ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, May 26, 2011 | 10:00 AM | 0 Comments

    TNI AL belum Tentukan Mekanisme Perlindungan Kepada Kapal Niaga

    Jakarta - TNI AL belum menentukan kebijakan tentang mekanisme perlindungan kapal niaga RI yang melintasi perairan Somalia.

    Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno mengatakan sudah banyak tawaran dari negara-negara sahabat untuk mengadakan pasukan gabungan.

    Walau demikian, TNI AL masih akan mengkaji pilihan-pilihan tersebut.

    "Mekanisme konkret perlindungan kapal niaga kita masih akan dibicarakan," ujar Soeparno usai upacara pembukaan latihan bersama TNI AL dan US Navy Seal di Jakarta, Rabu (25/5).

    Pada kesempatan yang sama, Wakil Dubes AS Ted Osius mengatakan Pemerintah AS dan RI telah memiliki banyak kerja sama untuk menanggulangi perompakan. Meski begitu, Ted tidak mengelaborasi bentuk kerja sama konkret antara RI-AS di masa mendatang.

    Setelah pembebasan kapal MV Sinar Kudus pada Minggu (1/5), militer Indonesia memang masih mengaji mungkin pengawalan kapal niaga RI yang akan melewati perairan Somalia.

    Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono beberapa waktu lalu mengatakan, militer RI masih mengkaji seberapa besar frekuensi kapal-kapal yang lewat di perairan strategis tersebut.

    Militer RI juga tengah mempertimbangkan apakah khusus untuk kapal yang lewat akan ditempatkan personel untuk menjaga keamanan kapal.

    Sumber: MEDIA INDONESIA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.