ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, December 7, 2010 | 11:35 AM | 0 Comments

    Militer Korsel Mulai Latihan Menembak dengan Artileri Lagi

    Para anggota marinir Korea Selatan melakukan patroli di Pulau Yeonpyeong, Korea Selatan, Senin 6 Desember 2010.

    REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL--Militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan, pihaknya telah mulai latihan artileri mempergunakan amunisi sungguhan selama lima hari di perairan dari kedua sisi Semenanjung Korea.

    Kepala Staf Gabungan mengatakan hari Senin (6/12) tembakan latihan dimulai di 29 lokasi, termasuk di lepas pantai salah satu pulau dekat perbatasan laut yang disengketakan dengan Korea Utara. Latihan ini dijadwalkan berlangsung sampai hari Jumat depan.

    Namun, pejabat Korsel menolak mengidentifikasi lokasi-lokasi secara terperinci di mana penembakan berlangsung dan laporan media mengatakan tak ada artileri yang ditembakkan sejauh ini di dekat perbatasan laut sebelah barat.

    Sebuah latihan artileri semacam ini di sebuah pulau di Laut Kuning, Yeonpyeong, telah menyebabkan Korea Utara melakukan penembakan artileri yang menewaskan empat orang pada 23 November.

    Korea Utara mengecam latihan Angkatan Laut yang terbaru ini. Korea Utara berdalih hal itu merupakan usaha untuk memicu perang.

    Menteri pertahanan Korea Selatan yang baru, purnawirawan Jenderal Kim Kwan-jin, telah bersumpah untuk membalas dengan serangan militer yang kuat jika pemerintah Korea Utara meluncurkan serangan lagi.

    Sumber: REPUBLIKA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.