ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Sunday, May 23, 2010 | 5:50 PM | 0 Comments

    Kapal Patimura Dengan Sonar Cari Kapal Tenggelam


    Tanjungpinang (ANTARA News) - Kepala Badan SAR Nasional Tanjungpinang, Bambang Subagyo, mengatakan Kapal Republik Indonesia Patimura dengan menggunakan sonar akan melanjutkan pencarian kapal milik Angkatan Laut di perairan Lingai, Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau,.

    "Pencarian kapal TNI-AL dan tiga korban yang tenggelam pada Kamis (20/4) akan dilanjutkan Minggu (23/5) dengan menggunakan sonar oleh KRI Patimura," kata Bambang di Tanjungpinang, Sabtu.

    Bambang mengharapkan dengan sonar keberadaan bangkai kapal patroli TNI AL, bisa terdeteksi.

    Sampai Sabtu malam, menurut dia, belum ada tanda-tanda posisi bangkai kapal maupun tiga korban, walaupun tim gabungan antara lain dari Basarnas Tanjungpinang telah menyelam di sekitar lokasi kapal tenggelam.

    "Delapan personel Basarnas Tanjungpinang orang telah menyelam secara bergantian hari ini," kata Bambang.

    Menurut dia, kedalaman Laut China Selatan di lokasi pencarian m berkisar 60 sampai 62 meter dengan kecepatan arus bawah laut 10 centimeter per detik dari tenggara ke selatan.

    "Pencarian dengan `echo sounder` tim penyelam juga belum menemukan bangkai kapal dan korban yang dinyatakan hilang," ujar Bambang.

    Lokasi penyelaman menurut dia dilakukan di tiga titik disekitar lokasi kejadian.

    Penentuan lokasi penyelaman mempertimbangkan arah arus bawah laut dan arah angin.

    Pencarian kapal dan korban hilang, dipimpin langsung Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Anambas, Yusrizal, yang istrinya Mauli Yulianty, menjadi salah seorang korban dan masih dinyatakan hilang.

    Sumber: ANTARA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.