ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, October 5, 2012 | 7:53 AM | 0 Comments

    KSAD : Pembelian Alutsista Luar Negeri Harus Ada Alih Teknologi

    Jakarta - Kepala Staf Angkata Darat (Kasad), Jendral TNI Pramono Edhie Wibowo menegaskan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI AD yang dibeli dari luar negeri, dilengkapi transfer of technology atau alih teknologi.

    "Dalam pembelian Alutsista dari luar negeri, kami selalu meminta adanya alih teknologi," kata Edhie, kepada wartawan, di Markas Besar AD (Mabes AD), Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2012).

    Menurutnya permintaan alih teknologi ini, agar dapat memudahkan kita dalam memperbaiki Alutsista TNI AD yang sudah dibeli. Jika terjadi sesuatu terhadap Alutsista TNI AD tersebut, kata dia, pihaknya tidak perlu menunggu ahli yang akan memperbaikinya. "Kalau ada alih teknologi, kalau misalnya tank rusak pada bagian penggeraknya kita tidak perlu menunggu ahli dari luar. Karena kita sudah bisa memperbaiki sendiri," tuturnya.

    Edhie menuturkan alih teknologi ini, juga dapat digunakan bagi perusahan industri pertahanan untuk membuat onderdil ataupun peluru bagi persenjataan.

    "Contoh roket yang telah kita beli dari Inggris, kita telah bongkar dan dikerjakan ahli dari ITB, walaupun mengalami kesulitan," tuturnya.

    Sumber : OKEZONE

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.