ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Wednesday, April 24, 2013 | 7:57 PM | 4 Comments

    PT DI Siap Kirim 10 Helikopter & 7 Pesawat Pesanan TNI

    Bandung - PT Dirgantara Indonesia (DI) menyelesaikan produksi belasan pesawat dan helikopter pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk kebutuhan alutsista tiga satuan TNI. Jumlah transportasi udara yang diracik PT DI terdiri dari 10 helikopter dan 7 pesawat.

    Juru Bicara PT DI Sonny S Ibrahim mengatakan pesanan yang akan diserahkan pada 2013 ini masing-masing tiga unit pesawat CN 295 untuk TNI AU, tiga unit pesawat CN 235 PATMAR untuk TNI AL, satu unit pesawat jenis NC 212 untuk TNI AU, dan satu unit helikopter jenis Super Puma NAS 332 untuk TNI AU.

    "Untuk 2013 sudah enam unit helikopter Bell 412 EP diserahkan kepada TNI AD. Satu lagi di tahun ini segera menyusul," jelas Sonny kepada wartawan di kantor PT DI, Bandung, Rabu (24/4/2013).

    Sonny menambahkan, alat transportasi udara itu diproduksi sejak 2011-2012. Ia menegaskan, seluruh pesawat dan helikoter tersebut dilengkapi intial spare part.

    "Semua pesawat yang diserahkan Kemhan untuk TNI, PT DI menjamin kelaikan terbangnya sesuai dengan persyaratan pengguna dan regulasi pemerintah untuk pesawat militer. Intinya, PT DI siap mendukung alutsista dalam negeri," tutur Sonny.

    Pada 2014-2015, sambung Sonny, PT DI sudah siap menyelesaikan pesawat dan helikopter pesanan Kemhan.

    Rencananya guna memenuhi kebutuhan TNI AU, 2014 diserahkan dua unit CN 295, dan dua unit pesawat sejenis diserahkan 2015. Di 2014 satu unit Super Puma NAS 332 diserahkan ke TNI AU. Sementara enam unit helikopter Cougar EC 725 dipesan TNI AU, PT DI akan menyerahkan dua unit pada 2014 dan empat unit pada 2015 mendatang.

    Sumber : DETIK

    Berita Terkait:

    4 komentar:

    tomihadia said...

    sesungguh nya jumlah 10 helicopter dan 7 pesawat sangat sedikit atau minim bagi TNI seharusnya 100 unit tambah 40 pesawat PTDI air bush angkut chargo logistik, SEMOGA AJA TERPENUHI DI TAHUN INI 2013 KARENA ALUTSISTA SEMBAGAI PENDUKUNG KEKUATAN TEMPUR PERTAHANAN DAN KEAMANAN NKRI INDONESIA RAYA YANG LUAS DAN JUGA RAKSASA DI MATA DUNIA, ON WORD INDONESIA

    tomihadia said...

    PTDI ADALAH BUMN DI KE OLAH
    MENTERI, SECARA TERPISAH
    SEMESTI NYA DERUT PTDI, SUDAH
    MENERIMA PEMBAYARAN DARI
    SEKETARIAT NEGARA, DISETUJUI
    PRESIDEN RI, MPR/DPR, BANK
    INDONESIA SELAKU PENCETAK
    DUIT RUPIAH YANG BISA DI
    DOLLARKAN, INDONESIA INI
    BESAR DAN RAKSASA

    tomihadia said...

    NAMUN PEMERINTAH INDONESIA UDANG UDANG DI SETUJUI PRESIDEN BUNM BISA DI BELI PENGUSAHA, PT PERSERO ( PENGUSAHA PERORANGAN YANG DI ATUR OLEH UNDANG UNDANG PEMERINTAH INDONESIA , PATUH TAAT DAN BIJAKSANAH ( TAAT PAJAK )

    dodol said...

    hei malingsia ngapain lo disini :d

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.