ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, February 26, 2013 | 9:49 AM | 6 Comments

    Panglima TNI : Komnas HAM Itu Biadab!

    Jakarta – Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi konflik di Papua.

    Sebelumnya, komisioner Komnas HAM asal Papua Natalius Pigai menyebut bahwa dalam mengamankan Papua TNI kerjaannya hanya tidur. "Saya rasa pernyataan Komnas HAM yang menyatakan TNI tidur, merupakan pernyataan yang tidak simpatik dan tidak pantas yang dilakukan Komnas HAM. Karena tidak mengerti situasinya," kata Agus, dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi I DPR, Jakarta, Senin (25/2/13).

    Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Staf Kodam Cendrawasih, di Papua Brigjen I Made Agra. Menurut Made, pernyataan Natalius Pigai sebagai pimpinan Komnas HAM asal Papua sangat provokatif. Bahkan, dia menyebut Natalius kurang ajar. "Itu sangat biadab, saya sudah bertahun-tahun meningalkan anak," serunya dengan tegas.

    Ia menjelaskan, hubungan antara TNI dengan warga Papua itu sangat harmonis. Hal itu terlihat ketika evakuasi korban penembakan yang menewaskan delapan prajurit TNI, seluruh masyarakat berbondong-bondong untuk membantu TNI mengevakuasi Jenazah korban penembakan orang tak dikenal yang telah membusuk.

    "Koramil di sana itu sama, kami tidak pernah menggunakan senjata tajam, karena kami tahu kita mengahadapai rakyat sipil, saya bertanggung jawab memang di sana ada pembiasaan TNI," terangnya.

    Sumber : INILAH

    Berita Terkait:

    6 komentar:

    tomihadia said...

    SETUJU KOMNAS HAM ITU BIADAB TIDAK MENGHARGAI KE WIBAWAAN TNI SEBAGAI KEAMANAN ALAT NEGARA DI INDONESIA DAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM KITA HARUS ADIL DI LANJUTKAN HAKIM LALU JATUH HUKUMAN DI PENJARA DIKURUNG ATAU HUKUMAN MATI, INI SESUNGGUH HUKUM DI INDONESIA RAYA

    ryan ande said...

    Komnas HAM itu didalangi PKI ndan...

    ika wati said...

    kalau saya lebih mendukung pernyataan komnas HAM,sebab kritikan seperti itu akan lebih membangun TNI,agar TNI sbgai instasi penjaga keamanan negara tidak hanya bisa nonton tv di pos jaga sja(atw mainan game dgn hp samsung galaxi nya) tpi juga sering oprasi control zone,''

    hairus slamet said...

    babi antek.asing itu jangan di kasih hatipegang lehernnya alaa amerika. semua penegak ham di usa di investegazi jangan coba coba berbuat curang buat bangsa america .hukum tegass tidak pandang buluu di cuci otaknya tidak main gebuk di siksa bathinya alaa pemilik wikileak julian asand .di indonesia sayang presidenya sby jadi presiden bak banci ajhirnya nkri terombang ambing gak karuan .igat penegak hamm di indo jadi zpion asing harus di tindak tegass secara hukum !!! alaa amerika srikat usa pahamm para petinggi negara anda berbuar tegass asing bisa apa ??

    Andi Akrini said...

    Mengapa NKRI harus ada HAM dan HAM itu apa adakah didalam PANCASILA tidak ada HAM. ingat dan waspada lah wahai saudaraku HAM itu hanyalah rekayasa amerika dan sekutunya yg ingin memecah belah NKRI DAN NKRI tidak perlu HAM sebab sudah ada PANCASILA PANCA ITU LIMA SILA ITU ATURAN KASUSILAN...RENUNG RENUNGKANLAH

    Maliana said...

    Persetan Dengan HAM, kalau ada kejadian pihak Militer yang disalahkan kalau bertindak sebelum kejadian dianggap melanggar HAM dasar Komnas HAM antek-anteknya kapitalis, komnas HAM diindonesia tidak tulus membela tentang HAM, mereka ada di INDONESIA karena dibiayai oleh pihak asing agar bisa merongrong kedaulatan NKRI, Hidup TNI NKRI HARGA MATI, KOMNAS HAM YANG HARUS MATI.

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.