
Helikopter Rusia akan dimulai pada 2013, produksi angkutan utilitas jenis baru helikopter Mi-38 setelah menyelesaikan masalah pasokan dengan pemasok mesin Pratt & Whitney Kanada, Kanada, produsen helikopter Rusia milik negara Helikopter Rusia mengatakan Kamis. Rusia Helicopters'spokesman Romawi Kirillov mengatakan bahwa semua masalah dengan Pratt & Whitney telah diselesaikan.
"Perusahaan berencana untuk melengkapi mesin helikopter Rusia dan Kanada. Kami melihatnya sebagai manfaat tambahan untuk pembeli kami. Mitra di Rusia dan negara-negara CIS tradisional memilih untuk mesin dibuat di Rusia, bahkan jika para mitra di dunia lebih memilih Kanada, "katanya. Pertengahan-38 program telah tertunda beberapa kali.
Mil Moskow Helikopter Plant helikopter Rusia mengatakan tahun lalu bahwa produksi helikopter generasi baru akan dimulai awal tahun 2014, Pratt & Whitney Kanada, awalnya dipilih sebagai pemasok pilihan motor, berencana untuk menarik diri dari proyek tersebut.
keengganan mereka untuk menyediakan mesin adalah karena embargo AS atas penjualan bivalensi peralatan di Rusia. Prototipe kedua Mi-38 telah 127/TS PW Pratt & Whitney, tetapi juga dapat dilengkapi dengan mesin diproduksi Rusia TV7-117V. Hal ini juga dilengkapi dengan diubah bilah rotor utama dan avionik baru sistem "kemudi" dari Tranzas. helikopter saat ini sedang menjalani pengujian dan kemudian siklus tes dalam penerbangan.
"Helikopter telah menyelesaikan 26 runup tanah dan tujuh hover dan penerbangan kecepatan rendah di landasan pacu," kata helikopter Rusia. Sebuah prototipe ketiga saat ini sedang dirakit di pabrik di Kazan, Tatarstan helikopter. Pertengahan-38 kembar tidur sampai dengan 30 penumpang, atau membawa muatan lima ton dan dapat digunakan untuk sipil dan militer.
Sumber: RIA / MIK
Berita Terkait:
Helikopter
- 2014, Dua Helikopter Apache Tiba Di Indonesia
- Komisi I Siap Awasi Pengadaan Helikopter Apache
- Kemhan Kirim Tim untuk Pelajari Spesifikasi Apache
- Menhan Tempatkan Satu Squadron Apache Di dekat Laut China Selatan
- Selain Apache AH-64E, Indonesia Juga Tertarik Dengan Chinook
- KSAD : Helikopter Apache Akan Tiba 2018
- Menhan : Kami Masih Negosiasi Harga Apache
- Kaltim Hibahkan Helikopter Bell 412EP Kepada Kemhan
- Menhan : TNI AD Ajukan 6 Triliun Untuk Pengadaan Helikopter Apache
- KSAD : Harga BBM naik, TNI AD tunda beli Helikopter Apache
- 2014, TNI AL Akan Kedatangan Helikopter AKS Secara Bertahap
- 2013, PT DI Rampungkan 18 Unit Pesawat Serta Helikopter
- Misi Damai PBB, TNI Bawa Helikopter Mi-17V5 ke Sudan
- Kemhan Kirim Tim Khusus untuk Pembelian Helikopter Apache
- PT DI Serahkan Tiga Heli Pesanan TNI AL
- PT DI Siap Kirim 10 Helikopter & 7 Pesawat Pesanan TNI
- Menhan Bantah Batal Beli Helikopter Apache
- Tubagus : Batal Beli Apache, Indonesia Beli Heli Buatan PTDI
- PT DI Serahkan Pesanan 6 Helikopter Bell TNI AD Lebih Cepat Dari Jadwal
- KSAD Kecewa Dengan Hasil Negosiasi Apache
- Pengamat : Pengadaan Black Hawk Lebih Rasional
- KSAD : TNI AD Akan Beli 20 Helikopter Black Hawk dari AS
- Komisi I : Kami Berharap Kemhan Dan TNI AD Kaji Pembelian Apache
- Kemhan Lanjutkan Pembelian Helikopter Apache
- TNI AD Tunda Pengadaan Heli Apache Karena Terbentur Anggaran
RUSIA
- Kemhan : Indonesia-Rusia Belum Sepakat Hibah Kapal Selam
- Dua Su-30MK2 TNI AU Tiba Di Makasar
- Indonesia Kirim Degelasi Ke Rusia Untuk Tinjau 10 Kapal Selam
- Rusia - AS Saling Berlomba Dalam Pengadaan Alutsista Indonesia
- Komisi I Mendukung Tawaran 10 Kapal Selam Bekas Dari Rusia
- Rusia Tawarkan 10 Kapal Selam Bekas Kepada Indonesia
- Rusia Berharap Bisa Negosiasi Su-35 Kepada Indonesia
- Komisi I Mau Pastikan Pesawat Tempur Sukhoi Baru Sudah Bersenjata
- Dua Pesawat Tempur Su-30MK2 Tiba Di Tanah Air
- TNI AU Kembali Terima 8 Mesin Sukhoi Dari Rusia
- Dua Sukhoi Baru TNI AU Sukses Test Flight
- Pesawat Antonov Kembali Kirim Empat Mesin Pesawat Sukhoi TNI AU
- Dua SU-30 MK2 Sudah Tiba Di Makassar
- Besok, Dua Pesawat Tempur Sukhoi Tiba Di Lanud Hassanudin
- 21 Februari, Indonesia Akan Kedatangan Su-30MK2 Dari Rusia
- Kemhan Dan FSMTC Rusia Bahas Kerjasama Teknik Militer
- Indonesia Berharap Kerjasama Pertahanan Dengan Rusia Semakin Erat
- Vnesheconombank Berikan Pinjaman Kredit Pesawat Tempur Kepada Indonesia
- Rusia Tawarkan kerjasama Pembuatan Tank Ringan Kepada Indonesia
- Rusia Tawarkan Buk-M Dan Pantsir S1 Kepada Indonesia
- Menhan Terima Wakil Dirjen JSC Rosoboronexport Untuk Membahas Kontrak Sukhoi Dan BMP-3F
- Sukhoi Tertarik Kerjasama Pembuatan Komponen Pesawat Dengan PT DI
- Rusia Siapkan Open Agreement Kerjasama Pertahanan dengan Indonesia
- Rusia Akan Memberikan ToT Pesawat Tempur Dan Sipil Buatan Sukhoi
- Mabes TNI AU : 2013, Pesawat Sukhoi Jadi 16 Unit
0 komentar:
Post a Comment