ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    ATTENTION


    PERHATIAN

    "Bagi Sobat Readers ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Sobat Readers, mohon cantumkan link aktif artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut Atau Silahkan Hubungi Admin Melalui Chat Box/Shout Box/E-mail yang tertera di bawah .

    ADMIN
    steven_andrianus_xxx@yahoo.co.id

    Kategori »

    INDONESIA (4795) TNI (1147) ALUTSISTA (984) TNI AL (721) TNI AU (694) Pesawat Tempur (684) USA (597) Industri Pertahanan (564) PERBATASAN (448) KOREA (400) Kerja Sama (400) RUSIA (382) Teknologi (315) TNI AD (306) Kapal Perang (281) Pesawat Angkut (276) Anggaran (249) PERTAHANAN (235) CHINA (232) MALAYSIA (226) Tank (218) DI (210) Kapal Selam (201) Rudal (165) Helikopter (159) Pindad (145) KORUT (140) ASEAN (127) POLRI (126) Kapal Angkut (119) DMC (114) AUSTRALIA (107) PAL (106) Kapal Patroli (99) EROPA (98) Senjata (94) Pesawat Latih (93) TIMTENG (93) UAV (87) Nuklir (84) Pasukan Perdamaian (84) Teroris (83) ISRAEL (81) Radar (75) Kopassus (74) SINGAPORE (74) INDIA (72) IRAN (71) Ranpur (70) Africa (69) Roket (67) JAPAN (60) INGGRIS (59) LAPAN (59) PBB (59) jerman (57) Pesawat Patroli (56) LEBANON (55) Satelit (54) kapal latih (47) PRANCIS (45) BELANDA (41) THAILAND (36) BRAZIL (35) Philippines (35) TAIWAN (35) TIMOR TIMUR (31) VIETNAM (29) Inteligen (27) NATO (25) BRUNEI (24) Korvet (22) LIBYA (22) PAKISTAN (22) PALESTINA (21) Amerika Latin (16) KAPAL INDUK (16) English News (15) PAPUA NUGINI (15) BIN (14) ITALIA (14) VENEZUELA (14) KAMBOJA (13) ASIA (12) AFGANISTAN (11) POLANDIA (11) PT. LEN (9) Pesawat Bomber (9) Frigates (8) UKRAINE (7) Amerika Utara (6) Kapal Perusak (6) Berita Foto (5) Georgia (5) UEA (5) YAMAN (5) EGIPT (4) New Zealand (4) Pesawat Tanker (4) SRI LANKA (4) BANGLADESH (3) BULGARIA (3) YUNANI (3) HAITI (2) KAZAKHTAN (2) Polisi Militer (2) ROMANIA (2) \ (1)

    Total Pageviews

    Berita Terpopuler

    Powered by Blogger.

    Saturday, December 11, 2010 | 11:14 PM | 0 Comments

    Gudang BBM Lanud Pekanbaru Terbakar

    illustrasi

    Metrotvnews.com, Pekanbaru: Gudang Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan minyak tanah di kompleks Lapangan Udara (Lanud) TNI AU Pekanbaru, Riau, terbakar, Sabtu (11/12) sekitar pukul 11.30 WIB.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, gudang diperkirakan menyimpan sekitar 100 ribu liter solar dan minyak tanah dalam drum dan bak penampung. Namun, hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI AU.

    Para Wartawan juga dilarang masuk ke dalam kompleks untuk meliput. "Wartawan dilarang masuk, cuma kelihatan asap saja dari jauh," kata seorang kontributor tv nasional, Irwan.

    Seorang warga yang tidak mau namanya ditulis mengatakan ada tiga mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan TNI AU ke lokasi kebakaran. Namun, ia mengatakan kobaran api sudah terlalu besar dan sulit dijinakkan.

    "Tapi kabarnya tidak ada korban jiwa," kata warga itu.

    Menurut warga, kebakaran itu tidak saja menghanguskan seisi gudang. Tanaman kelapa sawit dan pisang milik warga yang berada tidak jauh dari lokasi juga ikut terbakar.

    "Warga akan meminta ganti rugi karena kebakaran ini," ujarnya.

    Sumber: METRO TV
    Readmore --> Gudang BBM Lanud Pekanbaru Terbakar

    Jepang akan Gunakan Pencegah Rudal Terbaru

    Rudal pencegah Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3)

    TOKYO--MICOM: Jepang berencana akan menggunakan senjata canggih pencegah rudal pada markas pertahanan udaranya di seluruh negara untuk menepis ancaman rudal balistik milik Korea Utara. Demikian dilaporkan Kyodo News, Sabtu (11/12).

    Pengunaan rudal pencegah Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) berada di bawah kebijakan pertahanan lima tahun baru yang akan diumumkan pada awal pekan depan, menurut Kyodo, mengutip para pejabat pemerintah dan pertahanan. Rudal PAC-3, yang dirancang untuk melumpuhkan peluru rudal darat, akan ditempatkan pada seluruh ke enam gugusan rudal pertahanan udara di markas udara Pasukan Bela Diri Jepang, yang saat ini baru melengkapi tiga gugusan, kata Kyodo.

    Aksi tersebut dilakukan ditengah meningginya ketegangan di Semenanjung Korea menyusul serangan artileri Korut ke pulau perbatasan dengan Korea Selatan bulan lalu, dan peningkatan berkala pasukan militer dan aktivitas angkatan laut China.

    Kemarin Jepang dan Amerika Serikat menyelesaikan latihan militer bersama terbesar dengan mengunjuk kemampuan persenjataan setelah AS dan Korsel melakukan hal serupa guna menekan Pyongyang. Kebijakan baru juga akan menentukan rudal penghancur Aegis dengan rudal pencegah Standard Missile-3, serta menambah jumlah kapal selam dari 16 menjadi 22 unit guna meningkatkan kewaspadaan di barat daya Jepang.

    Jumlah kapal pengawal akan ditingkatkan dari 47 menjadi 48, sementara pesawat terbang operasional besar akan dikurangi dari 350 menjadi 340 karena menggunakan pesawat transportasi berukuran lebih besar. Kebijakan tersebut akan mengatur pengurangan tank dan artileri sebagai upaya mengubah fokus dari operasi darat menjadi pertahanan maritim, menurut laporan media lokal.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Jepang akan Gunakan Pencegah Rudal Terbaru

    Jubir : Korea Tertarik Senjata Buatan Indonesia

    KFX Kerjasama MoU Korsel - Indonesia

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru bicara Kepresidenan Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah mengatakan, pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Korsel Lee Myung-bak sempat membahas kerjasama industri pertahanan. Hal ini dilakukan di sela pertemuan Bali Democracy Forum di Nusa dua, Bali. "Produk yang diminati untuk alih teknologi," katanya ketika dihubungi, Sabtu (11/12).

    Dia mengatakan, kerjasama industri pertahanan ini sudah lama dilakukan. Selain itu, Korea juga meminati sejumlah alat persenjataan buatan Indonesia. "Saya pikir Indonesia juga memiliki produk yang kompetitif," ujarnya. Namun, dia tidak bisa menjelaskan persenjataan yang akan dilakukan alih teknologi.

    Juru bicara Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal I Wayan Midhio mengatakan Indonesia sedang mempersiapkan kerjasama pembuatan pesawat latih tipe T-50 dan KF-X yang kelasnya di tengah antara F-16 dan F-35. Rencananya, Indonesia bisa memproduksi pesawat ini dan prototipenya bisa terbang pada 2020.

    Pesawat ini merupakan hasil riset Indonesia-Korea Selatan "Sudah ditandatangani MoU kerjasamanya, tinggal soal pembagian hak intelektualnya yang masih dibahas," katanya. Program ini melibatkan PT Dirgantara Indonesia. Sedangkan, Korea meminati membeli pesawat CN 235 dengan modifikasi.

    Dalam persenjataan angkatan darat, Indonesia dan Korea juga bekerjasama dalam pembuatan panser jenis Anoa. "11 buah akan dipesan dan 11 diproduksi di Indonesia," katanya. Untuk pembuatan panser ini akan melibatkan PT Pindad. Sedangkan pembuatan kapal LPD (Landing Platform Dock) juga sedang dibahas alih teknologinya melalui PT PAL, Surabaya.

    Sumber: TEMPO/MIK
    Readmore --> Jubir : Korea Tertarik Senjata Buatan Indonesia

    Berita Foto : Latihan Kesenjataan Terpadu


    KSAL Laksamana Soeparno, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama Dankormar Mayjen TNI Marinir M Alfan Bahrudin (kiri ke kanan) melakukan salam komando di Mangga Dua, Baluran, Situbondo, Sabtu (11/12/2010). Menhan diangkat menjadi warga kehormatan Marinir usai latihan kesenjataan terpadu dan uji fungsi mesin tempur tank amfibi BMP-3F buatan Rusia.



    Kendaraan tempur tank Amfibi BMP-3F terapung di Pantai Banongan, Situbondo, saat latihan kesenjataan terpadu dan uji fungsi, Sabtu (11/12/2010). Penambahan kendaraan tempur buatan Rusia ini diharapkan bisa memperkuat kekuatan TNI untuk menjaga keutuhan NKRI.



    Sejumlah kendaraan tempur tank amfibi BMP-3F menghindari ranjau darat saat latihan kesenjataan terpadu di Bukit T12 Puslatpur Baluran, Situbondo, Sabtu (11/12/2010). Kegiatan tersebut dalam rangka latihan persenjataan terpadu dan uji fungsi mesin tempur yang baru, tank amfibi BMP-3F buatan Rusia.


    Sejumlah kendaraan tempur tank amfibi BMP-3F melancarkan serangan saat latihan kesenjataan terpadu di Bukit T12 Puslatpur Baluran, Situbondo, Sabtu (11/12/2010). Dalam latihan ini diadakan uji fungsi mesin tempur yang baru, tank amfibi BMP-3F buatan Rusia.


    Sejumlah prajurit Marinir turun dari kendaraan tempur tank amfibi saat latihan kesenjataan terpadu di Pantai Banongan, Situbondo, Sabtu (11/12/2010). Dalam latihan kesenjataan terpadu ini diadakan uji fungsi peralatan yang baru dibeli, tank amfibi BMP-3F buatan Rusia.



    Sejumlah kendaraan tempur tank amfibi mendarat di Pantai Banongan, Situbondo, dalam latihan kesenjataan terpadu, Sabtu (11/12/2010). Dalam latihan ini diadakan uji fungsi peralatan yang baru, tank amfibi BMP-3F buatan Rusia.


    Kendaraan tempur tank amfibi BMP-3F mendarat di Pantai Banongan, Situbondo, saat latihan kesenjataan terpadu dan uji fungsi, Sabtu (11/12/2010). Penambahan kendaraan tempur buatan Rusia ini diharapkan bisa memperkuat kekuatan TNI untuk menjaga keutuhan NKRI.


    Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (kiri) didampingi Dankormar Meyjen TNI Marinir M Alfan Bahrudin melihat latihan kesenjataan terpadu di Bukit T12 Puslatpur Baluran, Situbondo, Sabtu (11/12/2010). Kegiatan tersebut dalam rangka latihan persenjataan terpadu dan uji fungsi mesin tempur yang baru, tank amfibi BMP-3F buatan Rusia.


    Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (bawah kiri) didampingi Dankormar Meyjen TNI Marinir M Alfan Bahrudin dan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono naik tank amfibi BMP-3F di Pantai Banongan Situbondo, Sabtu (11/12/2010). Kegiatan tersebut dalam rangka latihan persenjataan terpadu dan uji fungsi mesin tempur yang baru, tank amfibi BMP-3F buatan Rusia.




    Sejumlah anggota Marinir merangkak dengan ditembaki peluru tajam (dopper) saat latihan di puslatpur Karangtekok, Situbondo, Sabtu (11/12/2010). Latihan ini untuk mencetak Marinir yang tangguh di segala medan sehingga mampu menjaga keutuhan NKRI.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Berita Foto : Latihan Kesenjataan Terpadu

    Tank BMP-3f Resmi Memperkuat Korp Marinir TNI AL


    Situbondo (ANTARA News) - Tank amfibi BMP-3F buatan Rusia, resmi memperkuat Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

    Peresmian ditandai dengan penyerahan secara resmi 17 unit tank amfibi tersebut dari Pemerintah Rusia kepada Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu.

    Setelah diserahterimakan kepada Menteri Pertahanan, diserahkan kepada TNI kemudian Korps Marinir TNI Angkatan Laut sebagai pengguna.

    Sebelumnya, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Aflan Baharudin, penambahan 17 tank amfibi dari Rusia itu akan semakin memperkuat jajaran korps baret ungu yang dipimpinnya.

    Saat ini rata-rata kesiapan alat utama sistem senjata (alutsista) marinir, termasuk kendaraan tempur, sekitar 60 hingga 70 persen.

    "Cukup baik, tetapi kan ada beberapa yang sudah sangat tua hingga perlu segera diganti untuk memaksimalkan efek tangkal dan daya tempur kita," katanya.

    Dana yang dikucurkan dalam pembelian itu mencapai Rp455 miliar atau 50 juta dolar AS. Awalnya, dengan harga tersebut TNI AL mendapatkan 20 tank, tetapi akhirnya hanya didapat 17 unit karena harganya naik.

    Korps marinir saat ini memiliki sekitar 400 tank. Sebagian di antaranya kurang layak beroperasi. Sebagian yang masih bisa diperbaiki akan diperbaiki. Sementara yang sudah tidak layak sama sekali akan dikandangkan, kata Alfan.

    Usai serah terima tank amfibi, akan dilakukan pengangkatan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sebagai warga kehormatan Korps Marinir.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Tank BMP-3f Resmi Memperkuat Korp Marinir TNI AL

    Dana Cekak, Proyek Kapal Induk Rusia Terbengkalai

    MOSKOW--Informasi proyek armada angkatan laut Rusia diungkap oleh salah satu perwira tingginya, Jumat (10/12). Menurut si perwira, saat ini Moskow kekurangan anggaran untuk membentuk armada kapal induk baru seperti dijanjikan Kremlin.

    "Program persenjataan negara untuk 2011-2020 tidak memadai untuk pembangunan kapal induk," kata seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan Rusia yang tidak mau disebutkan namanya kepada kantor berita Interfax.

    Ia mengatakan pendanaan saat ini hanya memungkinkan militer merancang kapal induk tersebut namun tidak dilanjutkan dengan pembangunan kapalnya,

    "Hanya kemudian -- setelah menyelesaikan rancangan canggih kapal induk -- dapatkah kita meneliti tentang keuntungan dibangunnya kapal tersebut," kata pejabat itu.

    Uni Soviet memiliki lima kapal induk pada masa kejayaannya namun Rusia kini hanya tinggal memiliki satu, kapal induk Admiral Kuznetsov.

    Hal tersebut sangat jauh dibandingkan dengan 11 kapal induk Amerika Serikat yang beroperasi dan enam kapal induk cadangan lainnya, ditambah tiga buah kapal kini sedang dalam masa pembuatan, menurut Dinas Riset Kongres AS.

    Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan akan mengangkat pamor maritim negaranya sebagai salah satu program militer yang diumumkan dengan meriah pada 2008.

    Kepala Staf Angkatan laut Vladimir Vysotsky mengatakan pada tahun yang sama bahwa Rusia berencana untuk membangun enam kapal induk baru -- masing - masing tiga armada untuk Samudra Pasifik dan wilayah utara Rusia.

    Sumber: REPUBLIKA
    Readmore --> Dana Cekak, Proyek Kapal Induk Rusia Terbengkalai

    Uji Rudal India Ganggu Penerbangan Haji


    MADINAH--MICOM: Uji peluru kendali (rudal) India telah mengganggu penerbangan haji, seperti yang dialami Kelompok Terbang (Kloter) 27a embarkasi Jakarta (JKG), yang tertahan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis Madinah (AMAA) karena pesawat terlambat datang.

    Pesawat Garuda yang harus mengangkut Kloter 27a itu terlambat tiba di Madinah, kata Duty Manager Garuda di Stasiun Bandara Madinah, Bambang Suwito Adji di Bandara AMAA, Madinah, Jumat (10/12).

    Latihan militer dan peluncuran roket di India menjadi sebab pesawat Garuda yang akan mengangkut jamaah asal Jakarta itu menjadi ditunda keberangkatannya. Di India, sedang latihan perang dan peluncuran roket dengan area yang luas dan waktu yang panjang, kata Bambang Suwito Adji.

    Menurut Bambang, penerbangan yang berasal dari arah timur yang menuju Timur Tengah semuanya terganggu akibat aktivitas militer tersebut. Termasuk pesawat Garuda milik jamaah kloter 27a yang sebenarnya sudah berangkat dari Bandara Soekarno Hatta.

    "Saat masuk di India dicegat dan diminta untuk kembali. Akhirnya pesawat memutar kembali ke Cengkareng," terang Bambang seraya mengatakan kemungkinan ada tiga kloter yang terlambat masuk Madinah. Atas kejadian tersebut, pihak Garuda langsung berkoordinasi dengan Jakarta terkait adanya larangan tersebut. Akhirnya, pesawat diberangkatkan kembali dan akan tiba di Madinah sekira pukul 20.30 waktu Saudi.

    "Mereka akan memutar melalui Himalaya atau India utara," papar Bambang. Bagi Garuda, persoalan semacam ini biasa dalam dunia penerbangan. Peristiwa ini dinamakan air block space dan tidak perlu ada kekhawatiran berlebih. Yang penting pilot bisa menghindar dari zona bahaya yang diperingatkan. "Kita mohon maaf jika akhirnya telat. Saya kira bisa masuk ternyata pesawat memutar lagi ke Jakarta," urai Bambang.

    Namun Bambang menegaskan jika latihan perang tersebut hanya mengganggu perjalanan berangkat dari Indonesia ke Madinah. Sementara untuk perjalanan sebaliknya akan lancar, karena latihan militer sudah selesai. Seperti diketahui India memang sedang melakukan uji coba rudal supersonik atas kerjasama dengan Rusia. Rudal yang dinamakan BarhMos ini sukses dilakukan peluncuran di negara bagian Orissa.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Uji Rudal India Ganggu Penerbangan Haji

    Kapal Perang Rusia Berkunjung ke Srilanka

    VLADIVOSTOK--MICOM: Satuan gugus tugas Armada Pasifik yang dipimpin oleh kapal perusak Laksamana Vinogradov Sabtu (11/12), menyelesaikan kunjungan tiga hari ke Srilanka dan meneruskan perjalanan ke Teluk Aden untuk memerangi pembajakan laut di wilayah tersebut.

    Kunjungan ke pelabuhan Kolombo bertepatan dengan ulang tahun ke-60 Angkatan Laut Srilanka. "Selama kunjungan persahabatan para pelaut Rusia mengunjungi kantor wali kota dan beberapa fasilitas militer," kata juru bicara Armada Pasifik Rusia. Destroyer Admiral Vinogradov mengawal misi tersebut dengan kapal penyelamat dan tanker Pechenga.

    Gugus tugas itu adalah untuk menggantikan kelompok angkatan laut yang dipimpin oleh kapal perusak Armada Utara kelas Admiral Levchenko Udaloy yang dipandu-rudal. Kelompok, yang juga termasuk kapal tanker Olekma dan SB-36 kapal tunda dari Armada Laut Hitam Rusia itu, tiba di Teluk Aden pada 3 Juli.

    Angkatan Laut Rusia telah mempertahankan kehadirannya di lepas pantai Tanduk Afrika sejak Oktober 2008, dengan kapal perang yang beroperasi secara rotasi.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Kapal Perang Rusia Berkunjung ke Srilanka

    Kasum: Selain Perang, Tugas TNI Mengatasi Terorisme

    ilustrasi

    RMOL. Latihan Penanggulangan Teror (Gultor) TNI diselenggarakan sebagai implementasi strategi untuk menghadapi kemungkinan terjadinya serangan teror yang mengganggu stabilitas keamanan wilayah yurisdiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Demikian dikatakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsdya TNI Edi Hardjoko pada pembukaan Gladi Latihan Gabungan Pasukan Khusus TNI TRI MATRA IV 2010 di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur (Jum’at, 10/12/).

    Latihan Gultor tersebut ditujukan untuk melatih keterampilan unsur pimpinan dan pembantu pimpinan yang tergabung dalam Satgas Pasukan Khusus TNI melalui Tactical Floor Game (TFG), Table Top Game (TTG) dan Tactical Air Manouver Game (TAMG) pada operasi penanggulangan teror melalui proses pengambilan keputusan untuk merumuskan konsep rencana operasi. Disamping itu, juga dalam rangka pembinaan latihan, sehingga memiliki kemampuan memberantas terorisme yang bisa dibanggakan oleh bangsa Indonesia.

    Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan, sebagai landasan hukum pemberantasan terorisme, TNI mengacu pada UU 34/2004 pasal 7, yaitu salah satu tugas TNI yang tertuang dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah mengatasi aksi terorisme. TNI memandang perlu adanya keterpaduan semua instansi terkait sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga upaya strategis mengatasi aksi teror di Indonesia dapat dilaksanakan secara integratif dan berkelanjutan.

    Latihan tersebut dilaksanakan tanggal 10 dan 11 Desember 2010 yang diikuti oleh Satuan Den 81 Kopassus, Denjaka dan Denbravo. Kasum TNI berharap agar latihan Gultor ini dilaksanakan dengan penuh semangat, disiplin dan rasa tanggung jawab, mengikuti direktif latihan sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis dalam penangkalan dan penindakan yang dapat dioperasionalkan dihadapkan kepada kontinjensi yang mungkin timbul.

    Hadir dalam upacara antara lain Korsahli Panglima TNI Hotma Marbun, Dankodiklat TNI Mayjen TNI M. Schohib, Pangkohanudnas Marsda TNI Eddy Suyanto, Askomlek Panglima TNI Laksda TNI Soedjiwo, Danjen Kopassus Mayjen TNI Lodwijk F. Paulus dan para undangan lainnya.

    Sumber: RMOL
    Readmore --> Kasum: Selain Perang, Tugas TNI Mengatasi Terorisme

    Friday, December 10, 2010 | 10:56 PM | 0 Comments

    Akibat Erupsi Gunung Merapi Kunjungan ke Museum Dirgantara Menurun

    MUSEUM Dirgantara Kota Yogyakarta siap menyambut wisatawan menjelang libur tahun baru dan semester sekolah

    Libur Natal dan Tahun Baru sebentar lagi tiba. Begitu juga dengan libur akhir semester. Masa-masa liburan tentu saja tidak berkesan jika tidak diisi dengan berbagai kegiatan. Bagi yang suka mengisi kegiatan liburan dengan mengunjungi objek wisata, Yogyakarta mungkin adalah salah satu kota tujuannya.

    Di kota yang dikenal sebagai Kota Pendidikan, Kota Pariwisata dan Kota Perjuangan ini, berbagai objek wisata ditawarkan. Tidak hanya keindahan alam dan warisan budaya saja, di kota yang berikon “Tugu Golong Gilig” ini juga menawarkan museum sebagai tempat yang patut dikunjungi.

    Namun semenjak terjadinya erupsi Gunung Merapi 25 Oktober lalu, sebagian masyarakat di luar Yogyakarta seakan takut untuk datang dan mengunjungi objek wisata di Yogyakarta. Ketakutan tersebut memang beralasan, karena seperti diwartakan di berbagai media, bahwa seiring erupsi Gunung Merapi, Yogyakarta diselimuti abu.

    Sepinya sektor pariwisata Yogyakarta dibenarkan Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Letkol Sus Drs. Sudarno. Menurut dia, erupsi Merapi dan hujan abu di Yogyakarta memang berimbas pada tingkat kunjungan wisatawan ke museum. “Banyak wisatawan mengurungkan niat untuk berkunjung ke Museum Dirgantara Mandala,” paparnya.

    Kini, sebulan lebih erupsi Gunung Merapi telah berlalu. Kondisi gunung berapi ini pun kembali tenang. Zona bahaya sudah dipersempit dan warga Daerah Istimewa Yogyakarta sudah kembali beraktivitas seperti biasanya.

    Seiring dengan suasana Kota Yogyakarta yang aman dan nyaman, Pemerintah Kota Yogyakarta bersama seluruh elemen masyarakat menyuarakan ajakan untuk datang ke Yogyakarta lewat kampanye “Ayo ke Jogja”. Gambaran tersebut tentu saja dapat dijadikan referensi untuk memulihkan kepercayaan warga di luar Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengagendakan kembali dan bertandang ke berbagai objek wisata di Yogyakarta.

    Sumber: PIKIRAN RAKYAT
    Readmore --> Akibat Erupsi Gunung Merapi Kunjungan ke Museum Dirgantara Menurun

    Kasau Terima Delegasi RAAF

    JAKARTA (Pos Kota) – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP menerima kunjungan Delegasi Royal Australian Air Force (RAAF) Air Commodore Tony Jones dan Group Captain Nattrass di Mabesau Cilangkap, Jumat (10/12).

    Pada kesempatan itu Kasau didampingi Asops Kasau Marsda TNI Ignatius Basuki, Aspam Kasau Marsda TNI Gunpanadi, Kadispenau Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro, S. Sos. dan Kadislambangjaau Marsma TNI MZ. Djamhari.

    Maksud kunjungan Delegasi RAAF Air Commodore Tony Jones dan Group Captain Nattrass tersebut adalah untuk perkenalan dan membicarakan kerjasama tentang keselamatan dan keamanan penerbangan menuju “zero accident”.

    Sumber: POS KOTA
    Readmore --> Kasau Terima Delegasi RAAF

    Server Wikileaks Di Bunker Tahan Nuklir



    STOCKHOLM, KOMPAS.com - Di satu kawasan, di salah satu wilayah paling keren di Stockholm, sebuah bukit berselimut salju yang di ujungnya berdiri sebuah gereja, tersembunyi bunker anti serangan nuklir dan menjadi pusat data masa depan untuk 8.000 server, yang dua diantaranya milik WikiLeaks.

    "Segala gemuruh global (yang terjadi sekarang) diciptakan oleh dua kotak kecil ini," kata Jon Karlung, kepala dan pendiri Bahnhof, salah satu perusahaan penyedia server untuk laman peniup-peluit itu.

    Karlung berdiri di atas lantai menunjuk dua kotak plastik hitam pipih yang dikelilingi kabel-kabel. Setiap kedipan berwarna biru menandakan kotak-kotak itu dalam keadaan aktif.

    Server-server itu tersimpan di lemari putih terkunci yang berjejer dengan barisan lemari putih lainnya di sebuah ruang besar berdinding cadas yang menyambung langsung ke tebing gunung.

    Kubah itu riuh rendah oleh bunyi server dan putaran kipas angin yang diperlukan untuk mendinginkan server-server tersebut.

    Pengusaha bermantel ini menutup pintu lemari putih tersebut dan melanjutkan memandu ke aula data yang menjadi pusat perhatian dunia.

    Data tersebut menghebohkan dunia setelah WikiLeaks yang menjadi kliennya sejak Oktober, mulai menyebarkan rangkaian kawat rahasia milik kedubes-kedubes AS di seluruh dunia.

    Dari pengakuan pimpinannya, pusat data itu diperlakukan sepenting data yang lainnya, dan WikiLeaks diperlakukan sama dengan klien-klien Bahnhof lainnya, yang melanggani jasa server perusahaan itu.

    Tempat itu kelihatan seperti dalam gambaran fiksi ilmiah atau film-film spionase, dan mewakili karakter rahasia dari penyewanya yang saat ini menjadi orang yang paling digunjingkan dunia, yaitu pemimpin WikiLeaks yang misterius, Julian Assange.

    Assange kini menghuni bui di London menunggu persidangan untuk ekstradisinya ke Swedia, di mana dia diinginkan untuk dijebloskan karena tuduhan serangan seksual.

    Sampai Interpol mengeluarkan surat perintah penangkapannya, tanggal kelahiran orang ini menjadi rahasia.

    Seorang pengunjung masuk ke aula data melalui pintu kaca bergeser yang tertutup oleh uap dari panas yang dikeluarkan server-server itu, di sisi Vita Berget (Gunung Putih) pada sudut ciamik di daerah Soedermalm, Stockholm.

    Sekali masuk ke situ, panas dan lembab mencekik, sementara satu lereng agak menjorok mengarah ke aula data, yaitu dinding yang diapit tanaman-tanaman tropis yang tak akan bertahan hidup di suhu dingin di luar kompleks data tersebut.

    Berkode sandi pionen (sejenis tumbuhan khas Swedia), bunker itu pertama kali dirancang pada pertengahan 1940-an, kemudian diperbarui menjadi tempat perlindungan anti serangan nuklir di puncak masa Perang Dingin.

    Aula besar itu digunakan untuk tujuan-tujuan berbeda. Pada 1990-an semula menjadi tempat eksibisi sampai kemudian diambil alih beberapa tahun lalu oleh Bahnhof, sebuah perusahaan besar yang berbisnis pusat data. Perusahaan ini juga penyedia jasa internet (ISP).

    "Bunker ini memberi perlindungan ekstra kepada WikiLeaks," kata Karlung setengah bercanda.

    Tentu saja ancamannya bukan fisik dalam arti harafiah.

    "Kami sangat terlindung dari serangan-serangan fisik yang tak mungkin terjadi. Ancaman sesungguhnya mungkin dari hukum dan kemungkinan besar dari serangan cyber," katanya.

    Di sebuah kantor di samping ruang server, dengan bangga dia menunjuk sebuah layar yang memperlihatkan grafik trafik (lalu lintas akses) ke server WikiLeaks.

    "Hingga kini, tidak ada satu serangan langsung terhadap kami. Kami memang menyaksikan dampak dari serangan-seranga itu, tapi tidak ada serangan terhadap fasilitas ini atau layanan yang mereka punya di sini," katanya.

    WikiLeaks, papar Karlung, juga mempunyai server di tempat lainnya.

    "Mereka tidak menaruh telur-telur mereka di keranjang yang sama."

    Ketika ditanya mengenai keguncangan politik akibat skandal kawat diplomatik oleh WikiLeaks, Karlung menjawab bahwa klien-kliennya dapat menggunakan server-server mereka atas keinginannya sendiri, sepanjang tidak menyalahi hukum di Swedia.

    "Satu-satunya yang akan membahayakan server mereka di sini adalah jika mereka memuat material ilegal."

    Menjadi hosting sebuah server, katanya, adalah ibarat jasa pengiriman surat.

    Saat ditanya untuk apa saja klien-kliennnya menggunakan server-server mereka, dia menjawab "Ini seperti menanyakan kepada pengantar surat, apa isi surat itu jika dia membuka surat tersebut," katanya.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Server Wikileaks Di Bunker Tahan Nuklir

    India Gagal Uji Senjata Rudal Nuklir


    BHUBANESWAR, KOMPAS.com - India Jumat (10/12/2010) gagal melakukan uji senjata versi upgrade rudal balistik Agni-II jarak menengah yang berkemampuan nuklir.

    "Agni-II plus dari darat ke darat itu ditembakkan dari sebuah peluncur mobile di Pulau Wheeler, di lepas pantai barat negara bagian Orissa, tetapi segera jatuh ke laut tak lama setelah ditembakkan," kata sumber tersebut.

    Hal itu tidak segera jelas mengapa uji rudal itu gagal. Rudal itu memiliki dua tingkat, keduanya didorong oleh propelan padat.

    Mampu membawa hulu ledak konvensional atau nuklir satu-ton, Agni-II adalah salah satu dari serangkaian rudal yang dikembangkan sebagai strategi pencegahan terhadap dua negara tetangga bersenjata nuklir, yakni China dan Pakistan.

    Agni-II memiliki jangkauan normal 2,000-2,500 kilometer (1,250-1,500 mil) dan India telah berhasil menguji sebuah varian Agni-III dengan jangkauan hingga 3,000-3,500 kilometer.

    Peng-upgrade-an Agni-II plus memiliki sistem navigasi yang diperbaiki dan bertujuan menjembatani kesenjangan antara kedua rudal dengan kisaran jarak 2,500-3,000 kilometer.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> India Gagal Uji Senjata Rudal Nuklir

    Malam Ini, Indoleaks Janji Unggah Dokumen Kasus Munir

    Halaman Muka Indoleaks.org

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Wikileaks versi Indonesia, Indoleaks, berjanji mengunggah laporan tim investigasi yang mengusut kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia, Munir, yang tewas diracun 7 September 2004. "Malam ini, sebelum jam 21.00 WIB, akan kami unggah Hasil Investigasi Tim Pencari Fakta Kasus Munir. Sebuah dokumen yang menunjukkan siapa di balik kasus ini," kata pengelola laman Indoleaks, Jumat (10/12/2010).

    Hingga sore ini, setidaknya ada tiga dokumen yang sudah ditayangkan dalam laman yang menyebut alasan pendiriannya "Sebagai jawaban atas kebuntuan informasi."

    Tiga dokumen itu masing-masing: dokumen tentang penyebab lumpur Lapindo, Sidoarjo. Dokumen yang ditampilkan berjudul “Preeliminary Report on the Factors and Causes in The Loss of Well Banjar Panji-1”. Dokumen ini dikeluarkan oleh Simon Wilson C.Eng. M.Sc. dari D.I.C Petroleum Consultant.

    Lalu ada dokumen perjanjian rahasia antara pemerintah RI dengan Microsoft, yang isinya antara lain menyebutkan Pemerintah RI akan membeli 35.496 salinan Microsoft Windows dan 177480 salinan Microsoft Office.

    Dokumen lain yang sudah diunggah adalah dokumen transkrip pembicaraan antara Soeharto dan Richard Nixon serta Henry Kissinger di tahun 1970. Yang salah satunya berisi "laporan" hasil operasi penumpasan anggota dan simpatisan partai komunis di Indonesia.

    Pengunduh dokumen di laman ini, hingga pukul 20.00 WIB, sudah mencapai 67 ribu. Dan jumlahnya terus bertambah hampir dalam tiap hitungan detik.

    Sumber: TEMPO
    Readmore --> Malam Ini, Indoleaks Janji Unggah Dokumen Kasus Munir

    Indoleaks : Ini Dia Percakapan Rahasia Nixon-Soeharto

    JAKARTA--Laman lokal Indoleaks membocorkan salinan dokumen dari Gedung Putih berkode 'Top Secret/Sensitive' berupa percakapan antara mantan presiden Soeharto dengan mantan presiden Richard M Nixon dan mantan menlu Henry Kissinger.

    Dokumen bertanggal 26 Mei 1970 berisi berbagai hal soal perkembangan Orde Baru Indonesia setelah lepas dari peristiwa G30S. Tercatat isu soal Partai Komunis Indonesia, investasi dan utang asing, serta pertahanan Indonesia dibahas.

    Di bagian awal, Nixon bertanya pada Soeharto terkait sisa-sisa kekuatan PKI di Indonesia. Apakah komunis masih mencengkeram rakyat, apakah komunis masih berbahaya. Soeharto menjawab, komunis Indonesia sudah ditumpas.

    Namun, masih tersisa pentolan-pentolan komunis sebanyak 300 ribu orang yang bebas. "Kami sudah menahan dan menginterogasi puluhan ribu dari mereka," kata Soeharto.

    Nixon kemudian ingin tahu soal situasi mahasiswa Indonesia. Soeharto menjawab, pergerakan mahasiswa yang sebelumnya sukses menggusur Soekarno kini diarahkan ke pembangunan ekonomi dan sosial. "Para mahasiswa sudah menerima indoktrinasi ide-ide Orde Baru," katanya.

    Nixon lalu bertanya soal keterlibatan Amerika Serikat dalam ekonomi Indonesia. Menjawab pertanyaan itu, Soeharto mengucapkan terima kasih kepada AS yang mau membantu Indonesia dengan mengucurkan utang dan bantuan lainnya.

    "Kini ada 173 proyek bernilai total 900 juta - 1 miliar dolar AS milik perusahaan AS di Indonesia. Banyak dari investasi ini mengalir ke sektor pertambangan," kata Soeharto.

    Aji mumpung, Soeharto lantas meminta bantuan Nixon, agar AS membantu Indonesia menjadwal ulang utang luar negerinya yang sebesar 14 miliar dolar AS. Namun Nixon tidak berkomentar spesifik terkait permintaan ini.

    Ia hanya mengatakan AS sangat berminat mendukung perkembangan pembangunan Indonesia. Namun AS tidak ingin mengintervensi urusan dalam negeri Indonesia.

    Sumber: REPUBLIKA
    Readmore --> Indoleaks : Ini Dia Percakapan Rahasia Nixon-Soeharto

    Soeharto Takut Indonesia Diserang Cina-Rusia

    Halaman Muka Indoleaks.org

    JAKARTA--Laman lokal Indoleaks membocorkan salinan dokumen dari Gedung Putih berkode Top Secret/Sensitive berupa percakapan antara mantan presiden Soeharto dengan mantan presiden Richard M Nixon dan mantan menlu Henry Kissinger.

    Dokumen bertanggal 26 Mei 1970 berisi berbagai hal soal perkembangan Orde Baru Indonesia setelah lepas dari peristiwa G30S. Tercatat isu soal Partai Komunis Indonesia, investasi dan utang asing, serta pertahanan Indonesia dibahas.

    Dalam pembicaraan lanjutan, Soeharto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap militer Cina dan Rusia. Menurut Soeharto, Cina dan Rusia mengetahui titik lemah pertahanan Indonesia.

    "Armada dan peralatan militer kami datang dari Rusia dan Cina. Jadi mereka tahu persis kelemahan Indonesia. Kami sudah membicarakan hal ini dengan Admiral McCain terkait potensi ancaman Cina yang memiliki misil daya jelajah 1.100 mil," kata Soeharto.

    "Kami juga memberi perhatian serius terhadap ancaman infiltrasi dari Rusia. Karena armada laut Rusia aktif di Laut Hindia dan kemungkinan meluas hingga ke Pasifik. Indonesia mengkhawatirkan Rusia menggunakan kapal selamnya, padahal kami belum punya senjata antikapal selam," sambung Soeharto.

    Soeharto juga mengkhawatirkan kemampuan jenderal-jenderal militernya belum memiliki rencana strategis menangkal Cina-Rusia.

    Terhadap penjabaran Soeharto ini, Nixon mengatakan, memang ada potensi dari Cina untuk membantu lagi komunis di Indonesia. Apalagi Indonesia termasuk negara strategis dengan potensi sumber daya alamnya yang kaya. "Indonesia menjadi target dari negara lain," kata Nixon.

    Ia lalu mengarahkan Soeharto untuk bertemu dengan sejumlah tokoh penting membahas kekuatan militer Indonesia. "Ini untuk menentukan apa yang dibutuhkan Indonesia dan bagaimana peran Amerika yang tepat bagi Indonesia," kata Nixon.

    "Selalu terbuka kemungkinan untuk menambah bantuan peralatan dan armada militer lagi bagi Indonesia," tambah dia.

    Sumber: REPUBLIKA
    Readmore --> Soeharto Takut Indonesia Diserang Cina-Rusia

    Israel Kirim Pesawat Mata-mata ke Rusia

    illustrasi

    MOSKWA, KOMPAS.com — Israel telah mengirim sejumlah pesawat mata-mata ke Rusia, dalam pengiriman pertama pesanan Rusia.

    Menurut kantor berita Interfax, Jumat (10/12/2010), Moskwa berusaha untuk merevitalisasi angkatan udaranya yang merosot.

    Pengiriman pesawat itu ditujukan untuk mendorong kemampuan dalam mengumpulkan data intelijen Rusia.

    Perjanjian pembelian pesawat mata-mata Israel senilai 550 juta dollar AS tersebut ditandatangani tahun lalu.

    "Semua pesawat mata-mata itu ditetapkan melalui kontrak yang telah dikirim ke Kementerian Pertahanan Rusia. Satu kelompok perwira Rusia telah menjalani pelatihan dalam penggunaan peralatan itu," kata sebuah sumber diplomatik militer yang tak disebutkan namanya, Kamis, seperti dikutip Interfax.

    Perang lima hari Rusia dengan bekas republik Soviet, Georgia, pada 2008 telah menyingkap sistem intelijen dan komunikasinya yang buruk.

    Perjanjian dengan Israel untuk meningkatkan Angkatan Udara Rusia itu merupakan bagian dari penjualan yang memperoleh persetujuan Moskwa untuk mengalihkan penjualan sistem rudal pertahanan udara S-300 Rusia ke Iran, menurut kawat diplomatik AS, yang dipublikasikan WikiLeaks.

    Rusia telah membekukan pesanan rudal permukaan-ke-udara itu ke Iran awal tahun ini, dengan menyebut putaran baru sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Teheran karena aktivitas nuklirnya yang seperti bayangan.

    Rusia menyatakan, mereka ingin membeli pesawat mata-mata Israel untuk mengetahui konstruksi dan teknologinya.

    Sebuah sumber industri pertahanan Israel mengatakan kepada Reuters, Kamis, bahwa pengiriman itu merupakan hasil dari perjanjian yang ditandatangani satu setengah tahun lalu.

    Wakil Menteri Pertahanan Rusia Vladmir Popovkin sebelumnya mengatakan, Rusia telah mempertimbangkan 14 pesawat mata-mata Israel dalam pesanan pertamanya.

    Pada Oktober Rusia memesan dua kali lipat jumlahnya dari pesanan April lalu untuk satu set pesawat mata-mata lainnya.

    Beberapa pengamat mengatakan, Angkatan Udara Rusia membutuhkan kira-kira 100 pesawat pengintai bagi pengumpulan data intelijen efektif jika terjadi konflik militer.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Israel Kirim Pesawat Mata-mata ke Rusia

    Jenderal Unifil Kunjungi Indobatt

    Semenjak peralihan dari Satgas lama, kunjungan ini merupakan kunjungan pertama yang dilakukan pejabat Unifil ke Markas Indobatt. Dengan menggunakan Helly Bell UN-280 milik Spanyol, orang nomor dua dijajaran Unifil itu mendarat di Hellypad Indobatt.


    LEBANON (Pos Kota) – Chief Of Staff Markas (COS) UNIFIL Brigadir Jenderal Xavier de Woillemon mengunjungi Markas Indobatt Kontingen Garuda XXIII-E/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) POSN 7-1 di Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Kamis (9/12).

    Kunjungan kerja ini adalah pertama kalinya dilakukan pejabat Unifil ke Markas Indobatt semenjak peralihan dari Satgas lama kepada Satgas baru. Kedatangan COS dan rombongan menggunakan Helikopter Bell milik Spanyol dengan nomor registrasi UN-280.

    Setelah landing di Hellypad Indobatt, didampingi Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Hendy Antariksa beserta Wadansatgas Letkol Mar Harnoko dan beberapa perwira staf, rombongan menuju Markas Indobatt dan disambut secara protokoler, dilanjutkan tari Yapong yang dipersembahkan oleh Srikandi-Srikandi Wan TNI Indobatt.

    Kunjungan dilanjutkan ke Observation Post Alman yang merupakan TMOP (Temporery Observation Post). Selesai menerima penjelasan dari Danki C Kapten Mar Budi Wijani rombongan menuju ke CompoundKompi C POSN 9-2.

    Turut hadir dalam rombongan kunjungan kerja Military Assistant Maj (FR) Bruno Costanzo dan dua perwira staf Unifil lainnya. Dansatgas Indobatt Letkol Inf Hendy Antariksa mengatakan, kunjungan kerja COS Unifil ini dimaksudkan untuk memastikan kegiatan satuan-satuan jajaran Unifil, khususnya Kontingen GarudaXXIII-E/Unifil di sepanjang area Litani River.

    Kunjungan kerja diakhiri dengan foto bersama dan pemberian cindera mata dari Dansatgas Indobatt kepada COS Unifil.

    Sumber: POS KOTA
    Readmore --> Jenderal Unifil Kunjungi Indobatt

    Malaysia Harapkan Kerjasama Nuklir dengan Korsel


    Perdana Menteri Malaysia, Najib Tun Razak menyatakan minat negaranya untuk memanfaatkan pengalaman Korea Selatan dalam teknologi nuklir termasuk di antaranya pembangunan reaktor nuklir pintar dan berbagai reaktor nuklir kecil.

    Hal itu dikemukakan Najib hari ini (10/12) dalam konferensi persnya bersama Presiden Korsel, Lee Myung-bak , yang berkunjung ke Kuala Lumpur. Sebagaimana dilaporkan IRNA, kedua negara telah menandatangani kesepahaman di bidang keamanan nuklir dan radio aktif.

    Perdana Menteri Malaysia dan Presiden Korsel menekankan pentingnya energi nuklir sebagai sebuah sumber energi yang meyakinkan, stabil, aman, dan bersih. Tidak hanya itu, PM Malaysia juga mengharapkan perluasan kerjasama kedua negara di sektor nuklir.

    Di bagian lain, terkait usulan pembentukan Dewan Dagang Malaysia-Korsel, Najib menegaskan, "Usulan tersebut akan mempermudah perundingan dan kerjasama sektor swasta kedua negara dan akan membuka peluang kerjasama baru kedua pihak."

    Pada kesempatan itu, Najib menekankan agar Malaysia memanfaatkan kemampuan perusahaan-perusahaan Korsel di sektor teknologi ramah lingkungan.

    Sumber: IRIB
    Readmore --> Malaysia Harapkan Kerjasama Nuklir dengan Korsel

    Pengamanan Laut di Bawah Presiden


    Manado, Kompas - Pengamanan laut dan pantai di Tanah Air secara mutlak kini berada di tangan Badan Koordinasi Keamanan Laut. Pengamanan dilakukan secara terpadu, melingkupi seluruh aspek kehidupan di laut Indonesia dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Hal itu dikemukakan Laksamana Madya Y Didik Heru Purnomo, Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) kepada wartawan, seusai rapat koordinasi di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (9/12). Didik didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Paliuju dan Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil.

    Menurut Didik, pengamanan laut melalui Bakorkamla lebih efisien dan efektif karena dilakukan secara bersama oleh 12 institusi selaku pemangku kepentingan. Sewaktu-waktu operasi keamanan laut dapat dilakukan secara bersama oleh kapal perikanan atau kapal milik Kepolisian Negara RI.

    Ia mencontohkan, Operasi Gurita oleh Bakorkamla sejak tahun 2007 hingga November tahun ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian riil senilai Rp 1,29 triliun. Operasi Bakorkamla meliputi penanggulangan pencurian ikan, penyelundupan kayu hitam, pencemaran laut, dan perompakan di laut.

    Di tingkat pusat, Bakorkamla diketuai oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, dengan anggota Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Dalam negeri, Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, serta Kepala Staf TNI Angkatan Laut.

    ”Bakorkamla tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan para pemangku kepentingan sekaligus pemerintah daerah,” katanya.

    Sumber: KOMPAS
    Readmore --> Pengamanan Laut di Bawah Presiden

    Update : Korsel Akan Mengekspor Dua Kapal Selam Kepada Indonesia Senilai $900jt USD


    KUALA LUMPUR, 9 Desember Yonhap) - Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak terbang ke Kuala Lumpur pada hari Kamis untuk kunjungan kenegaraan dua hari yang dirancang untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara dan menandai peringatan 50 tahun hubungan hubungan diplomatik tahun ini.

    Tak lama setelah kedatangannya, Lee bertemu dengan kelompok lebih dari 120 warga Korea di Malaysia.

    Pada hari Jumat, Lee merencanakan untuk mengadakan pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Najib Razak di Putrajaya, sebuah kota administrasi di dekat Kuala Lumpur,dalam memajukan hubungan antar negara mereka, termasuk kerjasama di bidang energi nuklir, menurut dengan Kantor Cheong Wa Dae Lee.

    Para pemimpin dijadwalkan mengadakan konferensi pers bersama setelah menyaksikan upacara penandatanganan Perjanjian dan kerjasama peradilan dalam masalah pidana, tambahnya.

    Perjalanan Lee ke negara Asia Tenggara merupakan yang pertama oleh Presiden Korea Selatan Lee dari pendahulunya Roh Moo-hyun mengunjungi pada tahun 2005.

    Malaysia merupakan mitra ekonomi utama Korea Selatan. Malaysia adalah eksportir LNG terbesar kedua setelah Qatar. Kedua belah pihak telah mencoba untuk memperluas kerjasama dalam pembangkit tenaga nuklir dan energi terbarukan.

    Sebelumnya pada hari itu, Lee melakukan perjalanan singkat ke pulau Bali Indonesia, di mana ia menghadiri sebuah forum tentang demokrasi regional dan mengadakan pertemuan puncak dengan nya margin mitra Indonesia.

    Di puncak, Lee dan Susilo Bambang Yudhoyono sepakat untuk meningkatkan kerjasama pada pengembangan senjata, energi, infrastruktur dan teknologi hijau, kata Cheong Wa Dae.

    Yudhoyono menyatakan bahwa Indonesia dan Korea Selatan untuk meningkatkan kemitraan dalam industri pertahanan di bidang-bidang seperti produksi dan perdagangan jet tempur, pesawat latih, kapal selam, tank dan senjata lainnya, Cheong Wa Dae juru bicara Kim Hee-jung.

    Korea Selatan ingin mengekspor lebih dari selusin T-50 Golden Eagle pesawat latih supersonik ke Indonesia. Jika berhasil, ia akan menjadi perangkat komersial pertama di Seoul, yang dikembangkan dengan teknologi sendiri. Setiap pesawat latih akan menelan biaya sekitar $ 20 juta.

    Seoul juga berencana untuk mengekspor dua kapal selam ke Indonesia, potensi kontrak 900 juta dolar. Selain itu, kedua negara tersebut mendorong program pembangunan dalam hubungannya dengan pesawat tempur dengan nama "KF-X."

    "Presiden Yudhoyono mengumumkan rencana untuk mengirim utusan khusus ke Korea Selatan awal tahun depan untuk membahas isu kerjasama Asosiasi Industri ekonomi dan pertahanan khususnya," katanya.

    Lee kemudian menyampaikan pidato pada pembukaan Forum Bali dua hari, di mana ia menekankan pentingnya demokrasi terhadap pembangunan ekonomi seperti ditunjukkan pada perbedaan ekonomi antara kedua Korea.

    Lee mengatakan, terlepas dari ancaman militer tanpa henti dari negara komunis Korea Utara, Korsel telah mendapat industrialisasi kapitalis dan demokrasi dalam suatu generasi, yang menunjukkan hubungan antara demokrasi dan pertumbuhan ekonomi.

    Dia tidak menyebutkan bahwa pemboman mematikan Korea Utara dari sebuah pulau di Korea Selatan pada tanggal 23 November, selama apa pidato pertamanya kepada audiens internasional sejak serangan itu.

    Dalam konferensi pers bersama dengan Yudhoyono setelah forum, Lee mengatakan bahwa demokrasi di Korea Selatan, Indonesia dan negara-negara lain di Asia dan Pasifik itu bukan keajaiban semalam, tetapi dicapai melalui nilai konstan dan pengorbanan rakyatnya.

    "Melalui Forum hari ini, saya menegaskan kembali keyakinan saya bahwa meskipun tantangan dan cobaan, bangsa-bangsa di Asia dan Pasifik akan melanjutkan upaya-upaya untuk matang demokrasi dan perdamaian dan kesejahteraan," katanya.

    Sumber: YONHAP/MIK
    Readmore --> Update : Korsel Akan Mengekspor Dua Kapal Selam Kepada Indonesia Senilai $900jt USD

    Thursday, December 9, 2010 | 11:38 PM | 0 Comments

    Korsel Mempercepat Pengadaan Alutsista

    Pesawat temput F-15Ks


    Agresifitas Korea Utara yang meningkat dapat mengakibatkan upgrade dan pengadaan pesawat tempur dipercepat

    Ini merupakan tahun yang sangat menegangkan di semenanjung Korea. Dari penerpodoan sebuah kapal Korsel jenis korvet oleh kapal selam milik Korut pada tanggal 26 maret. Kemudian, pada tanggal 23 November, Korea Utara mengebom pulau Yeonpyeong di Korea Selatan, menewaskan dua Marinir dan dua warga sipil Korea Selatan.

    Korea Selatan dan Amerika Serikat mengikuti latihan menembak dengan angkatan laut yang sebelumnya direncanakan dan banyak didemonstrasolam di Laut Kuning yang melibatkan kapal induk USS George Washington. AS juga melakukan latihan dengan Jepang, yaitu kapal perang dan 400 pesawat. Sementara itu, menteri pertahanan baru Korea Selatan mengatakan bahwa ia akan mengendurkan aturan keterlibatan angkatan bersenjata.

    Sementara ketegangan di semenanjung Korea bukan hal yang baru, beberapa sumber industri merasakan suasana penyerangan tersebut bisa mempercepat program yang ada.

    Yaitu mengupgrade sebagian besar pesawat F-16 block 32 menjadi F-16 C/D block 52 oleh Angkatan Udara Korsel, Dari penelusuran Flightglobal Korsel memiliki 118 F-16C dan 51 two-seater F-16Ds.

    Program peningkatan teknologi untuk F-16 akan digunakan untuk misi baru. Hal ini juga akan menyediakan link data umum dengan armada pesawat dan Korea Selatan untuk Boeing F-15Ks. Para produsen AS telah memproduksi 46 dari tipe yang terakhir, dan mendapatkan pesanan lagi sekitar 15 masih dalam pengerjaan.

    Program lain yaitu mpembelian UAV Northrop Grumman RQ-4 Global Hawk oleh Korea Selatan yang mempunyai kemampuan terbang dan tahan lama. Korea Selatan telah lama tertarik pada UAV ini, tapi karena keterbatasan anggaran telah memunda pengadaan UAV tersebut. Terlepas dari ketegangan yang sedang berlangsung, perjanjian Global Hawk juga bisa mendapatkan keuntungan dari menundaan penarikan U. S. pesawat mata-mata Angkatan Udara di masa Perang Dingin Lockheed U-2, yang telah menggunakan secara ekstensif di semenanjung Korea.

    Namun banyak kendala dalam pengadaan Global Hawk Korea Selatan agar bisa menjadi sistem kontrol teknologi rudal. Jika kedua negara Korea Selatan dan Amerika Serikat telah melakukan kesepakatan, dapat dibayangkan bila Korsel dan US banyak melakukan penandatangan pengadaan - akan menyebabkan sekutu Korea Utara, Cina - bisa mencoba untuk memblokir penjualan Global Hawk.

    "MTCR pasti bisa jadi masalah," kata seorang narasumber. "Bahkan jika AS bisa membuat pengecualian berdasarkan kebutuhan pertahanan Korea Selatan - dan fakta lain dalam mitra perjanjian di Korea Selatan. "

    Program utama lainnya termasuk Korea Selatan Korea Aerospace Industries pengembangan F/A-50, berdasarkan pesawat T-50 untuk pesawat latih lanjutan. Korea Selatan bisa mulai menguji F/A-50 pada tahun 2012, 60 dan 150 dari F/A-50 akan menggantikan pesawat F-5E.

    Dua program utama lainnya adalah kontrak KF-X dan F-X3 oleh KAI untuk pengadaan pertama yaitu memproduksi 120 pesawat tempur KF-X untuk angkatan udara Korsel, dalam perkembangan pesawat yang akan didanai 60% oleh pemerintah Korea Selatan, 20% untuk KAI dan 20% untuk mitra asing(Indonesia). Dalam acara Indo Defense bulan November di Jakarta, mengatakan KAI masih berbicara dengan mitra asing potensial, meskipun bulan juli pada waktu Farnborough Airshow, KAI melakukan MoU dengan Indonesia dalam proyek tersebut.

    Seoul cenderung mengeluarkan permohonan proposal untuk kontrak F-X3 pada kuartal pertama tahun 2011. Boeing F-15 Eagle silent, Eurofighter Typhoon dan Lockheed Martin F-35 Joint Strike Fighter akan bersaing untuk menggantikan 60 pesawat McDonnell Douglas F-4Es.

    Terlepas dari yang ada dan proyek-proyek yang akan datang, angkatan udara Korsel akan melakukan tindakan objektif, karena kekuatan udara Korsel lebih maju daripada Korut, baik secara kuantitatif dan kualitatif - yang sebelumnya dipertimbangkan oleh pasukan Amerika Serikat.

    "Saya tidak berpikir Korut bisa menerbangkan pesawat tempurnya" kata salah satu narasumber. "Mereka sangat tidak kekurangan dana dan kemungkinan untuk mengalami kekurangan serius yaitu dalam pelatihan pilot. Korsel bisa terbang sampai wilayah Korea Utara bahkan sanggup terbang sejauh wilayah udara Irak."

    Sumber: FG/MIK
    Readmore --> Korsel Mempercepat Pengadaan Alutsista

    RI Selidiki WNI di Mindanao

    Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia masih menyelidiki keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan eksodus ke Filipina Selatan dan berlatih militer di Mindanao.

    "Kami sudah menerima informasi tersebut, dan telah mengerahkan seluruh unsur-unsur intelijen untuk memastikan tersebut," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai bertemu Menteri Pertahanan Singapura Teo Chee Hean di Jakarta, Kamis.

    Ia mengemukakan, pihaknya sudah menghubungi Atase Pertahanan di Perwakilan RI di Filipina dan instansi terkait untuk menelusuri keberadaan para WNI dan kegiatan di Filipina Selatan.

    "Sedang kita telusuri terus," kata Purnomo menegaskan.

    Dari Sulawesi Utara dilaporkan ribuan warga Suku Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) dilatih gerilyawan Moro di Mindanao Selatan, Filipina.

    Terkait itu, Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna, semakin memaksimalkan pengawasan di perbatasan, sementara DPRD Sangihe menilai eksodus warga tersebut karena tekanan ekonomi.

    Ribuan warga yang diduga bergabung dengan jaringan Al Qaeda tersebut berasal dari tiga kabupaten kepulauan di Sulut, Sangihe, Sitaro, dan Talaud.

    Mereka adalah Suku Sangihe yang kawasannya disebut pula sebagai Nusa Utara. Dari dua tiga Kabupaten tersebut, Talaud tepat berada di tapal batas Indonesia-Filipina.

    Pendeta Wolf yang belasan tahun melayani kerohanian warga asal Nusa Utara di pesisir Mindanao Selatan, menyatakan sudah sekitar 2.000 warga Indonesia dilatih Moro bersama kelompok Al Qaeda.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> RI Selidiki WNI di Mindanao

    UTUSAN MENHAN AS TEMUI KOMISI I DPR


    Deputi Asisten Menteri Pertahanan Amerika untuk Asia Selatan dan Tenggara Robert Scher menemui pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI di ruang tamu Komisi I DPR. Berdasarkan agenda, Kunjungan tersebut membicarakan kerjasama pertahanan antara Amerika Serikat dengan Indonesia dalam aspek keamanan laut, bantuan kemanusiaan dan bencana alam serta modernisasi pertahanan.

    Terlihat Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq dan sejumlah anggota Komisi I DPR juga ikut menerima utusan AS tersebut, Tantowi Yahya dari F-PG, Muhammad Najib (F-PAN), Tritamtomo (F-PDIP), dan Salim Mengga (F-PD).

    Menurut Politisi dari Partai Golkar Tantowi Yahya, inti pembicaraannya antara Komisi I DPR dan utusan AS seputar kerjasama pertahanan dengan Amerika Serikat. "Mereka sudah mengadakan pembicaraan sebelumnya dengan pemerintah, baik tingkat dirjen maupun menteri yang dilaksanakan pada bulan Juni tahun lalu,"paparnya

    Dia menambahkan, pertemuan tersebut tidak ada materi pembicaraan mengenai WikiLeaks dan hibah pesawat F 16. "Soal F-16 saya malah lupa tuh menanyakannya,"ujarnya seusai pertemuan dengan utusan AS, di Gedung Nusantara I, Kamis, (9/12).

    Dia menambahkan, kerja sama pertahanan dapat berupa tukar-menukar perwira dan pembelian suku cadang untuk alat-alat pertahanan Indonesia. "Kita kembali menegaskan komitmen-komitmen yang sudah dibuat oleh pemerintah kedua Negara," tandasnya.

    Sumber: DPR RI
    Readmore --> UTUSAN MENHAN AS TEMUI KOMISI I DPR

    Korsel, Indonesia Sepakat Untuk Memperkuat Hubungan Pertahanan

    T-50 GE Buatan Korea Selatan

    Korea Selatan dan Indonesia telah sepakat untuk memperkuat kerjasama bilateral untuk pengembangan senjata dan teknologi pertahanan, termasuk tank, kapal selam dan pelatihan pesawat, Cheong Wa Dae mengatakan pada hari Kamis.

    Pada pertemuan puncak di pulau resor Bali di Indonesia di sela-sela forum regional, Presiden Lee Myung-bak dan rekannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membahas cara-cara untuk meningkatkan hubungan pertahanan dan ekonomi antara Seoul dan Jakarta.

    "Kedua pemimpin bersama-sama mengembangkan senjata dan meningkatkan perdagangan bilateral," kata juru bicara Lee, Kim kepada wartawan Hee-jung. Perjanjian ini menjadi pertanda yang baik untuk tawaran Korea untuk berpartisipasi dalam proyek Indonesia untuk memodernisasi senjata.

    Korsel saat ini bersaing dengan Rusia dan Republik Ceko untuk mengekspor T-50 Golden Eagle ke Indonesia. Jakarta akan mengumumkan pemenang awal tahun depan untuk pengadaan 16 pesawat, cukup untuk skuadron.

    Jika berhasil, untuk pertama kalinya korsel mengekspor pesawat latihnya, yang dikembangkan dengan teknologi sendiri. Setiap pesawat latih harga akan sekitar $ 20 juta.

    Lee mengatakan Presiden Yudhoyono akan mengirim utusan khusus ke Seoul bulan depan untuk membahas kerjasama dalam industri pertahanan yang lebih mendalam dan konkret, menurut juru bicara itu.

    Ia menyatakan harapan bahwa Indonesia dan Korea Selatan dapat memperkuat kerjasama dalam pengembangan pesawat latih modern, kapal selam, tank dan senjata lainnya.

    Presiden Lee tiba di Bali awal pada hari Kamis. Kemudian Presiden Lee terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk kunjungan kenegaraan dua hari.

    Pada isu ekonomi, pemimpin Indonesia mengatakan berharap perdagangan kedua negara akan menjadi dua kali lipat menjadi 40 juta dolar sebelum ia selesai masa jabatannya pada tahun 2014. Indonesia merupakan mitra dagang kesepuluh terbesar Korea, dengan perdagangan bilateral diperkirakan akan mencapai 20 juta tahun ini, naik dari 15 juta pada tahun 2009.

    Lee dan Yudhoyono juga sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam masalah regional dan global. Jakarta akan menjadi akan menjadi Ketua ASEAN berikutnya.

    Dalam pidato pada Forum Tahunan demokrasi Bali, yang dipimpin Lee bersama dengan Yudoyono, dia menekankan bahwa kesenjangan ekonomi antara Selatan dan Korea Utara menunjukkan bahwa demokrasi merupakan prasyarat kemakmuran ekonomi.

    "Meskipun konfrontasi antar-Korea, Republik Korea telah mencapai industrialisasi dan demokrasi dalam satu generasi," kata Lee.

    "Perekonomian Kita(Korsel) telah menjadi 38 kali lebih besar dari Korea Utara selama enam dekade setelah perang. Kenyataan ini menunjukkan hubungan antara demokrasi dan pertumbuhan ekonomi yang cepat."

    Dia mengatakan bahwa negara tidak bisa menyelesaikan masalah regional sendiri, menekankan pentingnya kerjasama yang erat antara negara-negara Asia.

    Lee tidak menyebutkan artileri mematikan Korea Utara, atas penembakan di sebuah pulau di Korea Selatan bulan lalu. Ajudan Lee mengatakan presiden ingin menunjukkan tekad untuk menghadapi serangan tegas Seoul Utara dan setiap provokasi potensial melalui tindakan, bukan cuman melalui kata-kata.

    Hari ini, Lee akan mengadakan pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pada penguatan hubungan ekonomi.

    Lee akan kembali ke Seoul pada hari Sabtu.

    Sumber: KOREA TIMES / MIK
    Readmore --> Korsel, Indonesia Sepakat Untuk Memperkuat Hubungan Pertahanan

    Wapres Sambut Positif Sekolah Penerbang Tempur

    Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Boediono menyambut positif pengaktifan kembali sekolah penerbang tempur antara RI dan Singapura.

    "Wapres tersenyum dan menyambut positif gagasan pendirian kembali sekolah penerbang tempur antara Indonesia dan Singapura," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai mendampingi Wapres Boediono menerima Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean di Jakarta, Kamis.

    Dalam pertemuan tertutup selama 30 menit itu, kedua wakil pemerintahan itu membahas berbagai hal terkait hubungan kedua negara di berbagai bidang terutama pertahanan dan militer.

    "Ibaratnya, sekolah penerbang itu setingkat S-3 di sekolah umum, bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para penerbang tempur kedua negara," katanya.

    Pada pembahasan lebih rinci, Purnomo mengatakan, pengaktifan kembali sekolah penerbang tempur itu akan diserahkan sepenuhnya kepada angkatan udara masing-masing negara.

    "Apa yang diperlukan, materinya apa saja, bagaimana bentuk latihannya itu kan angkatan udara kedua negara yang tahu," katanya.

    Usai melakukan kunjungan kehormatan kepada Wapres Boediono, Wakil PM Hean yang juga merangkap sebagai Menteri Pertahanan Singapura mengadakan pertemuan khusus dengan mitranya Menhan Purnomo Yusgiantoro di Kementerian Pertahanan.

    Sekjen Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Eris Herryanto mengatakan, sekolah penerbang tempur antara RI-Singapura didirikan pada 1999 dan telah berjalan baik.

    "Namun, memang diperlukan dukungan sarana prasarana yang lebih memadai, mengingat latihan menyangkut rangkaian taktik dan teknik tempur. Semisal, kawasan "tactical air weaponary range" atau lokasi simulasi dimana terdapat sejumlah sasaran seperti landasan, perkantoran bahkan pesawat, untuk dibom dan lain-lain," katanya.

    Tentang lokasi latihan yang akan digunakan, Eris mengatakan, masih dijajaki kedua negara agar sesuai dengan kebutuhan latihan.

    "Yang jelas di Indonesia, mengingat Singapura kan tidak ada lahan," katanya.

    Indonesia dan Singapura telah 30 tahun melakukan kerja sama latihan antara angkatan udara kedua negara dengan sandi "Elang Indopura".

    Sumber: YAHOO
    Readmore --> Wapres Sambut Positif Sekolah Penerbang Tempur

    MENHAN: LATIHAN INDOPURA PERERAT TNI AU DAN RSAF


    Bali - Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro mengemukakan, latihan bersama tahunan TNI AU dengan Angkatan Udara Singapura (RSAF) yang telah berlangsung 30 tahun dengan sandi "Indopura 2010" mempererat hubungan angkatan udara kedua negara.

    "Kali ini memang sedikit istimewa karena memperingati 30 tahun kerja sama latihan yang tujuannya meningkatkan kemampuan awak tempur dan pendukung kedua angkatan udara. Antara Indonesia dan Singapura selama ini telah terjalin hubungan militer dengan militer yang baik sekali," kata Menhan di Pangkalan Udara TNI AU Ngurah Rai, Bali, Rabu.

    Hadir pada latihan yang dilaksanakan sejak 12 hari lalu itu, Menhan Singapura Teo Chee Hean, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Kepolisian Negara Indonesia Jenderal Polisi Timur Pradopo.

    Selain itu turut hadir Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Imam Sufaat dan koleganya dari RSAF Marsekal Muda Ng Chee Kern.

    Kedua pucuk pimpinan angkatan udara kedua negara itu tiba di landasan pacu pangkalan udara TNI AU mendahului kehadiran Menteri Pertahanan Indonesia dan Menhan Singapura.

    Bila Yusgiantoro dan Teo datang memakai pesawat angkut, maka Sufaat dan Ng Chee Kern tiba memakai pesawat tempur andalan negara masing-masing, yaitu Sukhoi 30-MKI dari Skuadron Udara 11 TNI AU dan F-15SG Singapura yang berpangkalan di Australia.

    Kedua pesawat tempur itu merupakan bagian dari satu "flight" berformasi pesawat tempur kedua negara yang sebelumnya mengarungi udara Pulau Bali dan sekitarnya sebelum mendarat, yang dikawal satu F-16 seri B milik TNI AU.

    Bahkan beberapa manuver tempur sempat dilakukan saat kedua pucuk pimpinan kedua angkatan udara itu masih berada di dalam masing-masing pesawat tempur. Di antara manuver itu adalah teknik menikung tajam yang bisa menimbulkan gaya hingga 5 gravitasi.

    Kedua negara melibatkan setengah skuadron udara pesawat tempur yang dimiliki. Indonesia mengerahkan empat pesawat tempur F-16 seri A dan dua F-16 seri B, sementara Singapura melibatkan pesawat serupa namun dari seri yang lebih muda dan canggih dari sisi avionika tempurnya, yaitu F-16 Blok 52.

    Selain ketiga tipe pesawat tempur F-16 itu, deretan pesawat tempur taktis ringan F-5 Tiger II milik Angkatan Udara Singapura juga dilibatkan, sementara satu helikopter NAS-332 Super Puma dari Skuadron Udara 8 disiagakan untuk kepentingan SAR bila diperlukan.

    Menurut Menhan Singapura Teo Chee Hean, kerja sama seperti ini akan ditingkatkan terus pada masa mendatang. "Kami yakin ini memberi banyak sekali manfaat bagi kedua negara serumpun ini. Apalagi perkembangan masa mendatang akan sangat dinamis," katanya.

    Dalam latihan tempur "Indopura 2010" kali ini, berbagai jenis latihan dan manuver tempur dan serang dari udara ke udara dan udara ke darat dilakukan secara simultan.

    Di antara materi latihan adalah teknik tempur udara "dog fight", dimana satu penyerang berusaha memusnahkan lawannya yang terbang di depan sementara sang lawan akan mati-matian melepaskan diri dari "kuncian" musuhnya di belakang.

    "Kalau bisa, malah posisinya harus dibalik dari diserang menjadi menyerang. Selain itu juga materi penyergapan di udara oleh pesawat tempur yang sedang berpatroli terhadap pesawat tidak dikenal yang melanggar teritori udara," kata seorang penerbang tempur TNI AU yang terlibat dalam latihan itu.

    Sedangkan latihan serang udara ke darat adalah teknik pengeboman dan penembakan beruntun terhadap satu bidang sasaran darat dari udara. Untuk yang terakhir ini, amunisi asli tidak digunakan melainkan cuma tiruannya saja.

    Menurut jadwal latihan, selama delapan hari latihan itu diterbangkan dua gilir penerbangan. Akan tetapi hal itu juga tidak bisa selalu terjadi karena pertimbangan cuaca yang terkadang kurang mendukung jalannya latihan.

    Selain dengan Singapura, Indonesia juga melaksanakan latihan udara serupa dengan Malaysia, Thailand, dan Filipina. Singapura sejak beberapa belas tahun lalu merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang memiliki armada angkatan udara terkuat.

    Negara itu bahkan menitipkan tiga skuadron tempur dan satu skuadron latihnya di Australia dalam satu ikatan perjanjian bilateral, dengan pertimbangan keterbatasan lahan dan arena berlatih.

    Jika satu pesawat terbang tinggal landas dari Bandar Udara Internasional Changi di Singapura ke arah tenggara, maka dalam hitungan kurang dari lima menit dia telah memasuki wilayah udara perbatasan negara itu dengan Indonesia.

    Sumber: DEPHAN
    Readmore --> MENHAN: LATIHAN INDOPURA PERERAT TNI AU DAN RSAF

    Penyelesaian Ambalat Molor


    TEMPO Interaktif, Denpasar -Penyelesaian sengketa Blok Ambalat di perairan Sulawesi hingga kini masih molor. "Saya istilahkan perkembangan, bukan kemajuan," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa usai jumpa pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman di Hotel Laguna, Nusa Dua, Bali, Rabu (8/12).

    Namun ia mengakui sudah ada tanda-tanda menuju titik temu dalam pembahasan soal perbatasan laut termasuk Ambalat. Hanya saja Marty menolak menjelaskan soal potensi titik temu itu.

    Sejauh ini terdapat 10 perbatasan laut yang menjadi sengketa antara Indonesia dengan negara tetangga, termasuk dengan Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

    Marty mengisyaratkan tidak ada indikasi pemerintah Malaysia mengulur waktu untuk menyelesaikan konflik Ambalat. "Berdasarkan pengalaman beberapa bulan ini, kedua negara sepakat menyelesaikan masalah perbatasan secara baik, dan lebih cepat," ujarnya.

    Ketegangan sudah beberapa kali terjadi di sekitar Blok Ambalat, di mana patroli Angkatan Laut Malaysia melanggar tapal batas. Delapan tahun lalu, Indonesia kalah dari Malaysia dalam perebutan Pulau Sipadan dan Ligitan. Mahkamah Internasional memutuskan kedua pulau itu sah milik Malaysia lantaran ada bangunan yang didirikan negara Jiran itu di sana, termasuk menara pengawas.

    Sumber: TEMPO
    Readmore --> Penyelesaian Ambalat Molor

    Wednesday, December 8, 2010 | 9:22 PM | 0 Comments

    Timor Timur ajaki Kerja Sama dengan PT PAL

    Jakarta (ANTARA News) - Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao, menjadwalkan kunjungan ke industri perkapalan Republik Indonesia, PT PAL, di Surabaya, Jawa Timur, pada 11 Desember 2010 guna menjajaki kerja sama kedua negara di bidang pengembangan maritim.

    "Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan di antara Perdana Menteri Timor Leste dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, pada 27 Oktober 2010 di Surabaya. Kami ingin menjalin kerjasama pertanian, peternakan, irigasi dan maritim," kata juru bicara Xanana, Antonio Ramos, kepada ANTARA News dari Nusa Dua, Bali, Rabu.

    Timor Leste, menurut dia, berminat menjalin kerja sama di bidang maritim dengan Indonesia melalui PT PAL. Apalagi, Timor Leste dalam pembangunan jangka panjang 2011-2030 menempatkan laut sebagai faktor strategis pembangunannya.

    "Untuk realisasinya, maka kami akan membangun kerja sama dalam bidang pembangunan perkapalan dengan Indonesia, khususnya PT PAL," ujarnya.

    Dalam kunjungan kerja di Jawa Timur, Xanana pada 10 Desember juga menjadwalkan ke Koperasi Unit Desa (KUD) yang selama ini mengelola industri susu berbasis peternak di Desa Tutur, Kabupaten Pasuruan.

    Selain itu, Xanana bersama rombongannya juga akan meninjau proyek air bersih Perum Jasa Tirta di Malang, dan irigasi di Waduk Wlingi dan Lodoyo, Kabupaten Blitar.

    Sumber: ANTARA
    Readmore --> Timor Timur ajaki Kerja Sama dengan PT PAL

    Lanud Rembiga dan Lanal Mataram Latihan Menembak

    LOMBOK (Pos Kota) – Untuk menambah kecapakan dan keterampilan prajurit TNI yang siap menghadapi tugas dan situasi apapun, Lanud Rembiga mengadakan latihanmenembak di AWR rambang, Lombok Timur.

    Kegiatan latihanmenembak merupakan program kerja Lanud Rembiga untuk membinakemampuan dan profesionalime prajurit. Latihan menembak ini diikuti olehPerwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Lanud Rembiga, untuk Bintara danTamtama serta PNS latihan menembak menggunakan senjata laras panjang G3. Sedangkan untuk perwira latihan menembak menggunakan senjata laras pendek jenis colt, FN 46, taurus dan L lama.

    Berbeda dengan latihan menembak sebelumnya, latihan menembak kaliini Lanud Rembiga melaksanakan latihan menembak bersama dengan Lanal Mataram dan mengundang pejabat TNI/Polri Kab Lombok Timur, dari TNI AD pejabat yang hadir dari Korem 162/WB dan Kodim 1615 Lotim, dari Polri yang hadir dari Polres Lotim serta turut hadir pula dari pejabat bea dan cukai Prov. NTB.

    Di sela-sela latihan Komandan Lanal Mataram Kolonel (Mar) Budi Purnama mengucapkan terima kasih kepada Komandan Lanud Rembiga Letkol Pnb Antariksa Anondo beserta seluruh anggota yang telah mengajak personil Lanal mataram untuk latihan menembak bersama dan berharap akan terus berlanjut bukan hanya dalam latihan menembak saja tetapi dalam latihan Hanlan juga Lanal Mataram akan ikut berlatih.

    Seusai latihan seluruh anggota Lanud Rembiga melaksakan latihan pertahanan pangkalan dengan skenario bahwa Lanud Rembiga diserang oleh musuh dan para personil berusaha mempertahankan Lanud Rembiga supaya tidak jatuh ketangan musuh. Setelah baku tembak menghalau serangan musuh, dalam skenario para personil Lanud Rembiga melakukan penyisiran di sekitar Lanud karena disinyalir masuh masih bersembunyi, latihan diakhiri dengan menyusuri aset- aset yang dimiliki TNI AU dan mengontrol patok-patok batas tanah AWR Rambang.

    Sumber: POS KOTA
    Readmore --> Lanud Rembiga dan Lanal Mataram Latihan Menembak

    Iptek Nuklir dalam Menghadapi Masalah FEW di Indonesia

    FOOD, energy, and water (FEW/pangan, energi, dan air bersih) merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dicukupi untuk menunjang kehidupannya. Ketiga kebutuhan dasar tersebut sampai saat ini masih merupakan suatu masalah yang membebani sebagian besar masyarakat, terutama lapisan bawah, dan juga bagi pemerintah.

    Sebagian masyarakat masih merasakan kesulitan untuk memperoleh paling tidak dua dari kebutuhan dasar tersebut, yaitu pangan dan energi, sedangkan pemerintah harus bekerja keras dalam mencukupi agar pangan dan energi untuk kepentingan masyarakat. Pemerintah melakukan usaha untuk memenuhi agar kebutuhan masyarakat akan pangan dan energi dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat, antara lain melalui berbagai bentuk subsidi: subsidi pangan (raskin, termasuk subsidi pupuk, dan lain-lain), subsidi energi (BBM, listrik, dan lain-lain).

    Untuk kebutuhan air bersih, bahkan untuk keperluan konsumsi minum saja, saat ini sebagian kota besar sudah sangat bergantung pada daerah sekitar mereka. Sudah menjadi pemandangan yang biasa kalau kita lihat di jalan raya mobil tangki datang dari arah pegunungan untuk membawa air bersih yang digunakan masyarakat perkotaan.

    Berbagai permasalahan yang dihadapi terkait dengan kebutuhan dasar tersebut adalah jumlah dan sebaran penduduk Indonesia, ketersediaan sumber daya yang tidak merata, serta kebijakan penanganan masalah di masa lalu yang tidak tepat.

    Dalam perioda 20-40 tahun yang akan datang, yaitu 2030-2040, masalah yang akan dihadapi akan menjadi lebih berat karena ada beberapa parameter penting yang luput dari perhatian, atau tidak cukup mendapat perhatian, antara lain laju pertumbuhan penduduk, faktor yang terkait dengan produksi (pangan dan sumber energi) berkurang karena terdeplesi atau tidak ditemukan sumber-sumber baru. Bilamana hal ini tidak ditangani dengan baik, akan dapat memberikan suatu ancaman yang serius bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, dan terutama akan dirasakan masyarakat dengan penghasilan rendah.

    Permasalahan

    Jumlah penduduk Indonesia yang saat ini mencapai 237 juta jiwa memerlukan suatu pemikiran yang serius, apalagi angka pertambahan penduduk (growth rate) yang relatif masih tinggi (> 1,4%). Dengan asumsi bahwa growth rate di tahun-tahun mendatang akan menurun sejalan dengan kenaikan tingkat kemakmuran masyarakat, namun jumlah penduduk di tahun-tahun mendatang masih akan meningkat dengan pesat. Beberapa simulasi yang dibuat berbagai institusi terhadap jumlah penduduk pada 2030-2050 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia mencapai angka dalam orde 275-300 juta orang.

    Jumlah penduduk yang sedemikan besar akan memberikan konsekuensi bahwa kebutuhan pangan, energi dan air bersih juga semakin banyak. Hal itu tentunya akan memberikan tekanan terhadap dana yang tersedia untuk melakukan pembangunan, bilamana konsep terhadap penyediaan pangan dan energi masih menggunakan cara-cara seperti yang dilakukan seperti saat ini.

    Pangan

    Di bidang pangan, sampai saat ini kita masih terjebak pada permasalahan yang terkait dengan penyediaan atau pemenuhan berbagai komoditas utama penting: beras, gula pasir, kedelai, jagung, daging dan susu, grand-grand parent stock untuk daging ayam dan telur, serta impor gandum. Hampir seluruh permasalahan kekurangan komoditas itu diselesaikan dengan melakukan impor, dengan masalahnya akan semakin berat mengingat stok perdagangan dunia untuk komoditas tersebut dari waktu ke waktu semakin sedikit serta rentan terhadap perubahan musim serta semakin banyak negara lain yang memerlukan impor juga.

    Swasembada beras yang terjadi sejak dua tahun lalu masih sangat labil karena sangat bergantung pada kondisi cuaca-musim di Indonesia, serta hama yang masih sering mengganggu produksi dalam negeri. Gangguan cuaca/musim yang terjadi saat ini saja masih membuat tanda-tanya, akankah kita dapat swasembada pada 2010 ini?

    Hal yang serupa terjadi untuk komoditas pangan lainnya, impor gula dan kedelai dari waktu ke waktu semakin meningkat. Impor gandum dari waktu ke waktu juga meningkat karena diversifikasi pangan yang kurang baik sehingga sebagian besar masyarakat hanya berpindah menjadi pengguna berbagai produk gandum sebagai pengganti beras. Mudah-mudahan program 1 juta sapi yang dideklarasikan di berbagai provinsi (NTB, Susel, dan lain-lain) berhasil sehingga kebutuhan daging dan susu dalam waktu mendatang dapat dipenuhi.

    Pertambahan penduduk, berkurangnya lahan subur akibat konversi untuk penggunaan nonpertanian, serta tekanan dari perubahan musim akibat pemanasan global akan semakin membuat ketahanan pangan kita semakin rentan. Peningkatan kemakmuran masyarakat diperkirakan akan juga memengaruhi pola makan sehingga konsumsi karbohidrat dapat berkurang, tetapi di sisi lain akan meningkatkan konsumsi daging dan susu serta telur, termasuk hasil turunannya.

    Perlu dicatat bahwa konsumsi ikan saat ini masih terlalu rendah sehingga sudah saatnya kita meningkatkan produksi dan konsumsi ikan, sebagai suatu komplementer dari konsumsi daging dalam meningkatkan pasokan protein bagi masyarakat. Salah satu hal lain yang menjadi ancaman bagi penyediaan pangan adalah terjadinya konversi dari bahan pangan untuk energi, terutama untuk keperluan bioenergi yaitu biodiesel dan bioetanol.

    Energi

    Penggunaan energi per kapita pada suatu negara akan dapat dijadikan ukuran tingkat kemakmuran bangsa. Bilamana kita ingin meningkatkan kemakmuran bangsa, berarti penyediaan energi, khususnya listrik, akan menjadi prasyarat mutlak. Di samping itu, untuk mendukung pembangunan ekonomi, energi merupakan suatu infrastruktur penting dalam mendukung industri.

    Apalagi bila kita melihat listrik sebagai suatu bentuk energi final, ketersediaan listrik merupakan suatu persyaratan mutlak bagi industri. Dengan kemampuan penyediaan listrik yang ada saat ini, rasio elektrifikasi yaitu jumlah keluarga yang dapat menggunakan listrik masih sekitar 66%. Artinya masih ada 34% masyarakat tidak dapat memperoleh sambungan listrik.

    Dengan terbatasnya listrik, serta kualitas penyediaan listrik yang tidak memadai, banyak industri melakukan relokasi pabriknya, atau membuat investasi di Indonesia kurang menarik jika dibandingkan dengan negara tetangga. Hal itu tentunya akan memengaruhi target capaian pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, menjadi suatu tuntutan bagi kita semua untuk menyediakan energi khususnya listrik bagi kemajuan tingkat kemakmuran bangsa.

    Diversifikasi penggunaan energi masih terkendala oleh berbagai kebijakan lain yang tidak mendukung. Sistem subsidi pada beberapa jenis energi fosil menghambat usaha untuk melakukan diversifikasi energi yang seharusnya digunakan untuk menggantikan penggunaan energi fosil yang notabene merupakan energi tak terbarukan, dan sekaligus sebagai penyumbang emisi gas CO2 yang akhirnya memberikan dampak pemanasan global (global warming).

    Beberapa hal yang terkait dengan masalah energi di Indonesia saat ini antara lain sebagai berikut.

    Ekspor sumber daya energi masih digunakan sebagai komponen sumber penerimaan dalam APBN. Sebagai akibat pelaksanaan kontrak jangka panjang, gas bumi masih diekspor, padahal keperluan dari dalam negeri dari waktu ke waktu bertambah. Sebagian besar batu bara dalam negeri masih diekspor dan karena berbagai alasan.

    Di lain sisi, kesadaran bahwa penggunaan energi bersih dan aspek ekonomi membuat kebijakan penggunaan gas, namun ternyata untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri sekarang kita malah harus mengimpor gas karena pagu pemakaian dalam negeri tidak dialokasikan dari produksi gas nasional.

    Kontribusi penggunaan BBM sebagai sumber energi masih relatif tinggi, konsumsi dari tahun ke tahun masih meningkat, sedangkan produksi dalam negeri relatif stagnan.

    Keterbatasan infrastruktur industri migas, misalnya refinari minyak, jaringan distribusi gas, menjadikan lebih sulitnya penanganan masalah minyak dan gas. Impor minyak dan gas dalam bentuk final akan memengaruhi ketahanan energi nasional serta menghabiskan devisa.

    Dapat dikatakan bahwa konsep kebijakan energi nasional sampai saat ini masih menggunakan prinsip 'memiliki' sumber energi (fosil), dan bukan 'menguasai' sumber energi (fosil). Dengan konsep itu, pemanfaatan sumber energi di dalam negeri lebih diutamakan, padahal di beberapa negara lain, usaha untuk mendapatkan sumber energi di luar negeri lebih diutamakan.

    Pengelolaan sumber energi di dalam negeri dikonservasikan untuk keperluan generasi mendatang. Bahkan dapat dilihat bagaimana sumber daya energi sudah dikuasai pihak asing, yang kemudian mendorong untuk dilakukan ekspor energi primer untuk keperluan pemilik modal yang berasal dari negara yang membutuhkan energi primer tersebut.

    Adanya suatu dogma, bahwa Indonesia sebagai negara kaya raya akan sumber energi, tetapi tidak pernah melihat berapa sebetulnya cadangan sumber energi tersebut bila dibandingkan dengan cadangan dunia. Hampir semua cadangan sumber energi kita (minyak, gas, batu bara) ternyata tidak signifikan jika dibandingkan dengan cadangan dunia, apalagi kalau cadangan tersebut kemudian dibagi dengan besarnya penduduk.

    Artinya bahwa cadangan sumber daya energi kita per kapita sangat kecil jika dibandingkan dengan cadangan per kapita di dunia. Di satu pihak, produksi dan kemudian ekspor relatif besar sehingga dapat dikatakan telah terjadi pengurasan sumber energi (fosil) dengan laju yang mengkhawatirkan.

    Dengan adanya dogma bahwa kita kaya raya akan sumber energi primer itu, masyarakat menuntut harga energi harus rendah dan yang terjadi kemudian kita menjadi negara yang boros menggunakan energi.

    Kebutuhan air bersih

    Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan utama dan merupakan suatu prasyarat bagi masyarakat untuk mendapatkan tingkat kesehatan yang baik. Namun, pada kenyataannya penyediaan air bersih sampai saat ini masih merupakan suatu problem bagi masyarakat tingkat bawah yang ada di kota-kota besar, maupun di daerah yang sulit air.

    Penyelesaian


    Pemanfaatan Iptek nuklir di Indonesia untuk mendukung kebutuhan pangan, industri, air, dan juga energi sudah diintroduksikan sejak beroperasinya reaktor atom pertama beroperasi di Bandung, 1964. Sampai saat ini, kegiatan tersebut terus berkembang dan menghasilkan banyak produk yang sudah dirasakan masyarakat.

    Di bidang pangan, khususnya di bidang pertanian, berbagai jenis bibit unggul sudah dihasilkan. Untuk padi saat ini sudah dihasilkan sebanyak 16 jenis bibit unggul baru, beberapa di antaranya (mira-1, bestari) sangat diminati petani karena terbukti tahan terhadap hama, produktivitasnya tinggi, serta rasanya enak. Jenis kedelai unggul (empat jenis), khususnya jenis mutiara-1 sangat diminati petani karena menghasilkan jenis kedelai biji besar dan produktivitasnya tinggi. Bibit unggul untuk kacang hijau juga sudah dihasilkan, tetapi pemanfaatannya belum begitu terasa karena respons masyarakat masih kurang.

    Di bidang pemupukan, telah dihasilkan juga biofertilizer, serta growth-promoter yang berasal dari bahan-bahan yang tersedia di masyarakat. Beberapa jenis galur--sorghum, gandum tropis, dan beberapa tanaman pangan lain--siap dalam proses untuk segera dihasilkan jenis bibit unggul baru.

    Masih di bidang pangan, tetapi di bidang peternakan dan perikanan, pemanfaatan iptek nuklir untuk pengembangan teknologi nutrisi/pakan ternak dan juga teknik reproduksi sudah mulai diintroduksi di beberapa daerah dalam mendukung deklarasi provinsi penghasil 1 juta ternak (NTB, Sulsel, dan lain-lain).

    Gabungan antara pertanian dan peternakan dalam suatu konsep bio-cyclofarming yang utuh akan meningkatkan hasil petani-peternak, dan sekaligus menghasilkan suatu desa mandiri energi dan pangan. Pemanfaatan limbah pertanian untuk pakan ternak akan meningkatkan kualitas produksi ternak. Kotoran ternak untuk biogas, dan juga dapat digunakan untuk beternak cacing, akan meningkatkan penghasilan petani-peternak.

    Apalagi kalau kemudian digabung dengan perikanan atau bahkan kalau sebelumnya digunakan untuk berternak ayam/bebek. Optimasi ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan iptek nuklir sebagai perunut/tracer dalam siklus kehidupan pertanian (ternak)pertanian lagi.

    Di bidang energi
    , pemanfaatan iptek nuklir untuk mendukung pengembangan eksplorasi dan eksploitasi panas bumi telah dilakukan di Indonesia sejak 25 tahun lalu. Namun, tentunya pemanfaatan nuklir dalam bentuk PLTN merupakan suatu solusi penyelesaian penyediaan energi jangka panjang di Indonesia, terutama karena PLTN dapat menghasilkan listrik dalam jumlah besar, serta sangat sedikit mengemisikan gas CO2.

    Kalau pemanfaatan iptek nuklir di Indonesia pada awal 1970 lebih ditekankan untuk mencari kebocoran air dari berbagai dam, mengukur debit air sungai, dan sebagainya, pada akhir-akhir ini pemanfaatan iptek nuklir digunakan untuk mencari sumber air tanah dalam yang akan digunakan sebagai sumber air di daerah yang sulit air.

    Teknik perunut dengan iptek nuklir juga digunakan untuk melakukan manajemen air tanah dalam rangka dapat memperoleh jaminan pengelolaan air tanah yang berkelanjutan. Di masa mendatang, pemanfaatan iptek nuklir dalam bentuk penggunaan PLTN generasi mendatang diharapkan dapat dihasilkan sumber air dari desalinasi air laut dengan harga yang relatif murah.

    Keberhasilan introduksi iptek nuklir di Indonesia untuk kemaslahatan masyarakat dan bangsa sangat bergantung pada dukungan masyarakat sendiri.

    Keberterimaan masyarakat terhadap pemanfaatan iptek nuklir secara otomatis akan mendorong termanfaatkannya hasil-hasil litbang yang akhirnya hanya akan dapat digunakan sebagai suatu sistem inovasi bilamana didukung banyak pihak, terutama oleh masyarakatnya sendiri. Kalau dalam uraian tersebut hanya diterangkan keterkaitan iptek nuklir untuk menjawab masalah pangan, energi, dan air bersih, sebetulnya ada satu lagi pemanfaatan iptek nuklir yang sangat banyak digunakan di Indonesia, yaitu pemanfaatannya untuk membantu bidang kesehatan.

    Oleh Hudi Hastowo Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Iptek Nuklir dalam Menghadapi Masalah FEW di Indonesia

    Korut Gelar Latihan Militer

    illustrasi

    SEOUL--MICOM: Korea Utara menembakkan arteleri di perairan pantai baratnya, Rabu (8/12), dua minggu setelah Korut menembaki sebuah pulau Korsel dekat perbatasan mereka yang disengketakan.

    Seorang pejabat militer Korea selatan (Korsel) mengatakan, "Pada pukul 09:04 waktu setempat sejumlah perluru artileri jatuh di daerah Korea Utara (Korut) dari NLL (Garis Perbatasan Utara)."

    Menurut media lokal, penembakan arteleri tersebut merupakan pelatihan militer Korut.

    Penembakan sempat membuah gelisah pasar saham Korsel dan mata uang Won, tetapi kemudian segera pulih kembali setelah media memberitakan itu hanya pelatihan militer.

    Latihan militer itu dilakukan saat Laksamana Mike Mullen, ketua Gabungan Kepala Staf AS, mengunjungi Seoul di mana ia mendesak China untuk bertindak sebagai salah satu pemimpin dunia dan mengekang sekutunya Korut, seryara memperingatkan bahwa "orang jahat" dari Pyongyang akan terus berusaha mengacaukan kawasan itu.

    "Mereka adalah pemimpin dunia dan para pemimpin harus berusaha --- terutama untuk mencegah krisis-krisis dan mencegah kegiatan-kegiatan yang membuat ketidakstabilan yang sangat jelas datang dari para pemimpin di Pyongyang," kata Mullen.

    Dalam satu indikasi kegiatan diplomatik sejak serangan Korut atas sebuah pulau Korsel, surat kabar The Washington Post memberitakan Gubernur New Mexico Bill Richardson, mungkin akan mengungjungi Pyongyang pekan depan untuk satu "perundingan pribadi dengan para pejabat penting atas undang dari orang penting di sana".

    Kunjungan Mullen ke Korsel dan Jepang menyusul perundingan di Washington, Senin antara Menlu AS Hillary Clinton dan sejawat-sejawatnya dari Korsel dan Jepang. Ketiga menlu itu menyatakan sangat cemas atas serangan-serangan Korut dan menyerukan China melakukan tindakan terhadap sekutunya itu.

    Namun Beijing mengancam balik AS dan sekutu-sekutu Asianya atas penolakan mereka untuk beruding dengan Korut dengan mengatakan dialog adalah satu-satunya jalan untuk meredakan ketegangan yang meningkat di semenanjung Korea itu.

    China menganggap Korut sebagai satu penyangga strategis terhadp Korsel sekutu AS dan adalah mitra dagang dan penyumbang terbesar Pyongyang.

    Wakil Menlu AS Jim Steinberg akan memimpin delegasi AS ke China pekan depan dalam usaha membujuk Beijing untuk lebih menekan Pyongyang walaupun China khawatir bahwa ini mungkin menggoyahkan Korut.

    Ketika Korsel melancarkan pelatihan militernya sendiri dengan menggunakan peluru tajam, Mullen akan bertemu dengan para pejabat senior militer Korsel dan Presiden Lee Myung -bak. Lee mengatakan ia akan mengubah pulau yang diserang bulan lalu itu serta empat pulau lainnya menjadi "benteng militer".

    Mullen mengatakan ia ingin meninjau berbagai pelatihaan militer Korsel yang direncanakan akan diselengarakan dalam bulan-bulan depan dan bekerja
    sama dengan Seoul untuk menenangkan situasi.

    Sumber: MEDIA INDONESIA
    Readmore --> Korut Gelar Latihan Militer

     

    Pengikut

    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.