ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, September 28, 2012 | 4:35 PM | 7 Comments

    Update : Bodi KRI Klewang Terbelah Saat Terbakar

    Banyuwangi - Api yang membakar KRI Klewang sulit dijinakkan. Upaya petugas memadamkan api seperti sulit dilakukan. Selain api terlanjur membakar semua bagian Kapal, hembusan angin laut yang kencang juga membuat api makin membesar.

    Dari pantauan detiksurabaya.com, api melumat semua bodi kapal perang siluman tersebut. Bahkan kapal terbelah menjadi dua bagian. Ledakan kecil sesekali terdengar dari kobaran api. Meski petugas sudah berupaya untuk memadamkan si jago merah, namun upaya itu seolah sia-sia belaka.

    Sejumlah petugas AL hanya bisa mengamankan lokasi. Warga dilarang mendekat sekitar radius 100 meter. Hingga pukul 16.00 WIB, api masih terus berkobar.

    Asap hitam pekat membumbung tinggi. Belum ada pernyataan resmi dari pihak AL terkait kejadian ini. Sementara ratusan warga masih memadati lokasi untuk melihat.

    Sumber : DETIK

    Berita Terkait:

    7 komentar:

    Bejo Oentoro said...

    Uhuk.....uhuk.......uuu....nangis aku

    Bisnis Online said...

    Program KRI Trimaran jangan sampai berhenti...

    Abe said...

    jangan pernah berhenti mr. lundin kegagalan awal suatu keberhasilan yang tertunda.Slidiki tuntasssss ada yg sabotase xxxxxxx sdh aqu

    Yudhie Setiawan said...

    sedih liatnya...tapi kita sudah membuktikan kalau kita mampu..redesign lagi trimarannya baik bahan dan konstruksinya, dan alhamdullilah langsung kelihatan kelemahannya sekarang sebelum dipakai user..semoga trimaran versi 2 akan jadi lebih sempurna..maju terus lundin..maju terus anak bangsa yang kreatif..

    Thiwid Widyarto said...

    Sangat disayangkan kapal yang diklaim terinovative, tercanggih ini hanya dalam selang waktu tidak sampai 1 bulan terbakar. Saya masih turut merasa bangga saat peluncuran kapal ini sebagai kapal perang modern masa depan milik TNI AL produksi dalam negeri. Investigasi serius sebaiknya dilakukan untuk mengetahu apakah ada KESALAHAN DESAIN STRUKTUR KAPAL termasuk bahan pembuatannya dari komposit serat karbon yang diklaim lebih kuat 20x dari baja, namun ternyata mudah sekali terbakar. Bagaimana riset yang telah dilakukan PT Lundin selama ini? Mudah-mudahan murni hanya accident saja, bukan kesalahan desain hasil riset kapal ini.

    Sebaiknya pemesanan 3 kapal sejenis berikutnya ditangguhkan terlebih dulu sampai hasil investigasi diketahu secara pasti.

    Harapan berikutnya dengan kejadian ini semoga riset tetap dilakukan secara lebih baik sehingga produk kapal perang canggih yang membanggakan segera dapat terwujud.

    matra-indo said...

    Apakah ada unsur sabotase?

    Ilhampentagon said...

    kayanya ada sabotase dah mungkin aja negara lain pada iri sama nagara kita kali.mana mungkin baru di jajal dah rusak aneh kan

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.