ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Monday, July 11, 2011 | 1:08 PM | 0 Comments

    KRI Frans Kaiseipo Akan Digantikan KRI Sultan Iskandar Muda Untuk Misi Di Lebanon

    Jakarta - Kontingen Garuda yang telah 8 bulan bertugas di Libanon bersama dengan KRI Frans Kaisepo kembali ke Tanah Air. Dalam waktu dekat KRI Sultan Iskandar Muda dengan komposisi yang sama segera bertolak ke Libanon.

    "Total tugas mereka di sana selama 8 bulan dan untuk gantinya telah kita siapkan KRI Sultan Iskandar Muda yang sekarang sedang berada di Surabaya. Dalam waktu dekat ini PBB akan melakukan pengecekan agar bisa berangkat dalam beberapa bulan ke depan," kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

    Hal itu disampaikan dia usai upacara penerimaan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII B/United Nations Interim Force in Libanon (UNIFIL) di Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/7/2011).

    Menurutnya, Indonesia mendapat apresiasi dari UNIFIL atas kinerja Kontingen Garuda di Libanon. Selain itu, kerja keras mereka dalam menjaga perdamaian diterima oleh masyarakat internasional.

    Dia menyebut, 100 personel dengan satu heli dan satu kapal yakni KRI Frans Kaisepo 368 dikirim ke Libanon tahun lalu. Nanti penggantinya, KRI Sultan Iskandar Muda, akan berangkat ke Libanon dengan komposisi personel yang sama.

    "Tetap dengan komposisi yang sama. Dan semoga saja bulan depan bisa diberangkatkan," imbuh Agus.

    Para personel yang dikirim Ke Libanon melakukan dua tugas utama. Pertama, mereka melakukan tugas menjaga perdamaian dengan baik dan benar. Kedua, mencegah kejadian yang sudab bisa diprediksi, misalnya mencegah penyelundupan senjata ke Libanon.

    "Jadi intinya tugas pokoknya adalah menjaga perdamaian dan melakukannya dengan keberhasilan yang baik. Itu suatu keberhasilan dari angkatan bersenjata kita," tutur Agus.

    Dalam sambutannya di upacara yang berlangsung sekitar 20 menit, Agus mengucapkan terimakasih kepada para personel yang tergabung dalam Kontingen Garuda. Dia mengaku bangga dan puas dengan kerja dan prestasi para personel tersebut.

    "Saya selaku Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tinggi. Semoga menjadi pemicu semangat bagi kalian agar selalu memberikan karya terbaik pada bangsa dan negara," ujar Agus yang kemudian menyalami para personel tersebut satu per satu.

    Sumber : DETIK

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.