ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, August 3, 2012 | 7:48 AM | 0 Comments

    Menhan : Kemhan Fokuskan Modernisasi Militer pada Alutsista Bergerak

    Jakarta - Dalam acara buka bersama Kementerian Pertahanan dengan para pimpinan redaksi media massa, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro memaparkan bahwa pemerintah fokus memodernisasikan militernya pada Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) yang bergerak.

    "Target modernisasi militer pada Renstra (Rencana Strategis) tahun 2012 sampai 2014 diprioritaskan pada Alutsista yang bergerak," ujar Purnomo di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2012).

    Purnomo menjelaskan, Alutsista yang bergerak seperti kendaraan tempur, pesawat tempur dan kapal selam serta sistem persenjataannya.

    Sedangkan, untuk mewujudkan profesionalitas TNI, tentunya Alutsista yang digunakan harus memenuhi standar spesifikasi teknis sesuai kebutuhan TNI sebagai pengguna.

    Oleh karena itu, Indonesia tidak saja mendatangkan Alutsista dari mancanegara, melainkan juga memproduksi sendiri dalam rangka merevitalisasi industri pertahanan dalam negeri termasuk upaya Joint Production serta kegiatan Transfer of Technologi (ToT).

    "Sehingga program revitalisasi industri pertahanan dalam negeri tidak lain dimaksudkan untuk mendorong terwujudnya kemandirian Alutsista," kata Purnomo.

    Lebih lanjut, Menhan Purnomo berharap kepada pihak media massa untuk dapat mendorong upaya Kemhan dalam membangun postur pertahanan negara.

    Dengan demikian, pemberitaan di berbagai media massa tentang postur pertahanan negara dapat menimbulkan efek Deterrent yang membuat Indonesia disegani dan diperhitungkan sebagai suatu kekuatan yang menentukan kerja sama pertahanan demi menjaga stabilitas keamanan nasional dan regional.

    Sumber : Tribunnews

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.