ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, November 9, 2012 | 2:56 PM | 1 Comments

    Industri Pertahanan Nasional Bentuk Konsorsium Pengembangan Kapal Perang

    Jakarta - PT Pindad (Persero) bersinergi dengan BUMN strategis lainnya untuk mengembangkan kapal (laut) tempur. BUMN alat utama sistem persenjataan (alutsista) menggandeng PT PAL (Persero), PT Krakatau Steel (Persero) dan PT INTI (Persero).

    Kerjasama ini dilakukan untuk menumbuhkan sebuah bisnis yang menguntungkan, sebagai upaya meningkatkan kerjasama atar BUMN.

    "Seperti membuat kapal tempur, kita sinergi dengan PT PAL untuk kapalnya. Untuk bodinya biarlah bahannya Krakatau Steel yang memegang dan desainnya PT INTI. Peralatan perangnya tentu dari Pindad. Jadi sinergi ini menguntungkan BUMN lain," kata Staf ahli PT Pindad (persero) Teguh kepada detikFinance di JIExpo Kemayoran Jakarta, Jumat (8/11/2012).

    Sayangnya Teguh tak merinci jenis kapal (laut) tempur apa yang akan dikembangkan oleh gabungan BUMN strategis tersebut. Saat ini rencana tersebut dalam tahap dirintis.

    "Ini mau dirintis," katanya.

    Selain itu PT Pindad meminta pemerintah untuk terus memberikan perhatian. Pindad selama ini mengalami kendala keuangan atau finansial. Ia mengaku ada berbagai kendala yang sedikit menyulitkan Pindad untuk menjadi BUMN besar.

    "Kendala yang pertama itu masalah finansial," kata Teguh singkat .

    Menurut Teguh, sangat wajar kendala finansial menjadi salah satu alasan terhambatnya perkembangan Pindad selama ini. Masalah finansial sebenarnya telah dibicarakan kepada pemerintah.

    "Kendala-kendala seperti kita BUMN adalah biaya yang terbatas sehingga berpengaruh pada pengembangan yang terbatas juga. Sudah mulai ada bantuan pemerintah tetapi belum mencukupi," tuturnya.

    Selain segi finansial, Pindad meminta pemerintah untuk membuat kebijakan dan regulasi yang mudah. Kemudahan kebijakan dan regulasi serta finansial akan mengubah wajah Pindad ke depan. "Sempurna lah Pindad kalau keduanya diberikan," tuturnya.

    Sumber : DETIK

    Berita Terkait:

    1 komentar:

    michael dakosta said...

    untuk kapal laut itu urusan PT.PAL kok PT.PINDAD mengurusi itu??? sudah keluar jalur tuh...seharusnya PT.PAL yang gandeng PT.PINDAD jgn dibalik-balik

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.