ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Wednesday, November 16, 2011 | 4:52 PM | 1 Comments

    Menkopolhukam : ASEAN Akan Kembangkan Industri Pertahanan Bersama

    Nusa Dua - ASEAN mempertimbangkan untuk mengembangkan kerjasama industri pertahanan bersama. Inisiatif tersebut telah disepakati dalam pertemuan ke-6 Dewan Komunitas Politik dan Keamanan ASEAN, dalam rangkaian KTT ASEAN 19 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11).

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Djoko Suyanto menjelaskan saat ini kerjasama industry pertahanan di negara ASEAN telah berjalan. Hanya saja, masih sebatas bilateral. Namun, dalam pembahasan yang dilakukan hari ini, juga dirumuskan peluang kerjasama industry perthanan dalam konteks multilateral.

    “Menyepakati inisiatif untuk mengembangkan kolaborasi industri pertahanan bersama,” ujarnya dalam konferensi pers KTT ASEAN 19, di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11).

    Sumber : Pikiran Rakyat

    Berita Terkait:

    1 komentar:

    KERIS NUSANTARA said...

    Industri alutsista sulit utk dilaksanakan di ASEAN, oleh karena ada salah satu negara yg tdk menginginkan teknologinya di curi dan memberikan lapangan kerja ke negara yg penduduknya padat. Kalau bisa neg yg penduduknya padat dirusak/di hancurkan, ini menurut salah satu negara ASEAN dan dapat dibuktikan dalam kehidupan antar negara ASEAN sdh jelas terlihat. Contoh Singapura negara maju di ASEAN ttp melindungi para koruptor dr Indonesia, bgmn akan mau bekerjasama dan kalau bisa Indonesia harus tunduk/menurut Singapura. Bgmn pendapat anda?. Bravo...anak2 bangsa yg tetap menjaga kejayaan NKRI RAYA

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.