Dalam rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, dikatakan pula bahwa pembelian alutsista tersebut adalah untuk menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara tetangga. Namun bukan dengan tujuan untuk perlombaan senjata, melainkan agar tak dilecehkan oleh negara lain.
Pada akhir jumpa pers, Kasad berpesan agar rekan-rekan wartawan dalam membuat pemberitaan hendaknya memberi kesan “sejuk”, jangan malah membangkitkan perseteruan dengan menggembar-gemborkan peristiwa bentrok dan lain sebagainya. Hal ini penting sebab peran media sangat vital dalam masyarakat, dan berita yang baik juga benar akan menjadikan bangsa Indonesia semakin bangga menjadi bangsa Indonesia. Rapim TNI AD diikuti oleh 134 peserta yang meliputi unsur Pimpinan dan Pembantu Pimpinan, para Pangkotama dan Komandan/Pimpinan Balakpus jajaran TNI AD.
Sumber : Tribunnews
Berita Terkait:
INDONESIA
- Proses Pengecatan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3 TNI AD
- Kemhan : Indonesia-Rusia Belum Sepakat Hibah Kapal Selam
- Foto Kedatangan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3
- 2014, Dua Helikopter Apache Tiba Di Indonesia
- Indonesia dan Polandia Jajaki Kerjasama Produksi Bersama Alutsista
- Dua Su-30MK2 TNI AU Tiba Di Makasar
- Komisi I Siap Awasi Pengadaan Helikopter Apache
- Indonesia Kirim Degelasi Ke Rusia Untuk Tinjau 10 Kapal Selam
- Kemhan Kirim Tim untuk Pelajari Spesifikasi Apache
- Menhan Tempatkan Satu Squadron Apache Di dekat Laut China Selatan
- Selain Apache AH-64E, Indonesia Juga Tertarik Dengan Chinook
- Komisi I Dukung Pengadaan Satelit Untuk Pertahanan Negara
- Darurat , Tol Jagorawi Dijadikan Landasan Pesawat Tempur
- Rusia - AS Saling Berlomba Dalam Pengadaan Alutsista Indonesia
- Komisi I : Kami Berharap AS Turut Berpartisi Dengan Industri Pertahanan RI
- Komisi I Mendukung Tawaran 10 Kapal Selam Bekas Dari Rusia
- Rusia Tawarkan 10 Kapal Selam Bekas Kepada Indonesia
- 2014, Pemerintah Mengalokasikan Rp 83,4 Triliun Untuk Kementerian Pertahanan.
- Ketua KNKT : Lanud Polonia Harus Aman Untuk F-16
- Hari ini, 4 Kapal Perang Indonesia Show Force Balas Provokasi Malaysia
- KSAD : Helikopter Apache Akan Tiba 2018
- Korsel Kembangkan Internal Waepon Bay Untuk Pesawat Tempur K/IFX
- Islamic Development Bank Fasilitasi Kredit Ekspor Untuk PT DI
- Perancis Tingkatkan Kerjasama Pertahanan Dengan Indonesia
- Indonesia Kurang Teliti Dalam Pengadaan Pesawat Super Tucano Dari Brasil
TNI AD
- Proses Pengecatan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3 TNI AD
- Foto Kedatangan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3
- KSAD : Helikopter Apache Akan Tiba 2018
- Pindad Pasok 82 Anoa TNI AD Sebesar Rp. 800 Miliar
- Menhan : TNI AD Ajukan 6 Triliun Untuk Pengadaan Helikopter Apache
- Juli, TNI AD Akan Diperkuat IFV Marder Dari Jerman
- KSAD : Harga BBM naik, TNI AD tunda beli Helikopter Apache
- TNI AD Berencana Membeli Rudal Javelin
- Kasad Resmikan Penggunaan Area Latihan Militer TNI Di Simalungun
- Pengamat : Pengadaan MBT Leopard Tingkatkan Posisi Tawar Indonesia
- KSAD : 100 Tank Leopard Dari Jerman Akan Tiba Tahun Ini
- Menhan: Beli 114 tank Leopard, Indonesia dapat 50 tank
- Kasad Terima Presdir Avibras, Bahas Astros II
- Misi Damai PBB, TNI Bawa Helikopter Mi-17V5 ke Sudan
- Kemhan Kirim Tim Khusus untuk Pembelian Helikopter Apache
- MBT Leopard TNI AD Akan Tiba Oktober 2013
- Menhan Bantah Batal Beli Helikopter Apache
- Tubagus : Batal Beli Apache, Indonesia Beli Heli Buatan PTDI
- PT DI Serahkan Pesanan 6 Helikopter Bell TNI AD Lebih Cepat Dari Jadwal
- KSAD Kecewa Dengan Hasil Negosiasi Apache
- Pengamat : Pengadaan Black Hawk Lebih Rasional
- DPR Setujui Anggaran Alutsista 14 Triliun Untuk TNI AD
- KSAD : TNI AD Akan Beli 20 Helikopter Black Hawk dari AS
- Wakasad Dimutasi Untuk Mengamankan Pengadaan Alutsista
Tank
- Proses Pengecatan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3 TNI AD
- Foto Kedatangan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3
- Juli, TNI AD Akan Diperkuat IFV Marder Dari Jerman
- 2013, 37 BMP-3F Akan Diterima Marinir TNI AL
- Doosan DST Kirim Tarantula 6x6 Kepada Indonesia
- Menhan: Leopard RI Pesanan Sudah Disesuaikan dengan Kondisi Tropis
- Pengamat : Pengadaan MBT Leopard Tingkatkan Posisi Tawar Indonesia
- Pengamat : Kehadiran MBT Leopard Jangan Timbulkan Kesalahpahaman Tetangga
- KSAD : 100 Tank Leopard Dari Jerman Akan Tiba Tahun Ini
- Indonesia Gandeng Turki Untuk Kembangkan Tank Ringan Dan Medium
- Menhan: Beli 114 tank Leopard, Indonesia dapat 50 tank
- Parlemen Jerman Setujui Penjualan 100 Tank Leopard Ke Indonesia
- PT Pindad Segera Luncurkan Light Tank Indonesia
- MBT Leopard TNI AD Akan Tiba Oktober 2013
- Menlu Belanda Sempat Larang Penjualan Tank Leopard Ke Indonesia
- Indonesia Tertarik Tank Leopard Dan Kerjasama Perkapalan Spanyol
- Kemhan Akhirnya Resmi Membeli Tank Leopard Ri
- Tank Scorpion, AMX-13 Dan MLRS Astros II Amankan Demarkasi RI-Malaysia
- Rusia Tawarkan kerjasama Pembuatan Tank Ringan Kepada Indonesia
- Korsel Tawarkan Kerjasama Medium Tank Kepada Indonesia
- Rheinmetall Ijinkan PT Pindad Untuk Upgrade Leopard Ri Dengan Konten Lokal
- Akhirnya Pemerintah Tandatangani Pengadaan Tank Leopard Dengan Rhainmetall
- Leopard Revolution Jadi Primadona Di IndoDefense 2012
- Pengamat : Punya Alutsista Baru, Doktrin Pertahanan Perlu Disesuaikan
12 komentar:
setujuh sekali bapak kasad untuk pembelian tank berat 70 ton besar dan panjang dan juga kuat gempuran rudal balistik buat pertahanan indonesia raya,ku merdeka
tank leopard revolution monster ber tegnologi canggi tidak mudah rusak dalam 5 tahun seperti motor yamaha semakin di depan dan honda satu hati ( one hard ) dan juga mesin turbin turbo pt dirgantara indonesia
indonesia jangan berpuas diri. ingat untuk tidak diremehkan kita harus memperhitungkan negara yang ada di belakang tetangga kita, jadi jangan berpuas diri dengan hanya membeli 100 tank lebih, harapan saya adalah indonesia memiliki 5000 tank MBT, 400 kapal destroyer, 500 kapal fregal, 600 kapal korvet, 500 LPD, 600 LST, 3000 Tank Medium, 10000 Astros II, 20 Skuadron Sukhoi, 20 skuadron F-16, 20 Skuadron T-50, 10 skuadron apache, 30 skuadron KFX, 300 Kapal Bantu Cair, 300 tug boat, 500 kapal patroli, 80 batalyon marinir, 40 batalyon pasukan AU, 70 batalyon infanteri AD, 20 batalyon kopasus, 500 batalyon pasukan cadangan dari pasukan cadangan dari ketiga angkatan, 3 tempat rahasia untuk lancarkan roket berpeluru nuklir, 20 skuadron UAV, 10000 tenaga ahli peperangan elektronika, 10000 hacker nasionalis untuk menghack sistem persenjataan lawan yang menggunakan komputer, yang terpenting pengadaan senjata harus rahasia supaya tidak terbaca lawan, dan produk unggulan militer jangan dijual kepada negara lain supaya tidak diketahui senjata unggulan kita, indonesia setidaknya harus punya 100 kapal selam bertenaga nuklir, dan 200 kapal selam bertenaga diesel
indonesia harus punya 500.000 penerbang yang dapat menerbangan seluruh jenis pesawat, dan indonesia setidak-tidaknya harus punya 500 pesawat pengangkut pasukan, 200 Pesawat pengintai, 10 satelit yang bisa berfungsi dalam segala hal termasuk dipersenjatai, mata-mata, untuk menjaga komunikasi militer dan sipil rahasia
meskipun rancangan undang-undang keamanan nasional atau yang terkait dengan pertahanan negara belum jadi atau belum dibahas atau belum disetujui, pemerintah khususnya menhan, menteri pendidikan, kebudayaan, menteri pekerjaan dapat melakukan kerjasama untuk mengadakan pelatihan militer kepada anak didik, mahasiswa dan buruh serta karyawan untuk ikut dalam pelatihan militer dengan ketentuan yang berumur 18 tahun ke atas. bagi mereka yang berumur 30 tahun dan 30 tahun ke atas dilatih dalam pelatihan militer tapi dipersiapkan sebagai kekuatan pertahanan terakhir. mulai penempatan pasukan dengan fasilitas komunikasi dan persenjataan yang memadai. jangan 4 orang yang menjaga 1 pulaui tapi dari 4 orang tersebut hanya 1 yang punya senjata
pulau-pulau terluat setidak-tidaknya dijaga oleh 2 kompi dengan senjata roket dan persenjataan altileri serta persenjataan anti pesawat, program transmigran bisa dilakukan dengan penempatan warga ke pulau - pulau terluar dan pulau kosong untuk bersama-sama dengan TNI menjaga pulau-pulau tersebut yang termasuk aset bangsa
mantap dan bangga bro termonitor di televisi satelit parabola tersiar 1000 chanel tv luar negri di seluruh dunia di indonesia maju dan maju indonesia raya
kombod ... komentar bodoh
ya udeh klo beli ya trus tinggal beli. Dri dulu kok cma rencana aja, udah bosan kita itu dg rencana. Leopard thn 2012 jga cman dtg 1. katanya mo dtng 30 dri total 100.
belanja segitu buanyak alutsista 5000 tank..bla bla bla...ANGGARANE MBUAHMU..! komentar yang rasional aja bung...
habis bosan pacebook dan twiteran ane combod aja da, wkwk tuh ada jenius main operasi sistem selular /computer
Kalau memang seperti itu sama saja memajang barang rongsok,-
Lihat di arizona,banyak sekali sampah" teknologi dipajang.
Teknologi terus berkembang yang penting kualitas bukan kuantitas.
Lihat uni soviet, senjata mereka 3 kali lipat dari as,tapi apa yang terjadi...
Post a Comment