ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, February 17, 2011 | 6:06 PM | 0 Comments

    Laksamana Van Burkirk: Rudal China Bukan Ancaman Bagi Kapal Induk AS

    “Rudal Pembunuh Kapal Induk”, rudal baru militer China, tidak akan dapat memaksa Angkatan Laut (AL) AS mengubah cara operasinya di Pasifik, demikian dikatakan komandan senior AL AS, Laksamana Madya Scott van Buskirk, Selasa (15/2).

    Tapi para analis pertahanan mengatakan rudal Dong Feng 21D itu bisa mengubah keseimbangan kekuatan di Asia, tempat gugus tempur kapal induk AS menguasai samudera sejak akhir Perang Dunia II. Namun demikian, Laksamana Madya Scott van Buskirk, komandan Armada VII AS menegaskan AL AS tidak melihat senjata yang banyak ditakuti itu menciptakan sesuatu yang tak dapat diatasi bagi kapal induk AS.

    “Itu tidak menjadi ancaman bagi kapal induk atau AL kami, itu hanya merupakan sistem persenjataan, teknologi yang biasa ,” kata Van Buskirk di anjungan kapal USS George Washington, satu-satunya kapal induk yang berpangkalan di Pasifik Selatan.

    Rudal DF 21D milik China itu unik karena diyakini mampu menghantam target bergerak yang dipertahankan dengan kuat -- seperti kapal induk USS George Washington -- dengan ketelitian yang tepat.

    Rudal itu mampu menembus pertahanan karena kecepatannya dari peluncurannya hingga tidak memberi cukup waktu bagi kapal induk atau kapal-kapal besar lainnya untuk melakukan tindakan balasan. Rudal ini bisa melemahkan kemampuan USS George Washington untuk mengatasi setiap konflik di Taiwan atau Korea Utara (Korut) dan merintangi akses aman kapal-kapal AS ke perairan internasional dekat garis pantai China sepanjang 18.000 kilometer.

    Van Buskirk, yang armadanya bertanggungjawab bagi sebagian besar Samudra Pasifik dan Samudra India, dengan 60-70 kapal dan 40.000 pelaut dan marinir dibawah komandonya, mengatakan kemampuan rudal China itu tidak terbukti. Tapi ia mengakui itu tidak menimbulkan keprihatinan khusus.

    Sumber: HARIAN ANALISA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.