ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, October 29, 2010 | 10:26 AM | 0 Comments

    Rusia Uji Coba Tiga Rudal Strategis


    MOSKOWA, KOMPAS.com - Rusia, Kamis, sukses melakukan uji coba tiga rudal balistik antar-benua yang berbeda sebagai bagian dari uji coba regular atas arsenal strategisnya, lapor kantor-kantor berita setempat.

    Pasukan bersenjata memulai uji coba dengan meluncurkan rudal Topol RS-12M (yang disebut SS-25 Sickle oleh NATO) dari kosmodrom Plesetsk, di utara Rusia menuju sasaran di semenanjung Kamchatka di Lautan Pasifik. Rudal antar-benua Topol memiliki jarak tembak 10.000 kilometer. Rudal tersebut pertama diujicoba tahun 1983 dan dimasukkan ke dalam arsenal nuklir Uni Soviet tahun 1988. Peluru kendali itu awalnya dirancang untuk digunakan selama 10 tahun.

    Pasukan Rusia pada uji coba itu meluncurkan dua rudal antarbenua dari kapal selam nuklir di laut utara, kata sumber militer yang dikutip kantor-kantor berita Rusia. Rudal yang pertama adalah P-29P (RSM-50), dengan jarak 6.500 kilometer, yang dapat diluncurkan dari kedalaman 50 meter (atau 160 kaki). Beberapa menit kemudian, pasukan meluncurkan rudal Sineva (dirujuk sebagai Skiff oleh NATO) dari Laut Barents. Rudal yang dimasukkan ke dalam arsenal Rusia tahun 2007 dan 2008 itu mencatat jarak tembak terpanjangnya 11.574 kilometer.

    "Ketiga uji coba yang berhasil itu mengonfirmasi spesifikasi rudal-rudal tersebut dan kapasitas tempur kekuatan nuklir strategis negara," kata seorang jurubicara kementerian pertahanan pada kantor berita Interfax.

    Sumber: KOMPAS

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.