ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, April 5, 2012 | 4:59 PM | 0 Comments

    Empat Industri Pertahanan Dan Kemlu Bahas Pejajakan Peluang Ekspor

    Jakarta - Hari ini empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang pertahanan, mengikuti seminar Udpates From CEOs (UFCs) yang difasilitatori oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dengan tema 'Exploring Strategic Business Partership With Indonesian State-Owned Enterprise'.

    "Hal ini penting untuk membahas perkembangan mengenai potensi bisnis dan kerjasama dengan Indonesia," ujar Wakil Menteri Luar Negeri, Wardana, dalam sambutannya saat membuka seminar yang digelar di ruang Nusantara, Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2012).

    Seminar ini membahas dua hal utama, yakni memberikan informasi terkini tentang perkembangan entitas bisnis strategis Indonesia kepada negara-negara sahabat, dan kedua, menjajaki peluang pasar baru bagi ekspor industri atau perusahaan strategis tersebut ke Luar Negeri.

    Empat BUMN yang menjajaki peluang ekspor yakni PT. Pindad Indonesia, PT. Dirgantara Indonesia, PT. GMF AeroAsia, dan PT. PAL Indonesia. Keempat BUMN itu diwakili oleh para petinggi perusahaan. Seminar ini juga dihadiri oleh sejumlah duta besar negara sahabat dan Investor asing.

    Wardana berharap kegiatan ini tak hanya dapat memberikan pemahaman baru bagi para dubes negara-negara sahabat mengenai kemampuan perusahaan strategis Indonesia, tetapi juga dapat mendorong peningkatan kerjasama yang saling menguntungkan dengan mitra luar negeri.

    Sumber : Tribun

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.