ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, July 10, 2012 | 11:09 AM | 0 Comments

    Indonesia Dan Ceko Jajaki Peluang Kerjasama Industri Pertahanan

    Jakarta - Masih banyak peluang kerjasama antara Indonesia dengan Ceko yang di masa mendatang bisa lebih dikembangkan. Satu di antaranya yang dipertimbangkan untuk dua negara tindaklanjuti adalah bidang industri pertahanan.

    Demikian disampaikan Presiden SBY dalam keterangan bersama Presiden Vaclav Klaus usai sesi pertemuan mereka. Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/7/2012).

    "Di bidang pertahanan, itu juga terbuka. Kita punya riwayat masa lalu dengan elemen pertahanan Ceko. Kerjasama itu saya yakin bisa lebih riil," ujar SBY.

    Terhadap peluang yang Indonesia buka itu, Presiden Valvac Klaus di Ceko industri pertahanan punya pengalaman panjang. Di masa lalu produk industri pertahanannnya cukup banyak di Indonesia dan negara-negara lain di Asia Timur.

    "Seperti radar pengintai, amunisi dan kendaraan truk alutsista," ujarnya.

    Lebih lanjut, Presiden SBY dan Presiden Vaclav Klau menekankan juga kerjasama di bidang energi terbarukan juga berpeluang besar. Mereka sepakat mendorong pengusaha negara masing-masing untuk menindaklanjutinya dan tak tertutup untuk bidang lain.

    Isu krisis ekonomi Eropa juga jadi bahasan dua kepala pemerintahan. Presiden Vaclav menggarisbawahi apa sedang terlihat saat ini baru permukaannya dan situasinya bisa lebih buruk bila tidak ada aksi cepat untuk mengatasinya.

    Dia mencontohkan apa yang kini Ceko alami dengan pertumbuhan yang hanya 1,7 persen pada 2011. Meski bukan bagian dari Eurozone, namun krisis telah ikut memukul telat kalangan usahanya sebab mayoritas produk mereka dijual ke Eropa Barat.

    "Makanya dalam kunjungan ini saya juga membawa perwakilan kalangan pengusaha yang tertarik kembangkan bisnisnya di sini. Baik di bidang energi yang terbarukan, pariwisata, dan pendidikan. Kami sepakat meningkatkan konektifitas ke depan dan harapan saya ini bisa berkesinambungan," sambungnya.

    Sumber : DETIK

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.