Dalam sambutannya, Menristek Gusti Muhammad Hatta mengatakan bahwa RITech Expo merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kontribusi IPTEK bagi kesejahteraan rakyat. Tema "Inovasi untuk Kemandirian Bangsa" pun diusung sebagai tema utama pada tahun ini. Menurut Muhammad Hatta, tema ini dipilih agar penelitian dan pengembangan IPTEK lebih bertumpu pada kebutuhan riil masyarakat, sehingga dapat dicari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mendorong pemenuhan kebutuhan riset yang aplikatif.
Terdapat sekitar 150 booth yang terdiri dari 103 booth indoor dan 47 booth outdoor yang meramaikan pameran ini. Pada booth-booth tersebut, ditampilkan produk-produk unggulan dari masing-masing koridor ekonomi Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) berupa hasil-hasil riset dan inovasi dari berbagai lembaga litbang kementrian/lembaga, litbang pemerintah daerah, litbang universitas dan penggiat IPTEK Indonesia.
Selain berbagai booth, terdapat pula 17 wahana karnaval pada RITech Expo ini. Berbagai macam wahana karnaval ditampilkan seperti mobil listrik berplatform tunggal ITB, pupuk hayati petro biofertil, serta berbagai wahana menarik lainnya seperti wahana dari Kementerian Pertahanan dan Keamanan. Wahana dari Kemenhankam ini memamerkan berbagai perlengkapan Kepolisian Negara Republik Indonesia seperti komputer pengenal raut wajah, ATM Biometric, dan alat pengenal sidik jari.
Salah satu wahana karnaval inovatif lainnya yang cukup menyedot perhatian massa adalah pesawat Jabiru J-430 hasil rakitan SMKN 12 Bandung. Jabiru J-430 merupakan pesawat bertipe sport dengan kapasitas maksimum 4 orang, dan mampu terbang hingga ketinggian terbang 2.700 meter dan kecepatan jelajah 108 knot. Selain itu, wahana karnaval menarik lainnya adalah mobil listrik yang dirakit menyerupai mobil balap hasil rakitan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). "Banyak sekali hal-hal menarik di pameran ini, seperti pesawat sporty dan mobil balap elektrik. Melihat karya-karya inovatif yang dipamerkan disini membuat kami terinspirasi untuk ikut menyumbangkan ide dan suatu hasil karya inovatif lainnya di kemudian hari," ujar Rani Widiyansyah, salah satu pelajar dari SMKN 6 Bandung yang mengunjungi RITech Expo bersama teman-temannya.
RITech Expo 2012 diselenggarakan sebagai bagian dari upaya untuk mendorong peningkatan pemanfaatan hasil-hasil inovasi untuk peningkatan daya saing industri. Selain itu, pameran ini juga diharapkan dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan masyarat dan membangkitkan budaya inovasi dikalangan masyarakat.
Sumber : ITB
Berita Terkait:
INDONESIA
- Proses Pengecatan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3 TNI AD
- Kemhan : Indonesia-Rusia Belum Sepakat Hibah Kapal Selam
- Foto Kedatangan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3
- 2014, Dua Helikopter Apache Tiba Di Indonesia
- Indonesia dan Polandia Jajaki Kerjasama Produksi Bersama Alutsista
- Dua Su-30MK2 TNI AU Tiba Di Makasar
- Komisi I Siap Awasi Pengadaan Helikopter Apache
- Indonesia Kirim Degelasi Ke Rusia Untuk Tinjau 10 Kapal Selam
- Kemhan Kirim Tim untuk Pelajari Spesifikasi Apache
- Menhan Tempatkan Satu Squadron Apache Di dekat Laut China Selatan
- Selain Apache AH-64E, Indonesia Juga Tertarik Dengan Chinook
- Komisi I Dukung Pengadaan Satelit Untuk Pertahanan Negara
- Darurat , Tol Jagorawi Dijadikan Landasan Pesawat Tempur
- Rusia - AS Saling Berlomba Dalam Pengadaan Alutsista Indonesia
- Komisi I : Kami Berharap AS Turut Berpartisi Dengan Industri Pertahanan RI
- Komisi I Mendukung Tawaran 10 Kapal Selam Bekas Dari Rusia
- Rusia Tawarkan 10 Kapal Selam Bekas Kepada Indonesia
- 2014, Pemerintah Mengalokasikan Rp 83,4 Triliun Untuk Kementerian Pertahanan.
- Ketua KNKT : Lanud Polonia Harus Aman Untuk F-16
- Hari ini, 4 Kapal Perang Indonesia Show Force Balas Provokasi Malaysia
- KSAD : Helikopter Apache Akan Tiba 2018
- Korsel Kembangkan Internal Waepon Bay Untuk Pesawat Tempur K/IFX
- Islamic Development Bank Fasilitasi Kredit Ekspor Untuk PT DI
- Perancis Tingkatkan Kerjasama Pertahanan Dengan Indonesia
- Indonesia Kurang Teliti Dalam Pengadaan Pesawat Super Tucano Dari Brasil
Teknologi
- Korsel Kembangkan Internal Waepon Bay Untuk Pesawat Tempur K/IFX
- Nipress : 2025, Kami Supplai Baterai Untuk 18 Kapal Selam TNI AL
- Meristek Yakin Indonesia Kurangi Ketergantungan Alutsista Dari Luar Negeri
- ITS : Korsel Tak Tulus ToT Kapal Selam Kepada Indonesia
- EADS Tawarkan Dana Segar $ 2 Miliar Bila Menang Dalam Pengadaan Pesawat Tempur Korsel
- Proses Alih Teknologi Kapal Selam Korsel Masih Berjalan Alot
- Sharp Avionik K Gandeng Elbit System Dalam Pengembangan Proyek LAH Dan KFX
- TNI AL Memilih Simulator Nautis Class A Untuk Pelatihan Kapal Perang Sigma
- Industri Pertahanan Nasional Sudah Menguasai Teknologi Level Menegah
- Bila Diinginkan, Indonesia Dengan Mudah Membuat Senjata Nuklir
- PT DI Akan Produksi Simulator CN-235 Dan Super Puma
- Radar INDRA Akan Dipasang Di Tiga Kapal Selam Indonesia
- Korsel Rilis Bom Korean GPS Guided Bomb Untuk KFX Kepada Publik
- Debat Polemik Pengembangan Pesawat Tempur KFX
- TNI AL Inginkan Tingkatkan Alih Teknologi Dengan AS
- Pengamat : Israel Gagal Membuat Jet Tempur Kfir Yang Tangguh
- TNI AU Kembali Aktifkan ACMI Pekanbaru
- Departemen Pertahanan Bangun Pertahanan Cyber
- TNI Gandeng UI Untuk Mengembangkan Kapal Tanpa Awak
- Menhan : Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) Akan Diproduksi Massal
- Menristek : UAV Buatan BPPT Masih Terlalu Berisik
- KSAD : Pembelian Alutsista Luar Negeri Harus Ada Alih Teknologi
- Lapan : Nozzle Roket RX-550 Masih Bermasalah
- Spesifikasi UAV Sriti dan Alap-Alap Buatan BPPT
- BPPT Siap Mengembangkan UAV Untuk Militer
0 komentar:
Post a Comment