
Mabes TNI mutasi 46 perwira menengah dan perwira tingginya. Sebanyak 13 orang diantaranya adalah perwira dari TNI Angkatan Darat, 9 dari Angkatan Laut, 7 orang dari Angkatan Udara dan enam diantara di jajaran Kemenhan.
Sisanya, satu orang di Kemenko Polhukam, dua perwira di jajaran Athan dan satu orang d Penmil PTRI. " Mutasi dan rotasi untuk optimalisasi tugas TNI" kata Kepala Dinas Penerangan Umum TNI Kolonel Cpl Minulyo Suprapto di Jakarta, Kamis 13 Januari 2011.
Dari jumlah 18 orang mutasi antarjabatan dalam pangkat yang sama adalah Marsda TNI Sru Astjarjo Andreas dari Gubernur AAU menjadi Danjen Akademi TNI, Marsda TNI Ida Bagus Putu Dunia dari Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Gubernur AAU, Brigjen TNI Hasanuddin Hanafie dari Dirvet Ditjen Pothan Kemhan menjadi Staf Khusus Kasad.
Brigjen TNI Ma`sum Amin dari Kadisbintalad menjadi Kapusbintal TNI, Brigjen TNI Abdul Chasib dari Athan di Washington DC/AS menjadi Pati Mabes TNI, Marsma TNI Modjo Basuki dari Athan di Canberra/Australia menjadi Staf Khusus Kasau dan Laksma TNI Sru Handayanto dari Kadislaikmatal menjadi Waaslog Kasal.
Sementara 19 orang promosi jabatan diantaranya Marsma TNI Bambang Wahyudi dari Irops Itjenau menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI, Marsma TNI Johnny F.P Sitompul dari Kaskohanudnas menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Jahrit Panglima TNI, Kolonel Pnb Anang Murdianto dari Pamen Sopsau menjadi Irops Itjenau.
Kolonel Inf H. Tato Setiawan, dari Kabagbekhar Roum Setjen Kemhan menjadi Karopeg Setjen Kemhan , Kolonel Kav Drs. Cyprianus Sumardjo dari Kasubditjaklak Ditjakstra Ditjen Strahan Kemhan menjadi Kapusjian Unhan, Kolonel Inf Didit Satrio H.R. dari Kabaglem Roren Setjen Kemhan menjadi Dirvet Ditjen Pothan Kemhan .
"Terdapat pula Kolonel Inf Djati Pontjo Oesodo dari Sekretaris Disbintalad menjadi Kadisbintalad, Kolonel Czi Witjaksono, M.Sc. dari Paban Utama B-1 Dit B Bais TNI menjadi Athan di Washington DC/AS dan Kolonel Pnb B. Widjanarko dari Paban Utama B-4 Dit B Bais TNI menjadi Athan di Canberra Australia," kata Minulyo.
Sedangkan, sembilan orang perwira yang memasuki masa pensiun adalah Marsda TNI Sagom Tamboen dari Deputi VII Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AU, Brigjen TNI Azis Ahmadi dari Kapusbintal TNI menjadi Pati Mabes TNI AD.
Brigjen TNI Saptadji Siswaya, dari Karopeg Setjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD, Brigjen TNI Maman Sumantri dari Sesditjen Kuathan Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD dan Mayjen TNI (Mar) Djunaidi Djahri dari Irjenal menjadi Pati Mabes TNI AL.
Sumber: TEMPO
Berita Terkait:
INDONESIA
- Proses Pengecatan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3 TNI AD
- Kemhan : Indonesia-Rusia Belum Sepakat Hibah Kapal Selam
- Foto Kedatangan Leopard 2A4 Dan Marder 1A3
- 2014, Dua Helikopter Apache Tiba Di Indonesia
- Indonesia dan Polandia Jajaki Kerjasama Produksi Bersama Alutsista
- Dua Su-30MK2 TNI AU Tiba Di Makasar
- Komisi I Siap Awasi Pengadaan Helikopter Apache
- Indonesia Kirim Degelasi Ke Rusia Untuk Tinjau 10 Kapal Selam
- Kemhan Kirim Tim untuk Pelajari Spesifikasi Apache
- Menhan Tempatkan Satu Squadron Apache Di dekat Laut China Selatan
- Selain Apache AH-64E, Indonesia Juga Tertarik Dengan Chinook
- Komisi I Dukung Pengadaan Satelit Untuk Pertahanan Negara
- Darurat , Tol Jagorawi Dijadikan Landasan Pesawat Tempur
- Rusia - AS Saling Berlomba Dalam Pengadaan Alutsista Indonesia
- Komisi I : Kami Berharap AS Turut Berpartisi Dengan Industri Pertahanan RI
- Komisi I Mendukung Tawaran 10 Kapal Selam Bekas Dari Rusia
- Rusia Tawarkan 10 Kapal Selam Bekas Kepada Indonesia
- 2014, Pemerintah Mengalokasikan Rp 83,4 Triliun Untuk Kementerian Pertahanan.
- Ketua KNKT : Lanud Polonia Harus Aman Untuk F-16
- Hari ini, 4 Kapal Perang Indonesia Show Force Balas Provokasi Malaysia
- KSAD : Helikopter Apache Akan Tiba 2018
- Korsel Kembangkan Internal Waepon Bay Untuk Pesawat Tempur K/IFX
- Islamic Development Bank Fasilitasi Kredit Ekspor Untuk PT DI
- Perancis Tingkatkan Kerjasama Pertahanan Dengan Indonesia
- Indonesia Kurang Teliti Dalam Pengadaan Pesawat Super Tucano Dari Brasil
TNI
- 2014, Pemerintah Mengalokasikan Rp 83,4 Triliun Untuk Kementerian Pertahanan.
- Dilema Pengadaan Alutsista TNI : Baru, Bekas Atau Rekondisi?
- Indonesia Butuh Satu Dekade Lagi Untuk Pemenuhan Alutsista
- Komisi I : Kemhan Usulkan Tambahan Anggaran Untuk Pengadaan Apache Dan Hercules
- Pengamat : Alutsista TNI Harus Bisa Bantu Sipil Saat Darurat
- Komisi I Akan Dorong Tambahan Anggaran Kesejahteraan TNI di APBN-P 2013
- Panglima TNI : TNI Akan Melakukan Latihan Terbesar Tahun 2014
- Presiden: Logistik dan Distribusi, Kunci Utama Alutsista TNI
- Presiden Janjikan Modernisasi Alutsista TNI Tuntas 2014
- Besok, 16 Ribu Prajurit TNI Latihan Tempur Di Situbondo
- Presiden : Alutsista Indonesia Harus Lebih Besar Dan Modern Dari Tetangga
- PT DI Siap Kirim 10 Helikopter & 7 Pesawat Pesanan TNI
- Panglima TNI : Komnas HAM Itu Biadab!
- Pengerahan Pasukan TNI Di Papua Tunggu Perintah Dari Presiden
- Kemenhan Percepat Realisasi Modernisasi Alutsista TNI Sampai 2019
- Komisi I Minta TNI Laksanakan Pengadaan Alutsista Secara Maksimal
- Panglima TNI : 2014, Kekuatan Minimum TNI Capai 38% dari Target
- Prajurit Kodam Siliwangi Jaga Perbatasan Indonesia - Papua Nugini
- 2012, TNI Belanja Alutsista Habiskan Rp 53,2 triliun
- Menhan : Alutsista TNI Membaik Tiga Tahun Kedepan
- TNI Rekrut 16 Calon Perwira Penerbang
- Kemhan Serahkan Pengajuan Anggaran Optimalisasi 2013 ke TNI
- Kemhan : Alutsista 2013 Akan Semakin Moderen
- Tim Inspeksi PBB Periksa Kesiapan Alutsista TNI Di Lebanon
- Menhan : Prajurit Harus Memiliki Semangat Juang, Walaupun Alutsista Terbatas
0 komentar:
Post a Comment