ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Sunday, September 11, 2011 | 7:53 PM | 0 Comments

    Perbatasan Papua Nugini Dan Malaysia Sangat Rawan

    Banjarmasin - Anggota Komisi I DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, menilai perbatasan Indonesia dengan Malaysia dan Papua Nugini (PNG) adalah yang paling rawan dan mengancam disintegrasi bangsa.

    "Namun kerawanan perbatasan Indonesia dengan dua negara tetangga tersebut berbeda," katanya menjawab ANTARA, usai halal bihalal keluarga besar PKS se Kalimantan Selatan, di Banjarmasin.

    Ia menerangkan, kalau yang menonjol dari perbatasan Indonesia dengan Malaysia adalah soal sosial ekonomi di mann tingkat kesejahteraan rakyat negeri jiran terlebih lebih baik, maka kerawanan perbatasan Indonesia dengan PNG terletak pada segi keamanan.

    Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia harus terus berupaya menghilangkan kerawanan-kerawanan itu, diantaranya lewat pembinaan melalui pemberitaan.

    Dia menilai pemerintah Indonesia harus menambah jaringan dan siaran radioa dan televisi agar daerah-daerah perbatasan bisa menerimanya.

    "Dengan mendengar atau mengetahui siaran radio dan pemberitaan televisi Indonesia, warga perbatasan dapat pula mengetahui bagaimana perhatian serta upaya-upaya pemerintahnya," kata dia.

    Sedangkan pembinaan teritorial dilakukan dengan membuat tentara di daerah-daerah perbatasan menyatu dengan masyarakat setempat.

    Sumber : ANTARA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.