ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Tuesday, March 22, 2011 | 9:38 PM | 0 Comments

    Pesawat Tempur F-15E Amerika Jatuh di Libya


    Reruntuhan pesawat jet tempur Amerika F-15E fighter yang jatuh di Benghazi.

    London - Sebuah pesawat tempur AS jatuh di Libya setelah kegagalan mekanis dan pilotnya diselamatkan oleh pemberontak, Daily Telegraph melaporkan dalam situsnya pada hari Selasa.

    Pesawat itu adalah Eagle F-15E, tambah Telegraph, berdasarkan laporan dari seorang koresponden di lapangan di Libya. Para pejabat AS belum berkomentar atas peristiwa itu.

    Amerika Serikat dan negara-negara Eropa terus meluncurkan serangan udara ke Libya untuk mendesak zona larangan terbang.

    Sebelumnya, pada Senin malam, senjata anti-pesawat tempur terus berdengung di Tripoli, namun serangan udara ke Libya mulai menurun intensitasnya.

    Sementara itu, Cina meminta untuk dilakukan gencatan senjata secepat mungkin di Libya. Dalam konferensi pers Selasa (22/3), juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Jiang Yu meminta untuk segera dilakukan gencatan senjata dan mengakhiri kekerasan di Libya.

    Cina merupakan satu di antara lima negara yang memilih abstain dalam pengambilan suara Dewan Keamanan PBB, yang membolehkan segala cara untuk menghentikan kekerasan penguasa Libya, Muammar Qadhafi. Resolusi ini disokong oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

    Sumber: TEMPO

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.