ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Saturday, August 31, 2013 | 11:34 AM | 1 Comments

    Kemhan Kirim Tim untuk Pelajari Spesifikasi Apache

    Jakarta (MID) - Kementerian Pertahanan RI akan mengirimkan tim khusus ke Amerika Serikat untuk mengetahui secara pasti detail spesifikasi helikopter serbu Apache. Helikopter Apache disebut-sebut akan dibeli dan ikut memperkuat Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) Indonesia.

    “Spesifikasi teknologinya harus jelas betul, yang dibeli seperti apa. Terakhir yang akan berangkat ke AS ada Sekjen Kemhan yang saat ini menjadi KSAD,” kata Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro, yang ditemui sesaat setelah peluncuran buku Susaningtyas Nefo Handayani berjudul, 'Komunikasi dalam Kinerja Intelijen Keamanan', Jumat (30/8).

    Menurut Purnomo, sistem persenjataan sebuah alat tempur sangat mempengaruhi harga. Suatu peralatan tempur yang dilengkapi dengan sistem deteksi radar tentu lebih mahal dibandingkan dengan yang tidak ada.

    Ditegaskan, pembelian helikopter Apache merupakan rencana pertahanan jangka panjang. Oleh sebab itu, kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar diharapkan tidak akan berpengaruh banyak terhadap rencana pembelian ini.

    Dijelaskan Menhan, Indonesia membutuhkan satu skuadron helikopter serbu atau membutuhkan sebanyak 16 helikopter. Kalau Indonesia beli delapan unit heli Apache, maka bisa dikatakan baru setengah skuadron. Untuk menggenapinya, akan dikombinasi dengan heli tempur buatan dalam negeri .

    “Yang dibutuhkan satu skuadron heli kopter serang atau sebanyak 16 unit. Kalau kita beli delapan unit helikopter Apache, berarti baru setengah skuadron. Mungkin ada kombinasi, seperti halnya pesawat tanpa awak (UAV), setengah skuadronnya merupakan buatan dalam negeri,” jelas Purnomo.

    Sebelumnya, melalui kementerian Pertahanan AS, pembelian helikopter serang Apache AH-64 telah disetujui negara adidaya itu. Kementerian Pertahanan pun menyambut baik dengan berencana siapkan satu skuadron Helikopter Serang Apache AH-64, seiring disetujuinya pembelian helikopter dari AS.

    Indonesia mengapresiasi komitmen Pemerintah AS untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan kemampuan pertahanan melalui berbagai program kerja sama pertahanan (Defence Cooperation). Salah satunya seperti pengadaan helikopter serbu Apache.

    Sumber : Berita Satu

    Berita Terkait:
     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.