ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, May 3, 2012 | 8:08 AM | 2 Comments

    Rusia Mengundurkan Diri Dalam Pengadaan MLRS Indonesia

    Moskow - Agen persenjataan Rusia Rosoboronexport telah mengundurkan diri dalam pengadaan MLRS Indonesia, seperti yang dilansir oleh majalah industri militer. Rosoboronexport mengundurkan diri karena MRLS Smerch "tidak memenuhi berbagai persyaratan teknis dalam tender tersebut", Kata pihak Rosoboronexport Nikolai Dimidyuk. Pengadaan tender MLRS Indonesia dibuka pada bila Februari. Pihak Rosoboronexport juga mengatakan kami tidak mau membuang waktu dan berharap menang dalam pengadaan tersebut. Dia juga mengatakan, kami berpendapat bahwa sistem yang kami ajukan memenuhi syarat dalam pengadaan MLRS Indonesia yang salah satu kriterianya yang paling penting yaitu digunakan untuk efektif dalam peperangan. Pihak Rosoboronexport sendiri tidak menjelaskan kriteria mana yang menyebabkan gagal memenuhi persyaratan yang diajukan Indonesia. Rusia telah menawarkan MLRS Smerch dengan varian 22 ton, dan kami juga menawarkan varian 48 ton. Indonesia merupakan mitra dalam Rusia sejak era Soviet dan saat ini Rusia memiliki kontrak pengadaan pesawat tempur Su-27SKM,Helikopter Mi-17 dan Mi-35 dan pengadaan BMP-3f serta BTR-80. Sumber : RIA/MIK/WDN

    Berita Terkait:

    2 komentar:

    Ronald said...

    TNI keliatannya bukan mau beli MLRS tapi rudal jarak menengah.. Setau saya MLRS Smerch jarak tembaknya paling jauh kl pake amunisi roket, kl amunisi Rudal bukan MLRS lagi namanya. lagian kan ada MLRS lokal yg jarak tembak 20km+ katanya media..

    rahmat delpiero said...

    beli aja M 270

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.