ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, July 22, 2010 | 5:06 PM | 0 Comments

    Indonesia Akan Kirim 300 Tentara Semi Tempur ke Haiti

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah berencana mengirim sekitar 300 tentara dengan kualifikasi semi tempur ke Haiti. Saat ini, tim yang akan dikirim sedang menjalani pelatihan di Peacekeeping Center yang baru saja selesai didirikan.

    Pusat pelatihan TNI khusus pasukan perdamaian (Peacekeeping Center) dunia di kawasan Bukit Sentul Bogor, Jawa Barat, dengan luas 200 hektare. "Ada sekitar 200-300 personel ke Haiti, tapi keterampilannya semi-tempur. Sekarang sedang latihan dulu," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Kantor Presiden, Kamis (22/7).

    Sebelumnya, pemerintah mengirim 1.700 pasukan ke sejumlah negara, antara lain ke Libanon dan Afrika. Pasukan ini dikirim untuk misi kemanusiaan.

    Purnomo mengatakan pasukan ini masih menunggu kesiapan para personelnya. "Sekarang sedang dipersiapkan, sudah ada keputusan permintaan dari PBB untuk humanitarian asisstant. Jadi yang dikirimkan batalyon semi-tempur. Jadi kita mesti siapkan dulu kan, kita training dulu, kita seleksi kemampuan bahasanya," katanya.

    Sumber: TEMPO

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.