ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, June 3, 2010 | 6:00 PM | 0 Comments

    Tentara Israel Buang Mayat-Mayat Aktifis ke Laut

    ISTANBUL--MI: Ketua Yayasan Turki IHH Bulent Yildirimyang mengorganisir konvoi kapal Freedom Flotilla yang diserang Israel pada Senin (31/5) menyatakan bahwa tentara Israel membuang mayat-mayat aktifis yang mereka tembaki ke laut. Bulent membantah klaim Israel bahwa korban tewas hanya sembilan orang.

    Bulent Yildirim yang tiba di Istanbul, Turki, dari Israel, Kamis (3/6) pagi waktu setempat bersama ratusan aktivis lainnya mengatakan memang betul mereka merebut senjata dari pasukan Israel. Namun, mereka langsung membuangnya ke laut lepas. Para aktifis hanya menggunakan tongkat dan kursi untuk membela diri saat diserang.

    "Kalaupun kami menggunakan senjata, tetap saja yang kami lakukan adalah pembelaan diri yang sah," ujar pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.

    Para relawan bersikeras bahwa tujuan konvoi mereka untuk menembus blokade Jalur Gaza selama tiga tahun hanya untuk membawa makanan dan persediaan lain terhadap warga Palestina.


    "Tentara menembak dokter, dan aktifis-aktifgis lain yang sudah menyerah. Mereka kemudian melempar mayat ke laut. Kami tidak tahu ke mana perginya mayat-mayat itu," ujar Bulent yang membantah klaim Israel mengenai jumlah korban tewas

    Israel mengklaim "hanya" sembilan orang tewas dalam serangan tersebut. Kendati demikian, para saksi mata memberikan kesaksian bahwa jumlah 19 orang, seperti yang dilansir dalam kawat berita, mungkin adalah yang paling benar.

    Bulent menambahkan pasukan Komando Israel memaksa relawan bertekuk lutut dengan tangan di atas kepala begitu mereka terjun dari helikopter.

    "Helikopter terbang di atas kami dan terus mengawasi," ujar Bulent seperti yang dilansir Reuters.

    Sumber: MEDIA INDONESIA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.