ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, April 9, 2013 | 3:15 PM | 1 Comments

    Indonesia Sepakat Membeli 5 Pesawat Hercules Eks. Australia

    Jakarta - Indonesia sepakat membeli 5 pesawat C-130 Hercules Eks. Australia setelah melakukan negosiasi antara Menteri Pertahanan kedua Negara.

    Menteri Luar Negeri Bob Carr dan Menteri Pertahanan Stephen Smith telah melakukan pembicaraan dengan pemerintah Indonesia.

    Selain itu Australia juga menghibahkan empat pesawat sejenis kepada Indonesia pada bulan September tahun lalu, saat Menteri Pertahanan Smith bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro.

    Menhan Indonesia mengatakan bahwa Indonesia juga ingin membeli pesawat C-130 eks. Australia tersebut, karena mereka menawarkan pesawat tersebut dengan harga yang murah.

    Indonesia sendiri telah memulai memodernisasi alutsista dalam skala besar, yaitu pengadaan pesawat tempur, rudal, dan membangun kapal perang sendiri.

    Tetapi menurut Menhan Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa modernisasi alutsista jangan disalah artikan perlombaan senjata.

    Selain membicarakan pengadaan pesawat tersebut, ada beberapa agenda lain yang dibicarakan yaitu kemungkinan untuk melakukan patroli maritim gabungan.

    Namun, dalam pertemuan ini tidak membahas tentang pencari suaka.

    Dalam rilis media lokal di Indonesia menyebutkan kalau Departemen Pertahanan Indonesia mengatakan bahwa alasan utama Australia merangkul Indonesia yaitu para imigran gelap atau di Indonesia disebut pencari suaka.

    Sumber : ABC.NET.AU/MIK

    Berita Terkait:

    1 komentar:

    tomihadia said...

    semoga JUGA MENAMBAH PESAWAT BESAR ANTONOV AN 100, ANTONOV, 125, ANTONOV 225 YANG MENAMBAH KUAT DAN RAKSASA INDONESIA RAYA,

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.