ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Monday, May 24, 2010 | 12:31 PM | 0 Comments

    AS Belum Pulihkan Kerja Sama dengan Kopassus


    Denpasar (ANTARA News) - Amerika Serikat belum akan segera memulihkan kerja sama dengan pasukan elit Indonesia, Komando Pasukan Khusus TNI-AD, sebagaimana dilansir sejumlah media massa nasional beberapa waktu lalu.

    Informasi elektronika Kedutaan Besar AS di Jakarta yang diterima ANTARA di Denpasar, Senin, menyatakan hal itu terkait kunjungan Panglima Komando Operasi Khusus Pasifik (Special Operations Command Pacific/SOCPAC) Amerika Serikat Laksamana Muda Sean Pybus ke Jakarta, baru-baru ini.

    Pybus menegaskan posisi AS tentang kerja sama negaranya dengan Kopassus TNI-AD, bahwa mereka tidak pernah mengatakan negara itu akan segera memulihkan kerja sama dengan pasukan elit TNI-AD itu, seperti yang dilaporkan sejumlah media di Indonesia.

    Awal pekan lalu, Pybus bertemu dengan sejumlah pejabat Indonesia di Jakarta untuk membahas hubungan militer bilateral Amerika Serikat-Indonesia.

    Pemerintah AS tengah meninjau kebijakannya terhadap Komando Pasukan Khusus TNI-AD, namun hingga saat ini belum membuat keputusan tentang hal tersebut.

    Kedutaan Besar AS di Jakarta itu menyatakan, laporan-laporan pers tersebut tidak akurat. Pybus tidak pernah mengatakan bahwa AS akan segera memulihkan kerja sama dengan Komando Pasukan Khusus TNI-AD.

    AS juga menyatakan terus mendesak Pemerintah Indonesia untuk menyelidiki secara transparan dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan anggota TNI, termasuk Kopassus, serta untuk mengadili para pelaku.

    Sumber: ANTARA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.