ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, October 21, 2011 | 7:35 PM | 1 Comments

    Korsel Tertarik Membangun Industri Senjata Di Babel

    Bangka - Pengusaha asal Korea tertarik berinvestasi di babel. Ketertarikan mereka adalah limbah timah yang bisa dikembangkan sebagai bahan baku senjata.

    Demikian disampaikan pengusaha muda asal Babel, Hernu Grandi kepada bangkapos.com belum lama ini. Hernu mengatakan pihak Korea tertarik berinvestasi dengan bahan baku limbah timah di Babel. Limbah timah tersebut akan dikembangkan untuk bahan baku senjata bagi Korea.

    "Pihak Korea tertarik untuk mengembangkan industri dibidang limbah timah. Dengan limbah timah itu mereka berencana akan membangun industri persenjataan di Babel," kata Hernu.

    Namun, hal itu haru melalui berbagai proses. Salah satunya melalui taekwondo. Ia juga perlu menggaet TNI dalam pembangunan industri ini.

    Sumber : Tribunnews

    Berita Terkait:

    1 komentar:

    Unknown said...

    kalo industri bisa dibangun sendiri kenapa harus joint produksi... di babel banyak uranium katanya...naaah ketahuan kan... takutnya kyak freeport udah diteken kontrak tambang tembaga (asal usul nama wilayahnya Tembaga pura) eehh ternyata isinya yg dikeruk tambang emas dan pembagian hasilnya gak jelas... ikut aja pesan bung karno:drpda berbagi trus rugi mending SDA dibiarkan sja mnunggu putra putri bangsa melek teknologi

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.