ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Monday, June 21, 2010 | 10:20 AM | 0 Comments

    TNI AU Tunggu Realisasi Modernisasi Alutsista


    JAKARTA (Suara Karya): TNI Angkatan Udara menanti realisasi modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), seperti yang telah dijanjikan pemerintah dalam tahun pertama rencana strategis (renstra) pembangunan kekuatan dan pertahanan Indonesia.

    "Sambil menunggu realisasi dari rencana modernisasi alutsista tersebut, kita harus sikapi dengan tetap merawat dan memelihara alutsista yang ada serta tetap mengedepankan profesionalisme dibidang pemeliharaan, dengan pengecekan kelaikan alutsista secara teliti dan terukur serta penilaian safety level kegiatan yang komprehensif," ujar Komandan Komando Pemeliharaan Materiil TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsekal Muda TNI Ferdinand AM dalam siaran pers yang diterima Suara Karya di Jakarta, baru-baru ini.

    Saat ini, tutur Ferdinand, TNI memasuki tahun pertama Renstra II 2010-2014. Artinya, pembangunan kekuatan dan modernisasi alutsista TNI menuju periode kekuatan pokok minimum (Minimum Esensial Force/MEF).

    "Patut disyukuri, bahwa pemerintah unya keinginan untuk menghapus alutsista tua yang dimiliki TNI. Suatu keinginan yang didasari atas kehendak untuk menjaga keselamatan pengguna alutsista," ujarnya.

    Salah satu kebijakan strategis yang sedang berjalan pemerintah untuk membangun kekuatan berdasarkan MEF, adalah revitalisasi industri pertahanan. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara Strategis dilibatkan dan ditingkatkan produktivitasnya, seperti PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT PAL dan PT Len.

    Ferdinand mengharapkan pembangunan kekuatan akan menjadi program berkelanjutan. Seperti yang telah dicanangkan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Imam Sufaat bahwa pembangunan kekuatan jangka panjang akan dilakukan secara bertahap menjadi The First Class Airforce. Sedangkan, pembangunan kekuataan jangka pendek, yakni zerro accident.

    "Pada jangka pendek atau kurun waktu satu tahun ini dapat kita lalui tanpa kecelakaan," ujarnya.

    Kerja Sama

    Pada sisi lain, TNI AU terus berupaya menjalin kerjasama militer dengan angkatan udara negara-negara tetangga. Di antaranya adalah kerja sama latihan dan kursus simulator dengan Angkatan Udara Singapura (RSAF) yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat.

    Wakil Asisten Operasi (Waasops) KSAU, Marsekal Pertama TNI FHB Soelistyo mengatakan, latihan dan kursus Simulator TNI AU dan RSAF merupakan bagian dari hasil pertemuan tahunan kedua angkatan udara yang dilaksanakan di Bali.

    "Kerja sama ini sudah berjalan cukup lama, sehinga perlu adanya koordinasi sebelum pelaksanaan latihan dan kursus simulator serta pertukaran kunjungan supaya dalam pelaksanaanya berjalan dengan baik," ujarnya.

    Sementara itu, RSAF menyambut kerja sama angkatan udara antarnegara sahabat. "Angkatan Udara Singapura menyambut dengan baik rencana kerja sama yang akan dilaksanakan kedua angkatan yang serumpun ini," ujar pimpinan rombongan RSAF, Colonel Leong Kum Wah.


    Sumber: SUARA KARYA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.