan pada C. Backfire Karena senjata ini serupa dalam ukuran dan berat seri FAB/KAB-1500, pengaturan kereta yang sama eksternal diharapkan. Sebagai senjata Cina akan memiliki persyaratan perangkat lunak yang unik, kemungkinan besar akan kemudian selain daripada sebelumnya untuk setiap pesawat yang diekspor.


    PLA-AF sudah mengoperasikan L-005 Sorbtsiya berbentuk polong dan kemungkinan bahwa upgrade blok dari jammer SPS-171/172 akan dilakukan untuk membawa mereka ke konfigurasi yang sama. Hal ini akan memberikan kesamaan yang cukup besar dalam basis dukungan, dan dalam mode pemrograman jamming ke firmware tertanam.

    Jika sistem penargetan laser dipasang, akan ada tekanan jangka kecil dekat untuk meng-upgrade sistem radar serangan. Keadaan saat pembangunan radar multimode Rusia yang terbaik dicontohkan oleh B004 Leninetz bertahap array di bek-34 Su, dan Tihkomirov NIIP BAR dan yang lebih baru E Irbis di Flankers Su-30MK/35BM, semua yang telah Ground / Maritim Pindah Indikator target dan Synthetic Aperture Radar kemampuan resolusi tinggi pemetaan. Sebuah upgrade blok sinyal PNA-D dan data prosesor vs penggantian dengan radar Su-30 derivatif akan menyajikan sebuah dilema yang menarik bagi para perencana PLA-AF. Volume radome stabil gimbal dan fleksibilitas yang cukup besar hadiah untuk retrofits. Dari pilihan yang tersedia, yang paling ambisius jelas akan melibatkan mengintegrasikan varian gimballed dari B004 di bek's.

    Hal ini sangat jelas bahwa PLA-AF akan memiliki berbagai pilihan dalam blok upgrade avionik dan upgrade senjata untuk Backfire C











    Catatan kaki:

    KH-22 Burya merupakan kontemporer dari Avro Blue Steel Mk.1 merupakan saingan terberat Strike Vulcan RAF. Rudal Soviet itu Namun lebih besar, lebih cepat dan lebih lama , dan berkembang di berbagai peran dan misi tidak seperti rudal Inggris, terbatas pada serangan nuklir





    Tu-22M3 Backfire C MAKS 2005
    Tupolev Bureau Images








    Semoga salah satu penawaran Rusia kepada RI TU 22 M3 Backfire, bakal menhidupkan macan tidur asia dgn pengaktifan kembali squadron pembom jarak jauh TNI AU

    Sumber: APA
    Readmore --> HOT ISSUE Rusia Tawarkan TU22M3 Ke RI, Akankah Jadi DETERRENCE Di Asia?

     

    Pengikut

    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.