ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Wednesday, May 19, 2010 | 7:14 PM | 0 Comments

    Batalyon 463 Paskhas Dilengkapi QW 3


    Personel Batalyon 463 Paskhas sedang mempraktekan pengoperasian rudal QW 3 buatan CPMIEC (China National Machinery Import and Export), di ruang rapat Tedy Kustari, Base Ops, Rabu (19/5).


    Batalyon 463 Paskhas yang bertugas melaksanakan pengawasan dan pertahanan alutsista, Pengendalian Pangkalan (Dallan), Pengendalian Tempur (Dalpur), pengendalian udara depan (Daludpan), Pengendalian Pangkalan Udara Depan (Dallanudpan) dan Search and Rescue (SAR) tempur saat ini telah dilengkapi rudal QW 3 buatan CPMIEC (China National Machinery Import and Export).



    QW 3 jenis Rudal Panggul merupakan rudal pertahanan udara permukaan ke udara (Gorund to Air) digunakan untuk menghadapi pesawat tempur (kecepatan tinggi/rendah, terbang rendah/sangat rendah) maupun pesawat helicopter, menerapkan efisiensi tinggi dan memiliki mobilitas tinggi, diawaki oleh seorang penembak dengan posisi menembak berdiri.



    Rudal yang sangat sederhana baik dalam pelayanan maupun pemeliharaan tersebut dilengkapi sistem mikro computer sehingga memiliki kemampuan manuver tinggi dalam mengikuti manuver sasaran, hingga peluru tersebut menghancurkan sasaran, sangat cocok untuk beroperasi di lapangan dan karakteristik storage yang baik.



    Hal tersebut disampaikan Kapten Psk Sulendro yang sehari-harinya menjabat sebagai Pasi Ops Batalyon 463 Paskhas pada briefing pagi sebelum penerbangan di ruang briefing Tedy Kustari, Base Ops, Rabu (19/5).



    Lebih lanjut dikatakan, keunggulan dari rudal tersebut dapat membuat analisa logis dari energi target dan karakteristik gerakan dari target serta mengenali target secara efektif tanpa hambatan, memakai infra red yang dipancarkan oleh obyek sebagai indikator, efisiensi serta keamanan maksimal bagi penembak.

    “Adapaun sistem perlengkapan rudal QW 3 dan BCU (Battery Coolant Unit) tersimpan dalam wadah tertutup rapat (kedap udara, anti kelembaban tahan lama), ukurannya kecil dan portable, sehingga dapat diaplikasikan pada kendaraan tempur (tank, mobil tempur dan kendaraan lainnya)”, demikian Kapten Psk Sulendro mengakhiri paparan.

    Sumber: TNI AU

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.