ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, August 2, 2012 | 12:48 PM | 0 Comments

    TNI AU : Peta Jalan Zero Accident Disosialisasikan

    Magetan - Satu faktor yang sering menyumbang kecelakaan kerja dan kecelakaan penerbangan adalah unsur manusia, yang bisa alpa dalam menjalankan prosedur standar.

    Zero Accident dalam dunia penerbangan militer juga hal yang sangat sulit dicapai karena karakter manusia pengawak. Akan tetapi Zero Accident merupakan suatu tujuan yang dapat dicapai bila didukung dengan program keselamatan secara berkelanjutan.

    Oleh karena itu program keselamatan kerja dan penerbangan harus jadi prioritas utama guna mewujudkan Zero Accident di setiap jajaran TNI AU. Matra udara TNI ini memiliki organ bernama Dinas Keselamatan Penerbangan dan Kerja TNI AU yang dipimpin seorang marsekal pertama.

    Kepala Dinas Keselamatan Penerbangan dan Kerja TNI AU, Marsekal Pertama TNI Ras Rendro Bowo, beserta rombongan hadir di Pangkalan Utama TNI AU Iswahjudi, Madiun, jawa Timur, memberi pembekalan tentang Keselamatan Terbang dan Kerja kepada personel-personel setempat.

    Di pangkalan udara utama itulah berdiam Skadron Udara 3, Skuadron Udara 14, Skuadron Udara 15, Skuadron Teknik 042, berbagai alat dan perlengkapan tempur, basis operasi, dan Depo Pemeliharaan 20 dan Depo Pemeliharaan 60.

    Intinya, Rendro Bowo menjelaskan peta jalan Zero Accident kepada mereka, mulai dari tataran paling rendah ke paling tinggi. "Keselamatan terbang dan kerja sangat penting. Yang terpenting percaya diri dan profesional serta berdoa sebelum melaksanakan pekerjaan," katanya.

    Budaya menjunjung tinggi keselamatan penerbangan dan kerja masih belum terwujud secara menyeluruh dan masih perlunya waskat terhadap pelaksanaan tugas.

    Lebih lanjut dikatakan faktor-faktor penyebab kecelakaan diantaranya faktor manusia, materiil, media, misi dan manajemen. Sedangkan untuk mencegah terjadinya accident diperlukan tindakan preventif dan proaktif.

    Sumber : ANTARA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.