ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, May 20, 2010 | 5:27 PM | 0 Comments

    Ditjen Strahan Kemhan Terima Kunjungan College Interarmees de Defence France (CIDI)


    Jakarta, DMC – Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Strahan Kemhan), Rabu (19/5) menerima kunjungan 99 siswa College Interarmees de Defence France (CIDI) di kantor Kemhan, Jakarta. Sebelumnya pada hari yang sama Direktur CIDI GDI. Vincent Desportes diterima Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Syarifuddin Tippe, S.Ip., M.Si di ruang kerjanya dengan didampingi Direktur Kerjasama Internasional (Dirkersin) Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI (Mar) Ir. Syaiful Anwar, M.Bus, M.A.

    Dalam pertemuan singkat tersebut direktur CIDI menjelaskan tentang lembaga CIDI yang diikuti 25 perwira asing dari berbagai negara dengan lama pendidikan sekitar 11 bulan. Salah satu bentuk kegiatan CIDI adalah study banding mengenai pertahanan dan keamanan di negara-negara lain seperti yang dilakukan saat ini di Indonesia. Kepada Dirjen Strahan, Direktur CIDI menyampaikan bahwa salah satu siswa CIDI berasal dari Indonesia.

    Terdapat beberapa hal yang menjadi pokok perhatian siswa CIDI dalam sesi tanya jawab diantaranya mengenai isu pertahanan dan keamanan yang berkembang saat ini, Border Line, Strategic Partner Countries, Peace Keeping Operation, Counter Terrorism, the Role Territorial Command (kodam), Disaster Relief Exercise (DIREX), Military Business atau bisnis TNI, Integrated Defence and Security dan Human Resources.

    Mengenai daerah perbatasan dan Strategic Partner Countries, Dirkersin menjelaskan bahwa saat ini Indonesia masih membutuhkan kerjasama dengan beberapa negara tetangga menyangkut garis batas dan Maritime Security, khususnya pengamanan di selat Malaka dan laut China. Indonesia dan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Brunei telah menjalin kerjasama di bidang patroli laut dan udara (Air Maritime Patrol). Negara-negara tersebut merupakan Partner Strategic Indonesia dan negara-negara lainnya yang tergabung dalam ASEAN.

    Ditambahkan Dirkersin untuk saat ini sebagian besar kerjasama pertahanan yaitu di bidang pelatihan dan pendidikan serta Joint Production. Amerika adalah negara yang banyak memberikan kesempatan pendidikan dan pelatihan kepada Indonesia selain Singapura, Malaysia, Australia, Perancis, Jerman, Inggris, India, Rusia dan negara-negara lainnya.

    Sumber: DMC

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.