ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, October 2, 2012 | 7:57 AM | 2 Comments

    KSAD :TNI AD Berharap Anggaran Pembelian Apache Disetujui DPR

    Jakarta - TNI Angkatan Darat berharap Komisi I DPR RI menyetujui anggaran pembelian delapan unit helikopter tempur Apache dari Amerika Serikat pada APBN 2013.

    "Kita sedang bicarakan. Kita berharap bisa diberi izin membeli delapan unit. Maka dari itu, sekarang kita koordinasikan, komunikasikan agar bisa dianggarkan," kata Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/10/2012). Edhi mengatakan, heli tersebut dibeli dari Amerika Serikat dalam kondisi baru serta bersenjata lengkap.

    "Baru, 100 persen gres, lengkap dengan senjatanya. Kalau heli serang tidak ada amunisi dan senjata sama dengan meriam sundut, dong," kata Edhi.

    Menurut Edhi, Indonesia diharuskan membeli heli tersebut untuk perlindungan angkatan darat. "Indonesia tidak bisa memproduksi Apache, kalau bisa membeli Apache kita beli di Indonesia," ujarnya.

    Namun, bila harga Apache tersebut mencapai Rp 60 juta USD, maka TNI AD akan menunda pembelian heli tersebut. Edhi mengatakan, pihaknya mencari alternatif helikopter tempur lain. "Kalau 60 juta USD terlalu mahal ya. Mungkin kita akan mencari tipe lain, tapi tetap heli serang," imbuhnya.

    Edhi mengungkapkan, Indonesia lebih memerlukan heli serang daripada heli angkut. Sebab, TNI AD sudah memiliki 12 unit MI 17 yang dapat mengangkut 34 orang dalam satu pesawat. "Kita, kalau heli angkut mempunyai MI 17, bisa mengangkut 34 orang, itu imbang dengan Chinook," ujarnya.

    Sumber : Tribunnews

    Berita Terkait:

    2 komentar:

    Wong Jowo said...

    Yach, Memang para petinggi TNI mau pun Mentri Pertahanan RI harus menjelaskan ke publik mengenai kecenderungan publik untuk mengatakan adanya KEMPLANGAN HARGA dari USA. Kesan pertama ketika anggota DPR Komisi I memanggil mereka baru baru ini, mereka malah bukannya menerangkan kenapa harganya bisa sebegitu melangit, tetapi hanya membelokkan keterangan kenaikan harga satuan dengan menerangkan bahwa harga APACHE berubah-ubah sampai 60 juta dolar/ unit. Ini kan pengkaburan publik !. Coba to, dengan ilmu hitungan anak kelas 3 SD saja, bila harga per unitnya naik menjadi 60 jt dollar, berarti kalau delapan unit kan harganya "CUMA" menjadi 480 jt dollar. INI MASIH JAUH DARI 1.4 Milliar Dollar. Ada apa Keterangan pembodohan dari Kastaf TNI AD itu di DPR (dngan senyum senyum, kalau 60 juta dolar ya kemahalan, katanya). Jendral Edy, bukannya 60 jt dolar per unitnya yang perlu diterangkan, itu sih sedikit, jauh bila dihubungkan dengan eskalasi harga 1.4 Milyard dollar. Yang perlu diterangkan rinciannya secara statistik, detailnya kenapa sampai 1.4 Milyard dollar?, memangnya uang rakyat ini uangnya nenek moyang mereka apa ?. India saja mendapatkan sekitar 22 unit Apache AH-64 Block III Longbow dan lebih dari 800 buah missile Hellfire ditambah ratusan rudal Stinger ?, bayangkan !!, ada apa dengan para petinggi kita yang santai sekali terhadap panggilan rakyat?

    eko budi wibowo said...

    bagus atas keputusan kasad ingin meng-akuisisi jenis apache minimal 8 unit,kalau perlu menambah 1 skanud heli chinook dengan catatan alutsista dibeli baru dan tidak di-embargo selama 20 tahun.

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.