ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, February 26, 2013 | 9:56 AM | 8 Comments

    Ketua DPR : Beban Hutang Luar Negeri Picu 'Seretnya' Pengadaan Alutsista

    Jakarta - Ketua DPR Marzuki Alie mengakui akan segera memberikan penguatan industri alutsista (alat utama sistem pertahanan, red) dalam negeri. Kondisi itu itu tidak berlaku untuk alutsista yang tidak mampu diproduksi negeri.

    "Pemerintah akan sangat selektif untuk menggunakan kredit ekspor dengan berbagai pertimbangan. Artinya tinggi beban utang luar negeri menjadi pertimbangan," kata Marzuki Alie usai bertemu dengan Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/02/2013).

    Politisi Partai Demokrat itu juga mempertimbangkan tingkat tinggi beban utang luar untuk pengadaaan alutsista dalam negeri.

    Selain itu, dalam pertemuan itu juga dibahas soal memperkuat TVRI dan RRI. Selama ini, menurut Marzuki, kedua lembaga pers milik negara itu dianggap kurang tepat waktu, akurat terhadap sajian-sajian berita yang menjadi produk kedua lembaga itu.

    Sumber : Kabar Cepat

    Berita Terkait:

    8 komentar:

    tomihadia said...

    Radio aktif tv indonesia kita bisa mengetahui kekuatan pertahanan keamanan indonesia dan sekarang ini kita indonesia semakin besar dan menjadi raksasa dengan perekonomian meningkat sedangkan eropa spanyol krisis, abudabhi krisis, qatar krisis, france krisis, japan krisis setelah terjadi sunami, libia parah perang dan mesir perang, indonesia raya kuat raksasa

    Bisnis Online said...

    Beban hutang luar negeri seharusnya dikurangi dari tahun ke tahun hingga 0.

    tomihadia said...

    rakyat indonesia antara 450 juta pitar indonesia raya pada dasar tidak punya utang ini kerangka negara republik indonesia sendiri, mpr/dpr dan menseknek presiden/ menteri INDONESI RAYA, LIAT SAJA PERKEMBANGAN DI TAHUN 2015 DAN SETERUSNYA, INDONESIA BERPERAN POLITIK AKTIF BAGI PBB, NATO, ASIA, DAN JUGA LIGA ARAB

    Jonindo said...

    Lah itu kang setuju dikurangi jadi 0 (walau tidak mungkin) tapi esensinya pengurangan utang ...setuju
    Masalahnya TNI sendiri dikit dikit keblinger alutsista Impor yang notabene itu kredit utang luar negeri- sedangka. Industri pertahanan masih diberi proporsi keuuciiiilll harusnya di PAKSA mau tidak mau selama di PAKSA pake produk dalam negeri pasti lama2 jadi majuu juga tooo...
    Yaaa kang Boloroes.....
    Kayak Iran gitu loooo apik elek persenjaataannya lama2 maju juga kan...

    ika wati said...

    jagan mentang mentang gak pnya utang,terus uang trilyunn di boroskan beli alat mahal,cobalah pikirkan SDM kita didik mereka agar bisa membuat radar canggih,jet siluman,roket satelit,senjata canon,kpal selam nuklir,kpal induk,dll...tpi yg tak kalah pnting uang anggaran sbyak itu harus dibuat modal usaha utk mmbuka kawasan industri seluas luasnya,intinya kurangi pengangguran dn tingkatkan ekonomi rakat miskin.''

    tomihadia said...

    di indonesia raya sangat maju namun ke majuan ini terlalu nikmat, banyak pekerja sex komersil, narkoba, korupsi monopoli para pejabat, selalu lamban menegak kan hukum keadilan tanah air indonesia ku, pertanian dan perternakan sangat kurang, tapi saya bangga dengan tni dan pertahanan keamanan republik indonesia sebagai negara raksasa di seluruh dunia

    Mastur Nopal said...

    Utamakan produk dlm negeri

    royhan bima said...

    negara mana sih yang tidak punya hutang?kita masih untung pertumbuhan ekonomi kita semakin besar dan kuat,negara lain beban hutangnya besar negaranya masih terserang krisis global.tapi saya sangat setuju klo utang kita semakin dikurangi dan semakin diperkecil sampai 0.

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.