ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, October 25, 2012 | 1:11 PM | 1 Comments

    Menhan : RUU Kamnas Digunakan Untuk Hadapi Asymmetric Warfare

    Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Rabu (24/10) memberikan ceramah bagi Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI AU Tahun Pelajaran 2012 di Sesko AU, Lembang, Bandung. Dalam ceramah yang diikuti oleh 130 siswa ini Menhan menjelaskan mengenai produk strategis, alokasi anggaran pertahanan dan perkembangan Minimum Essential Forces. Saat memberikan ceramah, Menhan didampingi oleh Komandan Sesko AU Marsda TNI Sudipo Handoyo.

    Saat menjawab pertanyaan dari Perwira Siswa Sesko mengenai asymmetric warfare / perang asimetris dan kebijakan dan strategi Kementerian Pertahanan mengatasi ini Menhan Purnomo Yusgiantoro menjelaskan bahwa dalam rangka menghadapi asymmetric warfare Indonesia membutuhkan RUU Keamanan Nasional. Menhan melanjutkan RUU Keamanan Nasional diharapkan dapat menjadi payung hukum dalam menghadapi perang asimetris yang datangnya tidak dapat diduga seperti serangan sosial budaya, ekonomi dan perang ciber (cyber warfare).

    Menhan mengatakan saat ini keadaan dunia telah berubah, ancaman pertahanan dan keamanan datang dalam bentuk yang bermacam-macam dan jenis serta aktornya yang tidak lagi hanya ancaman tradisional seperti militer negara lain. Dalam menghadapi dan mengantisipasi pergeseran ancaman keamanan yang sangat luas dan non tradisional inilah RUU Keamanan hadir.

    Sumber : DMC

    Berita Terkait:

    1 komentar:

    Primascripta said...

    Ancaman Asimetris?? Cek di Link berikut.

    http://lembagakeris.net/2012/10/buku-proceeding-seminar-nasional-pertahanan-2012/

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.