ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, October 16, 2012 | 11:23 AM | 2 Comments

    Pesawat Hawk TNI AU Jatuh Di Pekanbaru

    Pekanbaru - Sebuah pesawat milik TNI AU jatuh di sekitar perumahan Pandau Permai, Pekanbaru, Riau, sekitar pukul 9.30 WIB, Selasa (16/10). Kadispen TNI AU Marsekal Muda Azman Yunus kepada mengatakan, pesawat yang jatuh jenis Hawk 200 buatan Inggris. "Pesawat dalam misi latihan," katanya seperti dikutip dari metrotv, Selasa (16/20).

    Pesawat tersebut dikemudikan oleh Letda Penerbang Reza Yori. Menurut Azman, pilot pesawat tersebut selamat karena menggunakan kursi lontar sebelum pesawat jatuh.

    Hingga saat ini belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut. Sementara informasi dari lokasi seperti dikutip dari kompas.com menyebutkan bahwa area tersebut dijaga oleh personel TNI dan tertutup bagi masyarakat.

    Hawk Terbang Rendah, Menukik dan Terdengar Ledakan

    Warga di sekitar Gang Amal, Perumahan Pandau Permai, Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, sempat melihat pesawat TNI AU terbang rendah sebelum jatuh. Pesawat latih tersebut menukik kemudian meledak.

    "Terbang rendah. Suaranya memekakkan telinga," kata warga setempat, Nursaya, kepada detikcom, Selasa (16/10/2012).

    Nursaya sempat melihat pesawat itu menukik, lalu jatuh. Sesaat kemudian terdengar ledakan dan asap mengepul.

    Pesawat yang jatuh di Pandau, Kabupaten Kampar, Riau, adalah pesawat tempur berjenis Hawk 200 berkursi tunggal (single seater). Pesawat itu jatuh saat diterbangkan untuk latihan.

    Kadispen TNI AU Marsma Azman Yunus membenarkan tentang kecelakaan pesawat itu. "Betul, pesawat Hawk-200 single seater," kata Azman saat dihubungi detikcom, Selasa (16/10/2012) pukul 10.50 WIB.

    Sumber : Kontan / DETIK

    Berita Terkait:

    2 komentar:

    sutikno tikno said...

    seringnya pesawat tempur Indonesia jatuh, bisa diakibatkan berbagai sebab, bisa karena faktor human error atau faktor lain. faktor lain inilah yang perlu dikaji oleh pihak intelejen Indonesia, mungkin faktor sabotase oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan menghilangkan/mengurangi sedikit demi sedikit penerbang-penerbang handal yang dimiliki oleh Indonesia.kalau Indonesia kehilangan banyak penerbang handalnya tentu saja akan lebih gampang memenangkan perang udara. satu bukti bahwa faktor sabotase adalah dilocknya pesawat sukhoi Indonesia beberapa tahun lalu (untung pada waktu itu tidak sampai ditembak). ini hanya pemikiran saya karena prihatin dengan seringnya pesawat Indonesia jatuh. meskipun demikian tidak ada salahnya seandainya para intelejen menganalisa dan menyelidiki dengan seksama.

    Andi Akrini said...

    tak perlu di urusi pak soal benteng pertahanan dan tak perlu beli pesawat canggih, cukup bambu runcing saja insyaAlhoh kalau perang mungkin menang. ayo bapak bapak ibu ibu korupsi saja yg banyak masa jabatan cuma 5 tahun kalau tak kurupsi tak balik modal lo

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.