ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, July 14, 2011 | 10:45 AM | 0 Comments

    Pengembangan Alutsista tak Terkoordinasi

    Magelang - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui  pembangunan kekuatan alat utama sistem senjata (Alutsista) tidak terkoordinasi dengan baik. Pengembangan sistem itu  masih kurang mengalir dari strategi  pertahanan dan doktrin TNI yang dianut.

    "Apa yang saya rasa kan dan ketahui, pembangunan kekuatan alutsista tidak terkoordinasi dengan baik,"ujar SBY saat memberikan pengarah kepada perwira tinggi dan menengah TNI, di Akademi Militer TNI Magelang, Rabu (13/7).

    Dalam pertemuan itu hadir sejumlah menteri dan petinggi negara,  di antaranya Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana, Panglima TNI Laksamanan Agus Suhartono serta Kapolri Jenderal Timur Prapodo

    Menurut SBY , pemerintah maupun TNI perlu mengevaluasi tantangan yang dihadapi saat ini, dan membenahi dan menyusun kebijakan strategi pertahanan dalam negeri. Ia mengatakan upaya meningkatkan anggaran pertahanan terus dilakukan secara bertahap. Namun semua itu tidak lah cukup tanpa upaya sinkronisasi dengan doktrin TNI dan angkatan. Doktri tersebut mesti jadi rujukan sebagai dasar operasi militer, pengadaan alutsista dan logistic, serta pembinaan, pendidikan dan pelatihan anggota.

    "Meskipun saya tahu terus dimutakhirkan tetapi nampaknya dengan perkembangan cepat dunia, terutama dinamika awal abad 21, keseluruhan doktrin itu pelu dimutakhirkan sesuai perkembangan zaman. Untuk  mengantisipasi ancaman terhadap negara kita," paparnya.

    Sumber : REPUBLIKA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.