ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, January 11, 2011 | 11:22 AM | 0 Comments

    PBB Perluas Area Operasi Kontingen Garuda di Lebanon

    Ist

    Surabaya - PBB melalui UNIFIL atau United Nation Interim Force In Lebanon memperluas area operasi Satgas Batalyon Infanteri Mekanis (Yonka) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-E/UNIFIL atau "INDOBATT" (Indonesia Battalion) terhitung mulai tanggal 10 Januari 2011.

    Authentikasi Dansatgas Yonif Mekanis KONGA XXIII-E/UNIFIL Letkol Inf Hendy Antariksa kepada ANTARA melalui surat elektronik, Selasa, melaporkan perluasan area operasi itu merupakan kepercayaan dan pemberian tanggung jawab oleh UNIFIL.

    Sebelumnya, area operasi tersebut merupakan wilayah Sektor Barat (Sector West) yang merupakan Area Operasi Batalyon Perancis (FRENCHBATT).

    Perluasan wilayah operasi Sektor Timur (Sector East) yang diberikan oleh UNIFIL kepada INDOBATT itu merupakan penilaian positif UNIFIL terhadap kinerja serta kesungguhan seluruh prajurit INDOBATT sebagai duta bangsa Indonesia dalam mengemban misi perdamaian PBB di Lebanon.

    Area Operasi yang dipercayakan UNIFIL kepada INDOBATT terdiri dari tiga wilayah yaitu Qabrikha, Tulin, dan As Suwwanan.

    Ketiga wilayah tersebut dijaga oleh Kompi E Mekanis Satgas Yonif Mekanis Konga XXIII-E/UNIFIL yang sebelumnya sebagai Satgas "Force Protection Company 2".

    Proses beralihnya Area Operasi dari "Sector West" kepada "Sector East" itu melalui rapat penataan kembali (Reconfiguration Meeting) wilayah Area Operasi UNIFIL yang dipimpin oleh Kepala Staf (Chief Of Staff) UNIFIL, Brigjen Xavier de Woillemont, 19 Desember 2010.

    Rapat penataan itu dihadiri oleh seluruh Komandan Kontingen dan seluruh Komandan Batalyon di jajaran UNIFIL, termasuk Letkol Inf Hendy Antariksa selaku Komandan Satgas Yonif Mekanis Indonesia (INDOBATT).

    "Reconfiguration meeting" itu membahas tentang penetapan batas wilayah "Sector East" dan "Sector West" berkenaan dengan rencana penyerahan sebagian wilayah "Sector West" kepada "Sector East".

    Pada kesempatan itu dibahas juga rencana waktu proses pelaksanaan serah terima ("Hand Over" / "Take Over") ketiga wilayah operasi yang dimaksud.

    Setelah itu digelar rapat internal antara INDOBATT dengan FRENCHBATT yang dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2010 di At Tiri Markas FRENCHBATT untuk membahas secara teknis proses "Hand Over" atau "Take Over" ketiga wilayah tersebut.

    Pada kesempatan itu juga dilaksanakan perkenalan atau sosialisasi keberadaan INDOBATT kepada Mayor dan Mukhtar yang merupakan pejabat lokal setempat (Local Authority).

    Setelah ada kesepakatan, proses "Hand Over/Take Over" secara teknis pun dilaksanakan selama 12 hari yakni mulai dari tanggal 29 Desember 2010 sampai dengan tanggal 9 Januari 2011.

    Proses "Hand Over/Take Over" itu meliputi pelaksanaan Patroli Bersama ("Joint Patrol" / "Induction Patrol") antara Tim Patroli INDOBATT dengan Tim Patroli FRENCHBATT di wilayah Qabrikha, Tulin, dan As Suwwanan.

    "Joint Patrol" tersebut dilaksanakan dalam rangka pengenalan rute patroli, check point area, situasi wilayah serta sosialisasi keberadaan satgas baru (INDOBATT) di ketiga wilayah tersebut.

    Berdasarkan FRAGO 03-001-11 ("Fragmentary Order") tentang perluasan area operasi INDOBATT (INDOBATT EXPANDED AOR), ketiga wilayah itu secara resmi menjadi tanggung jawab INDOBATT pada tanggal 10 Januari 2011.

    Sumber: ANTARA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.