ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, July 12, 2011 | 4:28 PM | 0 Comments

    Krakatau Steel : Kami Siap Pasok Baja untuk Industri Alutsista

    Jakarta - PT Krakatau Steel Tbk. bersedia menyiapkan berapa pun kebutuhan baja yang dibutuhkan pemerintah untuk kebutuhan industri alat utama sistem persenjataan (Alutsista). Hal ini untuk mendukung kemajuan Alutsista yang dapat bersaing dengan negara asing.

    Demikian disampaikan Direktur Utama PT Krakatau Steel Fazwar Bujang ketika ditemui di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (12/7/2011).

    "Kalau untuk kebutuhan baja Insya Allah kita siap," katanya ketika dimintai tanggapan tentang permintaan Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Syamsudin tentang kebutuhan baja untuk Alutsista.

    Fazwar belum mau menyebutkan jumlah pasti yang dapat diberikan untuk kebutuhan pemerintah tersebut. Dirinya hanya menegaskan siap membantu pemerintah dalam mendukung industri Alutsista.

    "Belum bisa sebut berapa persen, yang pasti Krakatau Steel siap memenuhi permintaan pemerintah," tegasnya.

    Ia menambahkan, permintaan pemerintah terkait perluasan hasil produksi baja lempengan dari 2 meter menjadi 4 meter baru dapat terealisasi pada tahun 2013.

    "Itu dari proyeknya KS-Posco, akhir 2013 selesai," ujarnya.

    Saat ini, PT Krakatau Steel hanya mampu memproduksi baja 2,5 juta ton per tahunnya. Sementara total produksi baja nasional hanya sebesar 6 juta ton, padahal kebutuhan nasional untuk baja bisa mencapai 9-10 juta ton per tahun.

    Sumber : DETIK

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.