ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, February 25, 2011 | 8:50 PM | 0 Comments

    Pada 2013, CMI Defence Akan Mengirim 22 CSE90 Systems Ke Indonesia

    CSE90 Systems.

    (WDN/MIK) Pada Pameran Pertahanan Internasional di Abu Dhabi, perusahaan pertahanan CMI Belgia menampilkan sistem pertahanan dari Cockerill CT-CV (lanjutan 105 mm) dan senapan baru meluncurkan misil anti-tank yang dipandu oleh Falarick 105.

    Melalui stan ini pengunjung dapat melihat state-of-the-art turret dari CMI Defence yang membuat pengunjung bisa merasakan pendekatan teknologi tinggi yang sangat inovatif yang terintegrasi yang tertanam didalamnya. Produk ini tidak hanya untuk senjata pemukul untuk kendaraan lapis baja ringan, sedang hingga berat, tetapi produk ini akan terus-menerus akan selalu dikembangkan untuk memenuhi persyaratan operasional yang akan terus dikembangkan kualitasnya.

    Berkat pengalamannya sebagai pembuat desain senjata, CMI Defence mempunyai reputasi yang terus meningkat dimata internasional untuk penandatanganan dua kontrak internasional yang baru. Pada 2013, CMI Defence akan mengirim 22 CSE90 systems ke Indonesia dan 84 LCTS90 CSE90 ke Arab Saudi.

    Antara tahun 2000 dan 2003, CMI Defense telah mengirim 144 LCTS90 weapon systems ke Arab Saudi yang sekarang melakukan pengupgrade-an, karena Arab Saudi puas atas pelayanan produk dari CMI Defense yaitu pembelian 84 LCTS90 weapon systems yang telah terintegrasikan dengan General Dynamics Land Systems Canada (GDLS-C)’s Piranha vehicle.

    Mengenai kontrak dengan Indonesia, System pertahanan CSE90 akan terintegrasikan dengan Tarantula 6 x 6 (Black Fox) yang akan dikerjakan oleh Daewoo Internasional Korsel.

    Kinerja sistem pertahanan CMI telah lebih ditingkatkan dengan menggabungkan sub-sistem termasuk generasi terbaru yang meliputi unit elektromekanis dan pandangan modern hari / malam laser range finder dan komputer balistik. Ujung remnya sangat unik yang memungkinkan amunisi menembak APFSDS-T. persenjataan Sekunder mencakup senapan mesin koaksial terpasang pada poros dan 7,62 mm peluncur granat.

    Semua desain dan pembuatan akan dilakukan di fasilitas pertahanan CMI Loncin (Belgia) sementara integrasi turret pada kendaraan dari Tarantula dibuat oleh Korea Selatan. pengiriman pertama diharapkan pada tahun 2013.

    Sumber: Armyrecognition/WDN/MIK

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.