ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, November 8, 2012 | 1:43 PM | 0 Comments

    Akhirnya Pemerintah Tandatangani Pengadaan Tank Leopard Dengan Rhainmetall

    Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan perusahaan Jerman Rheinmetall Defence akhirnya menandatangani nota kesepahaman terkait pengadaan Main Battle Tank (MBT) Leopard di Jakarta, Kamis (8/11/2012).

    Penandatanganan tersebut dilakukan di sela-sela acara pameran alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indo Defence 2012 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Utara.

    Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan Mayjen TNI Ediwan Prabowo dan Direktur Rheinmetall Landsyteme Harald Westernman, dengan disaksikan oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

    “Penandatanganan tersebut untuk memperkuat sistem pertahanan dan industri pertahanan Tanah Air,” kata Purnomo.

    Keberadaan tank tempur MBT Leopard, atau biasa disebut Leopard 2, memang dinanti-nantikan di Indonesia karena kemampuannya yang memiliki efek penangkal untuk pasukan tempur.

    Pembelian Leopard 2 oleh Pemerintah Indonesia sempat menimbulkan pro dan kontra karena Pemerintah Federal Jerman dikabarkan belum memberikan izin ekspor untuk kendaraan tempur baja tersebut.

    Selain penandatanganan nota kesepahaman pengadaan tank Leopard 2, juga ditandatangani nota serupa terkait alih teknologi (transfer of technology).

    Rencananya, alih teknologi terkait pengadaan tank Leopard 2 tersebut akan diberikan kepada PT Pindad, Bengkel Pusat Peralatan (Bengpuspal) Direktorat Peralatan Angkatan Darat (Ditpalad), serta Bengkel Pusat Perhubungan (Bengpushub) Direktorat Perhubungan Angkatan Darat (Dithubd).

    Edwin Prabowo mengatakan, setelah penandatanganan nota kesepahaman tersebut kedatangan tank Leopard 2 dapat segera terealisasikan.

    Sementara itu, dua tank Leopard 2 sudah dipamerkan dalam pameran internasional Indo Defence.

    Sumber : SOLOPOST

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.